Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Hubungan Waktu Tunggu, Kualitas Pelayanan Dengan Kepuasan Pasien Rawat Jalan di Poliklinik Onkologi Rumah Sakit Kanker Dharmais Santhes, Stillo; Widiyaningsih, Cicilia; Nurhayati, Nurhayati; Asmarani, Utami
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 1 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i1.5903

Abstract

Pendahuluan: Waktu tunggu pelayanan merupakan masalah yang masih banyak di jumpai dalam peraktik pelayanan kesehatan. Lama waktu tunggu pasien dalam menentukan kualitas pelayanan kesehatan merupakan salah satu hal penting dalam menentukan kualitas pelayanan Menganalisis hubungan waktu tunggu dengan kualitas pelayanan pasien rawat jalan. Waktu tunggu adalah yang dirasakan atau dipikirkan konsumen selama menunggu pelayanan yang diberikan oleh perusahaan jasa. Waktu tunggu yang dirasakan jelas mempengaruhi kepuasan terhadap pelayanan. Konsumen yang puas adalah pengguna jasa yang menganggap proses/waktu tunggunya cepat. Persepsi seseorang dipengaruhi oleh faktor (kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, penampilan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dari kehandalan, ketanggapan, jaminan, empati, penampilan serta faktor dominan yang mempengaruhi persepsi waktu tunggu. Tujuan: Mengetahui adanya Hubungan waktu tunggu, Kualitas pelayanan demgan kepuasan pasien rawat jalan dipoliklinik ongkologi Rumah Sakit Kanker Dharmasi. Metode: Desain penelitian Cross Sectional. Penelitian dilakukan pada 200 responden secara acidental Sampling.Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan yang signifikan antara factor Kehandalan, Ketanggapan, Jaminan, Emapti, Penamilan.Hasil: Hasil uji statistik dengan Chi-Square α=0.05 didapatkan nilai p value yaitu 0,000 (p
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN LANSIA TERHADAP KEPUASAN DAN LOYALITAS PASIEN DI RSAU DR MOHAMMAD SUTOMO Fadil, Muhammad; Widiyaningsih, Cicilia; Sangadji, Ismail
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 9, No 2 (2025): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v9i2.6518

Abstract

Peningkatan kualitas pelayanan untuk lansia sangat diperhatikan oleh pemerintah maupun layanan kesehatan lainnya, akan tetapi masih banyak sekali lansia yang enggan untuk memanfaatkan fasilitas yang ada. Kesadaran maupun support dari keluarga maupun masyarakat perlu digalakkan supaya nantinya harapan pemerintah untuk lansia sejahtera dapat dicapai serta mengurangi jumlah kematian yang disebabkan oleh tidak mampunya pelayanan kesehatan dikarenakan biaya. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap kepuasan dan loyalitas pasien di RSAU dr. Mohammad Sutomo. Populasi penelitian ini seluruh pasien lansia di RSAU dr. Mohammad Sutomo. Teknik Pengambilan Sampel menggunakan rumus Hair jumlah indikator x variabel, dengan 130 sampel. Metode analisis yang digunakan regresi linier berganda dengan alat bantu SPSS Ver. 25. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer menggunakan kuesioner. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap kepuasan, Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap loyalitas pasien, Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara kepuasan terhadap loyalitas pasien serta Terdapat pengaruh positif dan signifikan antara secara tidak langsung kualitas pelayanan kesehatan lansia terhadap loyalitas pasien di RSAU DR Mohammad Sutomo melalui kepuasan pasien. Kata Kunci: Kualitas Pelayanan Kesehatan Lansia, Kepuasan, Loyalitas Pasien
Analisis Pengaruh Beban Kerja Dan Kepuasan Kerja Terhadap Retensi Karyawan Dengan Burnout Di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir Heliana, Inne Bunga; Widiyaningsih, Cicilia; Sundoyo, Sundoyo
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8510

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang : Rumah sakit menghadapi tantangan dalam mempertahankan tenaga kerja akibat beban kerja tinggi, kepuasan kerja rendah, dan burnout, yang dapat menurunkan performa serta meningkatkan turnover karyawan. Burnout sering menjadi perantara antara beban kerja dan rendahnya retensi karyawan, sementara kepuasan kerja berperan dalam meningkatkan loyalitas. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir yang mengalami peningkatan turnover, dengan tujuan menganalisis pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap retensi karyawan, serta peran burnout sebagai variabel mediasi. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap retensi karyawan dengan burnout di rumah sakit adam talib cikunir. Metode Penelitian : Metode pada penelitian ini menggunakan descriptive kuantitatif dengan pendekatan Purposive Sampling sebanyak 58 karyawan di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir, Instrument yang digunakan adalah pengambilan data dengan cara kuisioner tertutup yang di berikan kepada seluruh karyawan di Rumah Sakit Adam Talib Cikunir, analisis bivariat menggunakan Uji chi square. Hasil Penelitian : Berdasarkan penelitian terhadap 58 karyawan Rumah Sakit Adam Talib Cikunir, ditemukan bahwa retensi karyawan mayoritas berada pada kategori sedang (48,2%) dan tinggi (46,6%). Beban kerja sebagian besar sedang (56,9%), sementara kepuasan kerja cenderung tinggi (50,0%). Burnout lebih banyak terjadi pada tingkat rendah (56,9%), namun faktor eksternal, seperti kelelahan emosional dan fisik, lebih dominan dalam mempengaruhi burnout dibandingkan faktor internal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara beban kerja dan retensi karyawan, dengan nilai p = 0,000 (< 0,05), yang mengindikasikan bahwa beban kerja tinggi cenderung menurunkan retensi karyawan. Begitu pula, kepuasan kerja memiliki hubungan signifikan dengan retensi karyawan (p = 0,000), di mana kepuasan kerja yang lebih tinggi meningkatkan retensi. Sementara itu, hubungan antara beban kerja dan burnout tidak signifikan secara statistik (χ² = 3.379, p = 0.066), demikian juga hubungan antara kepuasan kerja dan burnout (χ² = 1.724, p = 0.189). Burnout juga tidak secara langsung memoderasi hubungan antara beban kerja dan retensi (p = 0.202), tetapi secara signifikan memoderasi hubungan antara kepuasan kerja dan retensi (p = 0,000). Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan beban kerja dan tingkat burnout sangat penting dalam menjaga kepuasan dan retensi karyawan. Kesimpulan dan Saran : Diharapkan rumah sakit meningkatkan Manajemen rumah sakit, penghargaan dan apresiasi karyawan seperti bonus, tunjangan, penghargaan berbasis kinerja agar beban kerja karyawan dapat terkontrol, kepuasan kerja meningkat, sehingga retensi karyawan dan burnout meningkat. Kata Kunci : Beban kerja, Kepuasan Kerja, Burnout, Retensi Karyawan