Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Implementation of the Smart Indonesia Program (PIP) at State Islamic Senior High School (MAN) 3 Balangan Berkatillah, Akhmad; Anjasmari, Ni Made Musiyani; Budiman, Arif; Sandi, Sandi
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 11 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, November 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i11.4925

Abstract

The Indonesia Smart Program (PIP), as regulated in Minister of Education and Culture Regulation No. 10 of 2020, is a strategic government policy designed to address various challenges in the education sector, including the lack of socialization to parents, mistargeting of aid recipients, a still-centralized determination process, and limited supporting human resources. This study aims to examine the implementation of PIP and the factors influencing it at MAN 3 Balangan, Lampihong District, Balangan Regency, employing a descriptive qualitative approach with a purposive sampling technique involving 12 informants. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and then analyzed through the stages of data reduction, presentation, and conclusion drawing. The findings reveal that the implementation of PIP at MAN 3 Balangan has not been fully optimal, as indicated by weaknesses in actor interests, program benefits, determination structure, technical implementers, and inter-stakeholder coordination. Supporting factors include the availability of facilities, utilization of technology, well-organized administration, and adequate infrastructure, while inhibiting factors consist of limited information, restricted school authority, insufficient socialization, low participation, and uneven understanding among program managers. Therefore, it is recommended that the Ministry of Religious Affairs strengthen socialization, supervision, and coordination, while also encouraging active involvement of school principals, program managers, teachers, parents, and students to enhance the effectiveness of PIP implementation.
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI PADA DINAS SOSIAL KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Rafeq , M.; Berkatillah, Akhmad; Hidayatullah, Gusti Muhammad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1728

Abstract

Pencapaian tujuan strategis suatu instansi sangat bergantung pada integrasi dimensi fisik dan nonfisik dalam ekosistem kerja. Penelitian ini menyoroti kondisi operasional di Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Utara yang dinilai belum optimal. Terdapat kendala signifikan berupa keterbatasan perangkat krusial seperti komputer dan printer yang memicu inefisiensi waktu, serta absennya ruang istirahat yang berdampak pada penurunan moral dan fokus kerja. Selain itu, lemahnya sinergi dan kolaborasi antarpegawai turut menghambat kualitas hasil kerja. Oleh karena itu, studi ini bertujuan menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai secara kuantitatif deskriptif. Melibatkan seluruh populasi sebanyak 35 pegawai melalui teknik total sampling, data dianalisis menggunakan regresi linear sederhana via SPSS 25. Hasil pengujian menunjukkan dampak yang sangat signifikan, dibuktikan dengan nilai t-hitung (10.544) yang jauh melampaui t-tabel (2.032) serta nilai signifikansi 0,000. Variabel lingkungan kerja terbukti memberikan kontribusi sebesar 61,4% terhadap fluktuasi kinerja pegawai, sementara sisanya dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti. Meskipun demikian, validitas studi ini terbatas pada satu variabel bebas dan subjektivitas responden kuesioner. Sebagai langkah perbaikan, instansi disarankan segera melengkapi fasilitas penunjang dan membina kekompakan tim. Bagi peneliti selanjutnya, sangat direkomendasikan untuk menambahkan variabel kompleks seperti gaya kepemimpinan atau motivasi, serta mengombinasikan metode pengumpulan data agar hasil analisis lebih komprehensif dan akurat.
EFEKTIVITAS PROGRAM PENYEDIAAN AIR MINUM DAN SANITASI BERBASIS MASYARAKAT (PAMSIMAS) DI DESA HAPALAH KECAMATAN BANUA LAWAS KABUPATEN TABALONG Karlinawati, Karlinawati; Berkatillah, Akhmad; Baihaqi, Ahmad
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1746

Abstract

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) merupakan salah satu program pemerintah yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih yang layak. Pelaksanaan PAMSIMAS di Desa Hapalah masih menghadapi beberapa kendala, yaitu kondisi sarana yang sering mengalami kerusakan, kualitas air yang dihasilkan belum bersih, serta distribusi layanan yang belum menjangkau seluruh masyarakat secara merata. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat efektivitas Program PAMSIMAS serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan jumlah sebanyak 13 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji dengan perpanjangan pengamatan, peningkatan ketekunan, triangulasi, analisis kasus negatif, penggunaan bahan referensi, serta member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan Program PAMSIMAS di Desa Hapalah, Kecamatan Banua Lawas, Kabupaten Tabalong masih belum berjalan secara optimal. Meskipun masyarakat merasakan kemudahan dalam memperoleh akses air, tujuan utama program belum sepenuhnya tercapai akibat kualitas air yang keruh dan sering terjadinya gangguan pada sarana. Dari sisi efisiensi, program dinilai cukup baik karena memberikan manfaat bagi masyarakat, namun ketepatan sasaran dan pemenuhan kebutuhan belum maksimal karena masih terdapat rumah tangga yang belum terlayani. Sistem pemeliharaan sarana juga belum berjalan efektif meskipun pengelola telah melakukan berbagai upaya. Di sisi lain, indikator input dan output menunjukkan kinerja yang baik, ditinjau dari besarnya iuran bulanan yang relatif terjangkau serta pengelolaan keuangan yang cukup baik. Secara umum, program ini memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat. Faktor pendukung pelaksanaan program meliputi partisipasi masyarakat dalam membayar iuran dan keterjangkauan biaya, sedangkan faktor penghambatnya adalah kualitas air yang kurang baik dan kemacetan pada sarana program.Sebagai upaya peningkatan efektivitas program, disarankan kepada pemerintah daerah untuk menyediakan alat penyaring air dan bahan pembersih, pemerintah desa diharapkan dapat memastikan pemerataan penerima manfaat, pihak pengelola perlu meningkatkan pemeliharaan sarana dan prasarana, serta peneliti selanjutnya disarankan untuk menetapkan informan secara jelas sejak awal guna menghindari terjadinya pengulangan wawancara.
PENGARUH KUALITAS PELAYANAN APARATUR DESA TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DI DESA SUNGAI HAJI KECAMATAN SUNGAI TABUKAN KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Alfiah, Alfiah; Berkatillah, Akhmad; Gunade, Djayeng Turano
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 2 (2026): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.2.1754

Abstract

Pelayanan publik merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kinerja pemerintahan desa, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dan harapan masyarakat. Kualitas pelayanan aparatur desa yang baik diharapkan mampu meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai pengguna layanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan aparatur desa terhadap kepuasan masyarakat di Desa Sungai Haji Kecamatan Sungai Tabukan, Kabupaten Hulu Sungai Utara serta untuk mengetahui besarnya pengaruh tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tipe penelitian eksplanatori. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Sungai Haji yang berjumlah 84 orang yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner yang disusun berdasarkan indikator kualitas pelayanan yang meliputi daya tanggap, kehandalan, jaminan, empati, dan bukti fisik pelayanan, serta indikator kepuasan masyarakat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) dengan menggunakan pengukuran Skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan variabel Kualitas Pelayanan Aparatur Desa (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kepuasan Masyarakat (Y) di Desa Sungai Haji Kecamatan Sungai Tabukan Kabupaten Hulu Sungai Utara dengan nilai signifikansi 0,000 (0,000 ˂ 0,05) dengan nilai t-statistic sebesar 25,283 yang berarti lebih besar dari t-table (2,628). Berdasarkan hasil uji nilai R-Square sebesar 0.739, yang berarti bahwa variabel Kualitas Pelayanan Aparatur Desa (X) dapat menjelaskan 73,6% variasi variabel Kepuasan Masyarakat (Y), sedangkan sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini. Hasil analisis ini menunjukkan bahwa indikator daya tanggap, kehandalan, jaminan, empati, dan bukti fisik pelayanan memiliki peran penting dalam membentuk persepsi dan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik di tingkat desa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, disarankan agar pemerintah desa terus meningkatkan kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi aparatur, pemanfaatan teknologi informasi, serta evaluasi pelayanan secara berkelanjutan guna mewujudkan pelayanan publik yang efektif, efisien, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.