Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

ESTIMASI OUTPUT SAPI BALI DI KECAMATAN BULIK KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Nugroho, A. Adhityawan
Jurnal Peternakan (Jurnal of Animal Science) Vol 9, No 1 (2025): JURNAL PETERNAKAN (JURNAL OF ANIMAL SCIENCE)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jas.v9i1.21343

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai natural increase (NI), nilai net replacement rate (NRR), dan output pada sapi bali di Kecamatan Bulik. Materi dalam penelitian ini meliputi 106 orang peternak sebagai responden dan 366 ekor sapi bali. Penelitian ini bersifat analitik menggunakan metode survay dengan teknik penggambilan data secara purposif sampling. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan nilai natural increase (NI) sapi bali jantan dan betina keseluruhannya adalah 24,32% berdasarkan hasil penelitian ini maka nilai NI sapi bali tergolong sedang, Hasil estimasi output sapi Bali yaitu 24,67% dari populasi yang terdiri dari sisa replacement jantan 7,3% atau 27 ekor dan betina 10,32% atau 38 ekor serta ternak afkir jantan 3,73% atau 14 ekor dan betina 3,32% atau 12 ekor, kesimpulan pada penelitian ini menyatakan bahwa Kecamatan Bulik Kabupaten Lamandau dinyatakan layak untuk daerah pembibitan sapi Bali
PENYULUHAN DETEKSI BERAHI SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEBERHASILAN INSEMINASI BUATAN (IB) DI DESA SUMBER MULYA KABUPATEN LAMANDAU Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Astuti, Erlina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5115-5121

Abstract

Potensi Sumber daya Alam (SDA) pada bidang peternakan terus mengalami peningkatan di Desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau. Peningkatan terjadi sebab masyarakat di Desa Sumber Mulya Kabupaten Lamandau mulai mengembangkan usaha peternakan. Meningkatnya keinginan masyarakat terhadap usaha ternak selaras dengan kebutuhan konsumsi protein hewani yang terus meningkat dari tahun ke tahun.  Hal tersebut akan berjalan selaras dengan adanya pengelolaan manajemen peternakan dengan baik. Permasalahan yang sering timbul ialah ternak tidak selalu bunting dalam tiap tahunnya. Rata-rata masyarakat masih menggunakan kawin alam sebagai alternatif pengembangan usaha peternakan khususnya sapi potong. Permasalahan ini semakin di perkuat dengan melemahnya deteksi berahi dan sistem rekording. Inseminasi Buatan (IB) merupakan salah satu teknologi reproduksi ternak apabila diterapkan akan efisien dan sistem kawin dan kebuntingan pada ternak dapat diatur. Perbandingan kawin alam 1 pejantan hanya bisa mengawinin 1 ekor betina akan tetapi jika menggunakan IB masyarakat tidak perlu membeli pemacek/pejantan cukup dilakukan secara inseminasi. Hal tersebut tentunya harus didukung oleh perencanaan IB dengan baik agar target kebuntingan tercapai. Metode partisipatif masyarakat melalui penyuluhan dan diskusi bersama masyarakat akan menghasilkan studi kasus dan dapat dipecahkan bersama melalui penjelasan gambar dalam brosur akan memberikan pemahaman lebih sederhana dan dipahami masyarakat.
TAPIS BAHAYA RISIKO STUNTING MELALUI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENDAMPINGAN KELUARGA DI KELURAHAN MULYOREJO KOTA MALANG: TACKLING THE DANGERS OF STUNTING THROUGH COMMUNITY EMPOWERMENT AND FAMILY ASSISTANCE IN MULYOREJO SUB-DISTRICT MALANG CITY Dwipajati, Dwipajati; Astuti, Erlina; Tyas, Maria Ciptaning; Ernawati, Naya; Kurniasari, Fitriana; Pertami, Sumirah Budi; Jayadi, Lukky; Trisnanto, Puguh Yudho
GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes RI Jakarta I

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36082/gemakes.v5i3.2739

Abstract

Masalah makan pada balita seringkali menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya balita stunting. Ibu balita menjadi penentu keberhasilan praktek pemberian makan balita. Sedangkan kader posyandu merupakan penggerak masyarakat yang turut ambil bagian dalam mentransfer informasi terkait gizi dan kesehatan dalam mendukung tumbuh kembang balita. Sehingga pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan kader dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang pada balita yang mengarah pada kondisi stunting dan juga peningkatan kemampuan ibu balita dalam menyiapkan makanan balita stunting sehingga berdampak pada pertambahan tinggi dan berat badan. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader posyandu yang masuk kategori baik dalam mendeteksi gangguan tumbuh kembang baik dari segi antropometri atau penggunaan form skrining (KPSP). Selain itu terjadi peningkatan peningkatan keterampilan Ibu balita dalam menyiapkan makan sehingga nafsu makan anak membaik. Nafsu makan yang membaik menyebabkan peningkatan berat badan dan tinggi badan balita dengan rerata peningkatan berat badan selama 1 bulan sebesar 420 gram dan pertambahan tinggi badan sebesar 1,88 cm. Program  pengabdian masyarakat pendampingan pada keluarga balita stunting yaitu menjadi salah satu terobosan baru  dalam  penentuan strategi  yang  efektif  dan  terintegrasi,  berbasis  masyarakat  untuk menurunkan  resiko  stunting.
OPTIMALISASI KOMPOSISI RANSUM UNGGAS BERBASIS LIMBAH SAWIT Husein, Firdaus; Dilfa, Muhammad; Nisfimawardah, Lailatun; Riskayanti, Riskayanti; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina
AGRIBIOS Vol 22 No 1 (2024): JUNI
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v22i1.4553

Abstract

Polutry farming in Central Kalimantan has shown a positive trend in the last 3 years. The increase in chicken farming causes the use of livestock rations to increase. Feeding is the largest contributor to production costs in the chicken farming industry, contributing 70-80% of production costs. The current increase in feed prices means that farmers have to look for new innovations to overcome this problem, where the price of animal feed rations is relatively cheaper and the nutrition obtained by livestock is still achieved. The innovation that can be used is using palm oil waste as a substitute for corn and rice bran. Palm kernel meal (BIS) is a by-product of the palm oil industry where the nutritional content obtained by BIS is very suitable as an alternative animal feed in terms of nutritional content and is easy to obtain at a relatively cheaper price. However, there is no model for formulating animal feed rations. So in this research, a model of animal feed ration formulation was created using the linear programming method to determine the optimal composition for preparing this animal feed ration. The objective function of this model is to minimize the price of animal feed rations. Before the model is used, model verification and validation is carried out which is useful for testing logical suitability and compatibility with the real system. The results of the model that has been created can reduce the cost of producing animal feed rations is 11%, which is the actual condition Rp. 6,800 and the model obtained is Rp. 6,114 where the nutrition obtained is relatively the same as actual conditions. Keywords: Palm Kernel Meal, Production Costs, Nutritional Requirements, Minimization.
Utilization of Various Diluents on the Quality of Frozen Semen from Saanen Goats Nisfimawardah, Lailatun; Husein, Firdaus; Astuti, Erlina; Monasdir, Monasdir; Riskayanti, Riskayanti; Nugroho, Antonius Adhityawan
JURNAL ILMIAH PETERNAKAN TERPADU Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : DEPARTMENT OF ANIMAL HUSBANDRY, FACULTY OF AGRICULTURE, UNIVERSITY OF LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jipt.v13i1.p179-193

Abstract

Saanen goats have low semen volume per ejaculation but high concentration. This study was conducted at the Singosari Center Artificial Insemination (SCAI), Malang Regency, East Java. The purpose of this study was to determine the effect of using various diluents on the quality of Saanen goat semen. The samples used consisted of 3 male Saanen goats with body weights of 32.5 kg, 43 kg and 44.5 kg with ages of 1.5-2 years. The use of various different diluents consisted of tris aminomethane egg yolk diluent (Treatment 0), AndroMed® (Treatment I) and OvixCell® (Treatment II). The research method used a laboratory experimental method using a Randomized Block Design (RAK). Data analysis using Analysis of Variance (ANOVA) if there is a significant or very significant difference then further analysis using Duncan's Multiple Range Test. The results showed that the use of various different diluents had no significant effect (P>0.05) on motility, viability and spermatozoa abnormalities. The research variables included volume, color, pH, odor, consistency, spermatozoa concentration, motility, viability and abnormality. The results showed that the use of various diluents was feasible to be used as diluents and was able to maintain normal motility>40%, spermatozoa survival and abnormality (<5%) against semen freezing.
Analisis Usaha Ternak Ayam Broiler Di Kandang Kampus Polilaman Selama Satu Kali Masa Produksi Astuti, Erlina
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i2.3290

Abstract

This study aims to find out and analyze the broiler chicken farming business for one production period. The type of data used in this study is quantitative data, namely data in the form of numbers, which are related to the aspect of revenue (sales of production products) and expenses during the production process, both fixed costs such as the cost of depreciation of cages and equipment and others as well as non-fixed costs (variable costs) such as the cost of production facilities (chicken seeds, feed and medicines). the cost of litter materials and others. This component of revenue and expense will be used to calculate income or profit in the broiler chicken farming business. The data obtained were then analyzed descriptively to describe the business conditions and characteristics of farmers, the composition of production costs, revenue and income of broiler farming businesses. From the results of the study, it can be concluded that the broiler farming business of the POLILAMAN campus with a business scale of 100 heads provides a considerable profit or income, namely - (rupiah) per production period for 35 days.
MOTIVASI ANAK SEKOLAH DASAR DALAM MENGKONSUMSI SEGELAS SUSU DALAM MENDUKUNG KECERDASAN SEMPURNA Astuti, Erlina; Nugroho, A. Adhityawan; Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Desi, Donatalia; Sina, Florida
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 8 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i8.3215-3220

Abstract

Kesadaran Masyarakat Indonesia tentang pentingnya gizi sempurna untuk kecerdasan anak masih dalam kategori rendah, pemahaman tentang susu sebagai pemenuh gizi seimbang juga masih kurang dan jumlah susu yang dikonsumsi masyarakat semakin menurun dari tahun ke tahun. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk mengetahui seberapa besar dorongan dalam diri individu dalam pentingnya minum susu untuk masyarakat usia anak-anak di perkampungan trans Kalimantan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyakarat dilakukan dengan serangkaian kegiatan diantaranya observasi, pengukuran tinggi badan dan berat badan, studi literatur, serta penyuluhan dan kegiatan minum susu bersama. Penyuluhan telah dilakukan di SD N Sumber Mulya Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau yang dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari siswa, guru, wali murid, dosen dan tenaga kependidikan serta mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa motivasi anak sekolah dasar dalam mengkonsumsi segelas susu tinggi sehingga perlu dibarengi dengan peningkatan pengetahuan masyarakat di perkampungan trans Kalimantan tentang pentingnya minum susu untuk memenuhi gizi sempurna.
PELATIHAN PEMBUATAN SOSIS AYAM DENGAN PENAMBAHAN BAWANG DAYAK (ELEUTHERINE PALMIFOLIA (L) MERR ) DI DESA SUMBER MULYA Monasdir, Monasdir; Nugroho, A. Adhityawan; Husein Husein, Firdaus; Riskayanti, Riskayanti; Nisfimawardah Mawardah, Lailatun; Astuti, Erlina; Agustin Hayu Setyowati, Eka; Magdalena Nio, Maria
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 9 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i9.3385-3391

Abstract

Produk pangan umumnya diproduksi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi mulai lebih kearah pemenuhan aspek kesehatan atau pangan fungsional. Oleh karena itu dibutuhkan diversifikasi produk olahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak sebagai pangan fungsional tinggi antioksidan dan sehat. Pelatihan pembuatan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak merupakan program kegiatan yang dilakukan dengan pembuatan sosis dari bahan seperti daging ayam bagian dada, tepung tapioka, minyak, merica bubuk, susu skim bubuk, garam, kaldu bubuk, es batu dan bawang dayak. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan cara membuat sosis ayam dengan penambahan bawang dayak skala rumahan yang sehat bagi ibu PKK kemudian untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan dalam menunjang pendapatan ekonomi keluarga dan menjadi sarana cemilan sehat untuk anak. Penambahan bawang dayak pada produk sosis diharapkan dapat menghasilkan produk olahan daging fungsional khususnya sosis ayam. Sasaran dari kegiatan ini adalah para Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Desa Sumber Mulya. Metode kegiatan ini dilakukan dengan demonstrasi serta memberikan konsultasi tentang cara pengolahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak. Hasil dengan diadakan pelatihannya ini dapat mengembangkan potensi tumbuhan lokal yaitu bawang dayak yang ditambahkan ke produk sosis ayam sehingga dapat memanfaatkan kandungan antioksidan sebagai pangan fungsional. Kemudian terdapat peningkatan pengetahuan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) di Desa Sumber Mulya Mengenai cara pengolahan sosis ayam dengan penambahan bawang dayak namun masih perlu pendampingan dalam pengembangannya. Selain itu juga pelatihan ini dapat menjadi usaha dan produk khas desa sumber mulya.
POTENSI DAYA SAING PETERNAKAN RAKYAT SAPI POTONG DI PROVINSI KALIMANTAN TENGAH BAGIAN BARAT Husein, Firdaus; Monasdir, Monasdir; Astuti, Erlina; Hadu, Donatalia Desi; Sina, Florida
AGRIBIOS Vol 23 No 02 (2025): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v23i02.7261

Abstract

ABSTRACT Beef cattle farming plays a vital role in national meat supply and regional economic development. The western region of Central Kalimantan, comprising Kotawaringin Barat, Lamandau, and Sukamara Regencies, holds substantial potential for the development of this sector due to its abundant land and feed resources. This study aims to analyze the competitive and comparative advantages of beef cattle farming using the Policy Analysis Matrix (PAM) approach. The research was conducted from January to March 2025 using a census method involving 45 farmers (15 farmers per regency) with a minimum herd size of 15 head. Data collected included production costs, revenues, input–output prices, and policy factors influencing the farming system. The PAM analysis was employed to assess competitive advantage (Private Cost Ratio/PCR) and comparative advantage (Domestic Resource Cost Ratio/DRCR), as well as the impact of policy on profitability. The results showed that beef cattle farming in the western region of Central Kalimantan possesses a competitive advantage, with a PCR value of 0.65, and a comparative advantage, with a DRCR value of 0.58, indicating efficiency both financially and economically. Government support in the form of local feed subsidies and cattle vaccination programs has enhanced profitability, although price distortions remain for certain production inputs. Optimizing oil palm–cattle integration, improving feed quality, and strengthening market access were identified as key strategies to further enhance competitiveness in the future.