Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Effect of Expertise Time Constraints, Interactivity and Promotion on Impulse Purchases Live Streaming TikTok Harahap, Tetty Rahmiati; Wahyuni, Erni
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 12 No. 1 (2024): JIAKES Edisi Februari 2024
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v12i1.2439

Abstract

E-commerce is currently developing rapidly throughout the world. This development began when the Covid-19 outbreak occurred and was felt by people throughout the world and there were increasingly more forms of online transactions compared to manual ones. This research aims to analyze the relationship between live streaming-based online sales and impulsive buying using indicators of interactivity, expertise and promotion time limit. This research is quantitative descriptive. The population in this study were students using TikTok in Labuhanbatu Regency. The sampling technique used was non-probability sampling. A web-based online questionnaire was created using the application from google form. Respondents were invited via email, WhatsApp, with a message containing a link connected to a website containing the questions in the questionnaire, then filled in. The targeted sample of 100 participants from this research is expected to meet the requirements to participate in this research. The data obtained from the research was processed using data analysis techniques, namely multiple linear regression analysis using SmartPLS. The results of this research conclude that interactivity has a positive and significant effect on impulse buying. This means that the higher the interaction that streamers build in making online sales on TikTok Live Streaming the higher the impulse purchases made by consumers. Second, this research also found that expertise has a positive and significant effect on impulse buying. the expertise a social media influencer possesses can greatly determine a customer's level of engagement, and therefore, their intent to purchase as well. In this way, the higher the expertise the streamer has in making sales on live streaming The higher the rate of impulsive betting that occurs during live streaming. Lastly, promotion time limits have a positive and significant effect on impulse buying. This means that the more promotional exposure felt by consumers, the higher the impulse purchases made during live streaming. Time limit marketing is a strategy for marketing products by providing limited time to create pressure for buyers so that they can speed up the process of making purchasing decisions.
Penerapan Undang-Undang Perkawinan Di Desa Kec. Marindal 1 Gang. Baru Kabupaten Deli Serdang Robiyanti, Dewi; Harahap, Syaiful Khoiri; Dalimunte, Nurul; Rambe, Saima; Harahap, Tetty Rahmiati; Wahyuni, Erni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 3 (2025): Edisi Juli - September
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i3.6891

Abstract

Perubahan Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 melalui Undang-Undang No. 16 Tahun 2019 menetapkan batas usia minimal perkawinan bagi laki-laki dan perempuan menjadi 19 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk menilai penerapan regulasi tersebut di Desa Marindal 1 Gang Baru, Kecamatan Patumbak. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara informal dengan masyarakat setempat. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa sebagian masyarakat telah memahami ketentuan hukum baru terkait usia minimal perkawinan. Namun, praktik perkawinan di bawah umur masih ditemukan, yang mengindikasikan adanya kesenjangan antara regulasi dan implementasi di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sosialisasi hukum secara berkelanjutan serta peningkatan pengawasan administratif oleh aparat desa dan instansi terkait. Upaya ini penting untuk memastikan efektivitas regulasi dalam mencegah perkawinan anak dan melindungi hak-hak generasi muda.
Penerapan Aspek Hukum dan Peran Masyarakat dalam Penanganan Banjir di Patumbak Robiyanti, Dewi; Harahap, Syaiful Khoiri; Hidayati, Taufika; Dalimunte, Nurul; Rambe, Saima; Harahap, Tetty Rahmiati
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.8747

Abstract

Kompleks Perumahan Villa Patumbak Permai, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, merupakan wilayah yang sering terdampak banjir besar dengan pola berulang yang spesifik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menerapkan pemahaman aspek hukum penanggulangan bencana serta memberdayakan peran masyarakat dalam mitigasi dan penanganan banjir di lokasi tersebut. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi regulasi, pendampingan masyarakat, dan analisis kondisi lapangan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa meskipun kerangka hukum sudah jelas, implementasinya di lapangan masih menghadapi tantangan, terutama dalam kecepatan respon pemerintah dan pemulihan infrastruktur (Kusumasari, 2014). Namun, masyarakat menunjukkan peran yang sangat aktif melalui pembentukan Posko Warga, gotong royong, dan solidaritas sosial, yang menjadi kunci pengurangan dampak bencana (Rejeki dkk., 2024). Kesimpulannya, sinergi antara penerapan hukum yang tegas dan partisipasi masyarakat yang kuat sangat diperlukan untuk menciptakan ketahanan daerah terhadap bencana.
AKUNTABILITAS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA: KAJIAN MULTIDIMESNI DI KECAMATAN PANGKATAN KABUPATEN LABUHANBATU Hidayat, Syahrijal; Wahyuni, Erni; Harahap, Tetty Rahmiati
Bisnis-Net Vol 9, No 1: MEI 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v9i1.8647

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi akuntabilitas pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) di Kecamatan Pangkatan, Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara pada tahun anggaran 2024. Kajian ini mencakup empat dimensi akuntabilitas, yaitu perencanaan, pelaksanaan, pertanggungjawaban, dan pengawasan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap seluruh tujuh desa di Kecamatan Pangkatan yang secara kolektif menerima ADD sebesar Rp7.504.206.000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi akuntabilitas pengelolaan ADD belum terwujud secara merata. Dari tujuh desa yang diteliti, tiga desa (42,86%) berkategori baik, dua desa (28,57%) berkategori cukup, dan dua desa (28,57%) berkategori kurang. Tahap perencanaan dan pelaksanaan relatif berjalan sesuai prosedur dengan rata-rata realisasi anggaran mencapai 93,72%, namun tahap pertanggungjawaban dan pengawasan masih menjadi titik lemah yang paling menonjol. Lima dari tujuh desa tidak mempublikasikan informasi keuangan kepada masyarakat, dan hanya tiga desa yang memiliki sistem pengawasan efektif. Faktor penghambat utama meliputi keterbatasan kompetensi teknis aparatur desa, minimnya transparansi informasi anggaran kepada publik, pasifnya fungsi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta rendahnya literasi anggaran masyarakat. Temuan ini dikonfirmasi melalui perspektif teori keagenan, di mana kesenjangan informasi antara pemerintah desa sebagai agen dan masyarakat sebagai prinsipal menjadi faktor determinan lemahnya akuntabilitas demokratis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas aparatur desa secara berkelanjutan, penerapan kewajiban publikasi informasi anggaran yang terverifikasi, serta peningkatan peran BPD sebagai lembaga pengawas internal desa.