Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

CODE SWITCHING USED IN FATHIA IZZATI'S YOUTUBE VIDEOS Saputra, Roni; Fadilah, Eka; Kurniawan, Yulius
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.609

Abstract

This research aims to find out what types of code switching are used and the reasons for using code switching by YouTuber Fathia Izzati in her conversations based on Hoffman's theory. This research uses a qualitative descriptive method, because the object of this research is taken from YouTube videos. To get data there are several steps taken, namely watching and listening to videos, making transcriptions of videos, select the utterances consisting of code switching. The main theory used to analyze the data focuses only on Hoffman's theory (1991) to analyze the types of code switching and the reasons for using code switching. The results of this analysis show that all types of code-switching are found in Fathia Izzati's utterances namely, Intra-sentential switching, Inter-sentential switching, and Tags-switching. The results of this analysis show that this study can find all types of code switching in Fathia Izzati's utterances. On the other hand, for the reasons for the use of code switching based on Hoffman's theory, the researcher found that of the 7 existing reasons, only 5 reasons for the use of code switching were found in the three selected Fathia Izzati videos, that is Talking about particular topic, be emphatic about something, Interjection, Repetition used for clarification, Clarifying the speech content for the interlocutor. The purpose of using code switching has been explained in the YouTube Channel Fathia Izzati video.
SEMIOTIC ANALYSIS DEPICTED IN NBA TEAM LOGOS Stefanus, Juan; Fadilah, Eka; Kurniawan, Yulius
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 7 No 1 (2023): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2023
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61293/sniter.v7i1.613

Abstract

The goal of this study was to examine a number of animal-themed NBA team logos. The goal of this study is to decipher the significance behind the NBA team's animal logos. Charles Sander Peirce's semiotic theory, which is broken down into icons, indexes, and symbols, is the theory that the writer employs. The descriptive qualitative methodology is used in this study. Data was gathered from Google by checking up NBA team logos, searching for them, and then choosing the ones that exclusively have animal logos. According to the findings of this study, each animal logo utilized in the NBA team logos has a certain significance based on the traits of each team. The writer also discovered that the background colors of each NBA team logo have significance and are connected to the logos of the NBA teams that employ animal logos. Overall, there is a relationship between the animal depictions and the colors used in each NBA team's logo and the traits of each NBA team, such as identifying toughness, strength, courage, cohesion, agility, attack, defense, and tactics with the primary objective of defeating its opponent.
THE EFFECTIVENESS OF PROJECT-BASED LEARNING IN ENHANCING STUDENTS' SPEAKING SKILLS IN ENGLISH Kurniawan, Yulius
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42957

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of using the Project-Based Learning (PBL) method in enhancing students' speaking skills in English as a Foreign Language (EFL) learning. PBL is an instructional approach that engages students in real-world tasks requiring them to actively use English in authentic situations. In this research, a literature review was conducted by analyzing various previous studies exploring the impact of PBL on speaking skills, focusing on aspects such as student engagement, creativity, and language use in real-life communication contexts. The findings indicate that PBL can significantly enhance students' motivation, confidence, and speaking abilities. Various types of projects, such as vlogs and digital storytelling, have proven effective in providing students with opportunities to practice speaking in a more free and creative manner. Moreover, peer interaction in collaborative-based projects further strengthens students' speaking competence. However, challenges in implementing PBL, such as the need for proper guidance and alignment with students' proficiency levels, should be considered. Overall, PBL offers great potential in developing speaking skills in English more effectively and comprehensively.
Peran Ekuitas Merek dan Keunggulan Bersaing Sebagai Mediator Antara Citra Merek, Kepercayaan Merek dan Persepsi Kualitas Terhadap Kinerja Perusahaan Budiman, Arief; Ferrinadewi, Erna; Kurniawan, Yulius
Journal of Economics and Business UBS Vol. 12 No. 1 (2023): Regular Issue
Publisher : Cv. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52644/joeb.v12i1.147

Abstract

Kinerja perusahaan tidak saja berorientasi dari perspektif finansial, di era dimana konsumen semakin bernilai dalam persaingan pasar sangat penting untuk melihat dan mengukuir kinerja peruahaan dari segi non finansial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Ekuitas Merek dan Keunggulan Bersaing sebagai mediator dalam kinerja perusahaan. Kedua variabel ini telah banyak diteliti sebagai variabel yang mempengaruhi kinerja perusahan, namun belum banyak ditemukan informasi secara empiris bagaimana peran keduanya sebagai mediator dalam model kinerja perusahaan. Melibatkan 103 data primer sepatu olah raga Nike, data dikumpulkan dengan kuesioner dan dianalisa dengan metode PLS Smart untuk menguji peran mediator variabel Ekuitas Merek dan Keunggulan bersaing dalam model penelitian kinerja perusahaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa Ekuitas Merek terbukti signifikan berperan sebagai mediator untuk Citra Merek dan Kepercayaan Merek terhadap Kinerja Perusahaan, namun tidak signifikan berperan sebagai mediator untuk persepsi kualitas. Sedangkan Keunggulan Bersaing terbukti signifikan berperan sebagai mediator hanya untuk Kepercayaan Merek saja sedangkan untuk Citra Merek dan Persepsi Kualitas tidak terbukti signifikan. Dalam perkembangan selanjutnya, sangat disarankan agar diteliti juga peran Keunggulan Bersaing sebagai mediator bagi Ekuitas Merek terhadap Kineraja perusahaan.
KAJIAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMBENTUK INTENSI BERWIRAUSAHA MAHASISWA Kurniawan, Yulius; Setiawan , Iwan; Darmawan, Didit; Halizah, Siti Nur; Khayru, Rafadi Khan
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka pengangguran di Indonesia merupakan fenomena empiris yang terjadi saat ini. Terbatasnya lapangan pekerjaan yang tersedia telah meningkatkan jumlah pengangguran. Para sarjana dan diploma termasuk angkatan kerja yang menganggur saat ini. Hal ini mengindikasikan bahwa lulusan perguruan tinggi adalah lebih sebagai pencari kerja daripada pencipta lapangan pekerjaan. Studi ini tentang upaya untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi intensi wirausaha mahasiswa. Mahasiswa dijadikan responden di penelitian ini. Mereka berasal dari mahasiswa yang tinggal di Kota Sidoarjo. Peneliti telah melakukan upaya untuk meminta pendapat dari 100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara dan pengamatan. Wawancara dilakukan dengan cara wawancara mendalam dan wawancara terstruktur dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil dan pembahasan diperoleh bahwa mahasiswa yang memiliki intensi berwirausaha memiliki motif yang berbeda-beda. Intensi berwirausaha dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor kemandirian, faktor tuntutan ekonomi, faktor motivasi berprestasi, faktor akses pada modal, faktor efikasi diri, dan faktor pendidikan kewirausahaan. Dari hasil studi ini diharapkan mampu memberikan gambaran yang dapat menjadi masukan bagi pihak perguruan tinggi, pengambil kebijakan dan institusi terkait lainnya untuk mengembangkan program pendidikan yang tepat untuk mendorong semangat kewirausahaan di kalangan mahasiswa.  
STUDI EMPIRIS TENTANG KAJIAN PERAN KEBIJAKAN PENGGAJIAN DAN IKLIM SEKOLAH TERHADAP KINERJA GURU Irfan, Mochamad; Kurniawan, Yulius; Darmawan, Didit; Prasetyo, Joko
Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (NALA)
Publisher : Jurnal Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam sistem pendidikan, kinerja guru merupakan aspek esensial yang dapat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dan perkembangan sekolah. Ini karena adanya kompleksitas penggabungan dari faktor internal dan eksternal seperti gaji dan iklim sekolah. Adanya penelitian ini karena untuk menyelidiki dampak gaji dan iklim sekolah terhadap kinerja guru serta implikasinya terhadap praktik dan kebijakan pendidikan. Metode penelitian kuantitatif diterapkan sebagai metodenya. Beberapa Sekolah Dasar Swasta yang ada di Kota Surabaya dipilih menjadi lokasi penelitannya. Dari beberapa Sekolah Dasar yang terpilih, hasilnya ada 75 guru yang terlibat. Ini artinya, sebanyak 75 guru akan menjadi sampel penelitiannya berdasarkan penggunaan teknik sampel acak sederhana. Regresi linier berganda menjadi ketetapan untuk menganalisis data penelitiannya. Sesuai temuan penelitian yang ada, maka studi empiris ini menguatkan bahwa secara subtansial tingkat gaji dan iklim sekolah berkontribusi terhadap peningkatan kinerja guru. Kepala sekolah sebagai pemimpin harus memahami bahwa kesuksesan sekolah perlu didukung dengan kinerja guru yang semakin meningkat  
CONVERSATIONAL IMPLICATURE IN “UPGRADED” MOVIE Tanjung Abady, Suryany; Kurniawan, Yulius; Rachmawaty Linuwih, Endar
Indonesian Journal of Linguistics Vol. 2 No. 2 (2025): Indonesian Journal of Linguistics
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/ijl.v2i2.55

Abstract

Effective communication is an essential aspect in the workplace to ensure that implied meanings are well understood and potential misunderstandings are reduced. This study aims to identify the types of non-observance maxims, how the non-observance maxim occurs, and the types of conversational implicatures in the dialogues of the main character in the Upgraded movie, which is set in a workplace context. The analysis of conversational implicature is based on Grice's theory, while the classification of non-observance maxim refers to Thomas’s theory. This research employs a descriptive qualitative method, with the data collected by watching the movie and transcribing utterances containing conversational implicatures. The validity of the data was strengthened through triangulation. The findings reveal that conversational implicatures emerge through various forms of maxim non-observance, including 13 instances of flouting the maxim of quality, 2 maxim of quantity, 4 maxim of relevance, 2 maxim of manner, and 5 instances of violating the maxim of quality. In addition, the study identified 19 particularized conversational implicatures and 7 generalized conversational implicatures. These findings indicate that maxim non-observance is not merely a form of deviation but also a communication strategy that helps construct conversational implicatures, thereby providing new insights into workplace communication patterns.
Perubahan Sikap Konsumen Dalam Keputusan Pembelian Mobil Berteknologi Hybrid Di Surabaya Abner, Billy; Ferrinadewi, Erna; Kurniawan, Yulius
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5852

Abstract

Meningkatnya isu perubahan iklim dan penurunan kualitas udara di kawasan perkotaan mendorong berkembangnya adopsi kendaraan ramah lingkungan, termasuk mobil berteknologi hybrid, di Indonesia. Surabaya sebagai salah satu kota besar dengan tingkat polusi udara yang relatif tinggi menjadi konteks penting untuk memahami dinamika sikap konsumen terhadap teknologi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi perubahan sikap konsumen serta perannya dalam keputusan pembelian mobil berteknologi hybrid di Surabaya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen terhadap tujuh narasumber pengguna Toyota Kijang Innova Hybrid yang berdomisili di Surabaya. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk mengidentifikasi pola perubahan sikap dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan sikap konsumen dari negatif menjadi positif dipengaruhi oleh proses pembelajaran, peningkatan pengetahuan sebagai mediator kognitif, serta perubahan persepsi terhadap harga, efisiensi bahan bakar, dan manfaat lingkungan. Pada tahap awal, konsumen cenderung memiliki persepsi keliru dan sikap skeptis terhadap teknologi hybrid, terutama terkait kompleksitas teknologi dan biaya. Namun, paparan informasi, pengalaman langsung seperti test drive, serta pengaruh sosial mendorong terbentuknya pengetahuan yang lebih akurat sehingga sikap konsumen berubah menjadi lebih positif. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan sikap konsumen terhadap mobil hybrid merupakan proses yang dinamis dan dipengaruhi oleh interaksi antara faktor kognitif, pengalaman, serta konteks budaya. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi produsen otomotif dan pembuat kebijakan dalam merancang strategi edukasi dan komunikasi pemasaran untuk mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia.
Transformasi digital UMKM melalui adopsi QRIS di Surabaya: Resistensi penggunaan QRIS sebagai alat pembayaran Hadyan, Alexander Aryasatya; Ferrinadewi, Erna; Kurniawan, Yulius; Putri, Sari Cahya
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1080

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi manfaat, persepsi kemudahan penggunaan, serta persepsi biaya dan risiko terhadap resistensi pelaku UMKM dalam menggunakan QRIS sebagai alat pembayaran non-tunai di Surabaya. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausalitas. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur kepada 60 pelaku UMKM yang menjalankan usaha secara onsite dengan omzet harian relatif kecil. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan kerangka Technology Acceptance Model (TAM). Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi manfaat dan persepsi kemudahan penggunaan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap resistensi penggunaan QRIS, sedangkan persepsi biaya dan risiko berpengaruh positif dan signifikan. Persepsi biaya dan risiko merupakan variabel yang paling dominan mempengaruhi resistensi UMKM Keterbatasan penelitian – Penelitian ini terbatas pada jumlah sampel yang relatif kecil (60 UMKM). Selain itu, model penelitian hanya mengadopsi konstruk utama Technology Acceptance Model (TAM) dengan penambahan persepsi biaya dan risiko, sehingga variabel lain seperti literasi digital, kepercayaan, dan pengaruh sosial belum diakomodasi. Disarankan memperluas wilayah, jumlah sampel, serta mengembangkan model dengan variabel tambahan dan pendekatan metode campuran. Implikasi – Temuan penelitian memberikan implikasi praktis bagi pemerintah dan penyedia layanan pembayaran digital untuk meningkatkan literasi digital, transparansi biaya, serta penguatan keamanan transaksi guna menekan resistensi UMKM. Kebaruan – Penelitian ini menekankan perspektif resistensi UMKM terhadap QRIS dengan memasukkan persepsi biaya dan risiko sebagai faktor dominan dalam kerangka TAM.