Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pengaruh Terapi Bermain Finger Painting dan Plastisin terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Prasekolah Usia 4-6 Tahun Septiarini, Aulya; Munir, Zainal; Tauriana, S.
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 6 No 5 (2024): Oktober 2024, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v6i5.4435

Abstract

Motorik halus diketahui sebagai salah satu aspek perkembangan yang sangat penting bagi anak prasekolah meskipun belum banyak yang tahu persis bagaimana memberikan pengalaman yang tepat untuk mendorong perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh terapi bermain finger painting dan plastisin terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah usia 4-6 tahun di TK Al-Hidayah Curah Kalak dan TK PGRI Curah Kalak Kabupaten Situbondo. Metode penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimental dengan menggunakan rancangan pretest-posttest tanpa kelompok kontrol. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 70 responden terbagi menjadi 2 kelompok yaitu sebanyak 35 kelompok intervensi finger painting dan 35 kelompok intervensi plastisin. Analisa data pada penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank dan uji Mann Whitney. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh terapi bermain finger painting dan plastisin terhadap perkembangan motorik halus anak prasekolah usia 4-6 tahun di TK Al-Hidayah Curah Kalak dan TK PGRI Curah Kalak Kabupaten Situbondo pada kelompok intervensi finger painting dan plastisin dengan nilai yang sama, p value 0,000 < α = 0,05 Ha diterima. Hasil Uji Mann Whitney, Asymp sig 0,599 > α = Ha ditolak H0 ditolak. Tidak ada perbedaan keefektifitasan antara kedua intervensi. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan perkembangan motorik halus anak antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi terapi bermain finger painting dan plastisin serta kedua intervensi menunjukkan kesamaan keefektifannya.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PENDAMPINGAN “GERAKAN REMAJA SADAR ANEMIA: EDUKASI DAN SKRINING KESEHATAN” Tauriana, S.; Inayah, Ziyadatul; Dwi Rahmadiva, Virlyna; Viratus Zakia, Sylmaza
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Nusantara | September - November 2025
Publisher : PT. NAFATIMAH GRESIK PUSTAKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia disebabkan oleh berbagai faktor, salah satunya adalah pengetahuan remaja tentang anemia. Simanungkalit dan Simarmata (2019) menyatakan bahwa remaja putri yang kurang pengetahuan tentang anemia berisiko 3,3 kali lebih besar mengalami anemia. Anemia pada remaja merupakan masalah kesehatan masyarakat karena prevalensinya di atas 20%. Remaja yang anemia akan mengalami penurunan kemampuan berkonsentrasi dan belajar. Remaja putri lebih rentan terkena anemia dibandingkan remaja putra karena adanya siklus menstruasi. Prevalensi anemia pada remaja sebesar 32%, artinya 3-4 dari 10 remaja menderita anemia. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa edukasi yaitu penyuluhan tentang Anemia Defisiensi Besi dan skrining Anemia Defisiensi Besi yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Universitas Nurul Jadid. Jumlah remaja yang mengikuti kegiatan: 30 orang Usia: 13-18 tahun, Jenis Kelamin: Perempuan. Hasil Pendidikan Pra-tes Pengetahuan Anemia: Skor rata-rata: 55 Pasca-tes Pengetahuan Anemia: Skor rata-rata: 85 Peningkatan pengetahuan rata-rata: 30 poin. Dari hasil skrining, 9 orang mengalami anemia ringan, 21 orang mengalami anemia normal, 6 orang memiliki IMT kurang dari normal, dan 8 orang memiliki riwayat menstruasi lebih dari 7 hari.
EFEKTIFITAS EDUKASI GIZI DENGAN MEDIA BOOKLET TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA REMAJA PUTRI TENTANG PENCEGAHAN ANEMIA Tauriana, S.; A, Rosyi Nurhikma Ningsih; Fuadda, Siti Qurrotul; Haliza , Siti Nur; Sholehah, Siti Aliyatus
Jurnal Medicare Vol. 5 No. 1 (2026): JANUARY 2026
Publisher : Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jurnalmedicare.v5i1.304

Abstract

Masa remaja merupakan salah satu periode terjadinya percepatan pertumbuhan dan perkembangan yang menyebabkan peningkatan kebutuhan akan zat besi dalam tubuh. Pada remaja putri, zat besi juga dibutuhkan untuk menggantikan zat besi selama masa menstruasi. Selain itu, pernikahan usia dini dan kehamilan remaja menjadi faktor lain yang meningkatkan risiko anemia khususnya pada remaja putri.  Tujuan penelitian mengetahui tingkat keefektifan dari eduskasi gizi terhadap pencegahan anemia pada remaja.  Metode penelitian Quasi Eksperiment dengan pendekatan pretest – postest control grup. Kelompok  eksperimen  dengan  menggunakan  media Booklet ,  kelompok  kontrol  hanya  metode ceramah tanpa media. Sampel terdiri dari 60 remaja putri yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen peneltian menggunakan kuesioner pengetahuan 15 soal dan sikap 10 pertanyaan skala likers analisis data. Uji statistik P t-test. Rata-rata skor pengetahuan pada kelompok intervensi meningkat dari 6,9 ± 1,7 menjadi 11,7 ± 1,4, dan skor sikap meningkat dari 25,8 ± 3,2 menjadi 32,4 ± 2,9 dengan nilai p < 0,001. Sebaliknya, kelompok kontrol tidak menunjukkan peningkatan signifikan baik pada pengetahuan maupun sikap (p > 0,05). Kesimpulan edekasi gizi dengan media bookletefektif dalam meningktakan pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia. Media ini direkomendasikan sebagai metode edukasi kesehatan sekolah.