Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PKM Peningkatan Produksi Kerupuk “Kerupuk Fantasy” Melalui Rekayasa Oven Pengering Kerupuk di Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang Ma’mun, Hisyam; Mukhtar, Agus; Androva, Althesa; Burhanudin, Aan; Khusnun Naufal, Gostsa; Malik, Muchammad
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 2 No 2 (2024): Agustus
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v2i2.123

Abstract

The main problem in drying crackers is that drying is not uniform and still uses solar heat. In the rainy season, the process of drying crackers cannot be done quickly or takes longer, thereby reducing the amount of cracker production in cracker MSMEs. The solution to the problem in the drying process is to use technology in the form of a cracker drying oven. The cracker drying oven was made at the UMKM Kerupuk Fantasi location so you could try it straight away. From the experimental results it is known that the drying process at a temperature of 75˚C results in a greater reduction in cracker weight than the drying process at a temperature of 70˚C. The drying process in a cracker drying oven is carried out for 3 hours to get perfectly dry crackers. Drying time using a cracker drying oven is faster than drying time using solar heat. By reducing drying time, cracker production capacity will increase.
STRATEGI AGRIBISNIS TANAMAN BLIMBING SISTIM SAMBUNG PUCUK Malik, Muchammad; Nurcholis
Jurnal AGRIBIS Vol. 8 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (524.131 KB) | DOI: 10.36563/agribis.v8i1.541

Abstract

Abstrak Usaha tani blimbing merupakan jenis usaha yang terus berkembang setiap tahun. Tanaman buah belimbing memiliki potensi yang tinggi dan memiliki nilai ekonomi yang cukup, maka tanaman belimbing menjadi salah satu tanaman prioritas disalah satu daerah di Tulungagung dan mampu bersaing dengan tanaman buah yang lain. Tetapi petani belum mampu mengembangkan secara optimal, untuk itu perlu strategi pengembangan agribisnis belimbing di kabupaten Tulungagung. Tujuan penelitian (1) mengetahui pengembangan agribisnis belimbing di Kabupaten Tulungagung.(2) menganalisa kondisi faktor internal dan eksternal dalam pengembangan blimbing. (3) menetapkan strategi yang perlu dilakukan dalam pengembangan belimbing di Kabupaten Tulungagung.Jenis penelitian diskriptip / metode analitik. Metode pengambilan sampel secara sengaja.Hasil dari analisis faktor internal yang terdiri dari kekuatan yaitu: Sumber daya lahan, tekstur tanah, sumber air, pemupukan dan kelembapan tanah, kelembagaan, kelompok tani, lokasi sentra, pemasaran hasil, dan sumber daya manusia. Kelemahan yaitu: Penjualan, Pengolahan hasil, Pengembangan ke masyarakat dan komunitas petani belimbing. Serta kontinuitas produksi, luas arel , managemen usaha tani dan permodalan. Hasil dari analisis faktor eksternal yang terdiri dari peluang yaitu: Paket teknologi, kebijakan pemerintah, lembaga UMKM, BUMDES, Marketing ONLINE, Travelling dan dekat dengan bandara kediri-Tulungagung. Ancaman yaitu: kurangnya petani belimbing, penangkaran bibit, agroindustri, pesaing, dan transportasi. Strategi yang diterapkan dalam rangka pemasaran buah blimbing di Kabupaten Tulungagung sesuai dengan analisis SWOT yaitu strategi SO yang menggunakan sebuah kekuatan untuk menggunakan peluang, kegiatannya adalah sebagai berikut: Daya dukung Pemerintah Kabupaten Tulungagung terhadap agribisnis tanaman belimbing perlu peningkatan. Pembinaan kepada kelompok tani Sering melakukan penyuluhan Pengembangan agroindustri dan agrowisata belimbing Meningkatkan hasil produksi Pelaku agribisnis tanaman belimbing secara kontinyu mengetahui sistem informasi pasar Perlu adanya pembinaan dan keterlibatan lembaga pendidikan Tinggi (Fakultas Pertanian) Universitas Tulungagung dan sekolah menengah (SMK) yang berbasis kompetensi pertanian Kata kunci: Strategi Agribisnis Tanaman Blimbing Sistim Sambung Pucuk
Pementasan Busana Tradisional dan Tari Denok Sebagai Strategi Diplomasi Budaya Indonesia di Cabanatuan, Filipina Haryono, Muhammad Budi; Kurnayo, Bambang Hadi; Enggartiasto, Lintang; Viana, Anita; Setiyawan, Danu; Tsaqif, Ghazy Tara; Werdiyarti, Anas Asih; Wijayanto, Jason Edmond; Burhanudin, Aan; Malik, Muchammad; Hermana, Rifki; Mukhtar, Agus; Ujianti, Rizky Muliani Dwi
IRA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (IRAJPKM) Vol 4 No 1 (2026): April
Publisher : CV. IRA PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56862/irajpkm.v4i1.379

Abstract

Culture is the primary identity of a nation, to be preserved and passed down through generations. Cultural preservation of local Indonesian heritage, such as traditional costumes and dances, faces significant challenges in the era of globalization. With its cultural richness, Indonesia utilizes cultural diplomacy as a form of soft power to introduce and preserve its cultural heritage on the international stage, including in Cabanatuan City, Philippines. This community service activity aims to socialize various traditional Indonesian costumes and the Tari Denok dance to the residents of Cabanatuan City. The event was held at Nueva Ecija University of Science and Technology in the Philippines. The method used was socialization through performances of traditional attire and Tari Denok, attended by more than 500 participants. The performances of traditional costumes and Tari Denok were divided into two days: August 22, 2025, and September 11, 2025. The results of this activity demonstrate strong enthusiasm among residents of Cabanatuan City for Indonesian culture. The results of this activity increased participants' knowledge and understanding of various traditional Indonesian clothing and Tari Denok.