Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBERDAYAAN PETANI PADA GABUNGAN KELOMPOK TANI DESA KASAI KECAMATAN BATU MANDI KABUPATEN BALANGAN Ariodi , Tafan; Arpandi, Arpandi; Berkatillah, Akhmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1352

Abstract

Pentingnya pemberdayaan bagi kelompok tani dilakukan agar kelompok tersebut dapat berkembang lebih baik namun pemberdayaan gapoktan pada desa Kasai masih terkendala beberapa hal sehingga penelitian ini bertujuan mengetahui tentang pemberdayaan petani pada gabungan kelompok tani desa Kasai Kecamatan Batu Mandi Kabupaten Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya.Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan cukup baik hal tersebut dapat diihat pada aspek : Pertama, dari sub variabel. Pemungkinan terdiri dari indikator suasana atau keadaan saat ini belum baik karena harga tidak stabil, dan indikator potensi cukup baik karena pertanian yang dilakukan masyarakat desa Kasai telah berpuluh-puluh tahun dilakukan. Sub variabel penguatan terdiri dari indikator pengetahuan cukup baik karena, tersedianya media pembelajaran bagi gapoktan, dan indikator kemampuan mengatasi masalah cukup baik. Sub Variabel Perlindungan dilihat pada indikator pencegahan intimidasi cukup baik, dan indikator pencegahan diskriminasi cukup baik. Sub Variabel Penyokongan dilihat pada indikator bimbingan penyuluh belum baik karena Kurangnya sosialisasi dan indikator dukungan pihak terkait cukup baik, Sub Variabel Pemeliharaan dilihat pada indikator keseimbangan distribusi kekuasaan belum baik dan indikator keseimbangan antara kelompok dan masyarakat cukup baik. Faktor-faktor yang mempengaruhi terdiri dari faktor pendukung adanya berbagai bantuan. Adapun faktor penghambatnya kurangnya kesadaran anggota tani untuk berpartisipasi dalam berbagai dan perubahan cuaca atau iklim yang tidak menentu.
Implementation of the Smart Indonesia Program (PIP) at State Islamic Senior High School (MAN) 3 Balangan Berkatillah, Akhmad; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Budiman, Arif; Sandi, Sandi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4925

Abstract

The Indonesia Smart Program (PIP), as regulated in Minister of Education and Culture Regulation No. 10 of 2020, is a strategic government policy designed to address various challenges in the education sector, including the lack of socialization to parents, mistargeting of aid recipients, a still-centralized determination process, and limited supporting human resources. This study aims to examine the implementation of PIP and the factors influencing it at MAN 3 Balangan, Lampihong District, Balangan Regency, employing a descriptive qualitative approach with a purposive sampling technique involving 12 informants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and then analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of PIP at MAN 3 Balangan has not been fully optimal, as indicated by weaknesses in actor interests, program benefits, determination structure, technical implementers, and inter-stakeholder coordination. Supporting factors include the availability of facilities, utilization of technology, well-organized administration, and adequate infrastructure, while inhibiting factors consist of limited information, restricted school authority, insufficient socialization, low participation, and uneven understanding among program managers. Therefore, it is recommended that the Ministry of Religious Affairs strengthen socialization, supervision, and coordination, while also encouraging active involvement of school principals, program managers, teachers, parents, and students to enhance the effectiveness of PIP implementation.