Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL PJKR

Analisis Kebugaran Jasmani Atlet Panahan Kabupaten Dompu pada Porprov NTB Tahun 2023 Hidayat, Taufiq; Munandar, Rizky Aris
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v1i1.15

Abstract

Olahraga panahan merupakan olahraga yang memerlukan skill khusus, kekuatan, ketepatan, daya tahan, kelentukan, koordinasi, maupun melatih mental dan untuk meningkatkan kebugaran jasmani. Tujuan penelitian untuk menganalisis kebugaran jasmani  pada atlet panahann Kab. Dompu pada Porprov NTB tahun 2023. Penelitian merupakan penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode survei langsung dilapangan dengan istrumen tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet panahan  Kab. Dompu pada Porprov NTB yang berjumlah 10 atlet. Instrumen yang digunakan yaitu lari tes 50 meter, tes gantung siku tekuk dan gantung angkat tubuh, tes baring duduk selama 40 detik, tes loncat gerak  dan tes lari 100 meter dan 200 meter. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kebugaran jasmani pada atlet panahan Kab. Dompu pada Porprov NTB tahun 2023 yang berkategori baik sebanyak 7 orang dengan persentase  70% dan kategori sedang sebanyak 3 orang dengan persentase sebesar 30%. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa tingkat kebugaran jasmani pada atlet panahan Kab.Dompu pada Porprov NTB tahun 2023 terdapat tingkat yang baik dan hasil yang optimal.
Pengukuran Aspek Power Lengan UKM Bola Volly STKIP PGRI Jombang Menggunakan Instrumen Medicine Ball Munandar, Rizky Aris; Hidayat, Taufiq; Fitrianingsih, Fitrianingsih
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v1i1.18

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan “randomized group pretest and posttest design”. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki UKM Bola Basket STKIP PGRI JOMBANG angkatan 2020 yang berjumlah 70 orang. Tehnik pengambilan sampling menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok High Intensity Interval Training, c dan yang terakhir yaitu kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan tehnik pengukuran dengan menggunakan alat Bleep Test untuk mengukur VO2max. Data dianalisis dengan tehnik MANOVA, dengan menggunakan α 0,05.Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p=0,005, kemudian pengaruh lari 30 meter dengan nilai p=0,005. Dari kedua latihan tersebut ternyata high intensity interval training lebih baik di bandingkan lari 30 meter dalam meningkatkan VO2max.
Pengaruh High Intensity Interval Training dan Lari Cepat 30 Meter Terhadap Peningkatan Kualitas VO2MAX Atlit UKM Bola Basket STKIP Yapis Dompu Zen, Mohammad Zaim; Munandar, Rizky Aris
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v1i1.19

Abstract

Penelitian ini menggunakan rancangan “randomized group pretest and posttest design”. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki UKM Bola Basket STKIP YAPIS DOMPU angkatan 2020 yang berjumlah 70 orang. Tehnik pengambilan sampling menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok High Intensity Interval Training, kelompok lari 30 meter dan yang terakhir yaitu kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan tehnik pengukuran dengan menggunakan alat Bleep Test untuk mengukur VO2max. Data dianalisis dengan tehnik MANOVA, dengan menggunakan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p = 0,005, kemudian pengaruh lari 30 meter terhadap peningkatan VO2max dengan nilai p = 0,005. Dari kedua latihan tersebut ternyata high intensity interval training lebih baik di bandingkan lari 30 meter dalam meningkatkan VO2max.
Pengaruh Bounding Exercise Programme (Bep) Double Leg dan Tabata Training Terhadap Peningkatan Kecepatan Pratama, Sandi Achmad; Zen, Mohammad Zaim; Munandar, Rizky Aris
Jurnal Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59584/jurnalpjkr.v1i1.20

Abstract

Telah Penelitian ini menggunakan rancangan “randomized group pretest and posttest design”. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreaksi STKIP YAPIS DOMPU angkatan 2021 yang berjumlah 160 orang. Tehnik pengambilan sampling menggunakan random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 36 orang, terbagi menjadi 3 kelompok yaitu kelompok Single Leg, High Intensity Interval Training dan yang terakhir yaitu kelompok kontrol. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu, dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dengan tehnik pengukuran dengan menggunakan alat fitmate Pro untuk mengukur VO2max. Data dianalisis dengan tehnik MANOVA, dengan menggunakan α 0,05. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaruh tabata training terhadap peningkatan kekuatan dengan nilai p=0,000, tabata training terhadap peningkatan kecepatan dengan nilai p=0,000, kemudian pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan kekuatan dengan nilai p=0,000, pengaruh high intensity interval training terhadap peningkatan kecepatan dengan nilai p=0,000. Dari kedua latihan tersebut ternyata high intensity interval training lebih baik di bandingkan tabata training dalam meningkatkan kekuatan dan kecepatan.