Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI MODEL VALUE-BASED HEALTHCARE DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI DAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DI PUSKESMAS KOTA MEDAN Lubis, Syafirda Alifah; Agustina, Dewi; Hafidzah, Fidiana; Br Barus, Maharani; Lubis, Putri Ananda; Nasution, Yulia Adinda
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 2 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i2.27970

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis dampak dari penerapan model VBHC terhadap efisiensi operasional dan kualitas layanan di Puskesmas tersebut. Metode penelitian dilakukan secara kualitatif dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model VBHC telah memberikan dampak positif yang signifikan terhadap efisiensi dan kualitas pelayanan di Puskesmas Kota Medan. Dalam aspek efisiensi operasional, model VBHC telah membantu dalam meningkatkan manajemen sumber daya, mengoptimalkan penggunaan tenaga kerja, dan mengurangi pemborosan. Koordinasi antarunit pelayanan juga meningkat, memungkinkan tim medis untuk bekerja secara lebih terintegrasi dan efektif. Selain itu, penerapan model VBHC juga membawa perubahan dalam paradigma pelayanan kesehatan di Puskesmas tersebut. Fokus yang lebih besar diberikan pada kebutuhan individu pasien, dengan penekanan pada pengukuran hasil klinis dan kepuasan pasien. Hal ini mengarah pada pelayanan yang lebih personal dan terarah, meningkatkan kepercayaan dan kepuasan pasien terhadap layanan yang diberikan. Secara keseluruhan, hasil penelitian menegaskan bahwa implementasi model VBHC memiliki potensi besar untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat primer, seperti Puskesmas. Namun, tantangan dalam mengadaptasi model ini juga diakui, termasuk dalam hal pengelolaan data dan pengukuran hasil yang akurat. Oleh karena itu, penelitian lebih lanjut dan dukungan yang berkelanjutan diperlukan untuk memaksimalkan manfaat dari penerapan model VBHC di fasilitas pelayanan kesehatan primer.
Kajian Perilaku Masyarakat Pesisir yang Mengakibatkan Kerusakan Lingkungan di Pantai Mangrove Desa Tanjung Rejo Kecamatan Percut SEI Tuan Hasiibuan, Arini Salsabila; Nasution, Aldi Syahputra; Thoibah, Baldatun; Pratiwi, Dwika Ardelya; Ayenti, Erika; Pratiwi, Khairani Putri; Br Barus, Maharani; Sirait, Salshabila Azzahra; Priyatna, Sekar Harum; Mawaddah, Qisti; Ayu, Delfriana
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 2 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i2.900

Abstract

One of the most common places found is the beach. The beach is where the tide meets the land. Beaches are one of the rapidly growing tourist destinations and have strategic potential, such as the mangrove beach. The most common environmental problem is waste. High waste production will definitely have an impact on the environmental health involving communities and other living creatures. The purpose of this research is to understand the behavior of the community that causes environmental damage. This research uses a quantitative descriptive method where data is collected through questionnaires with simple random sampling techniques. The results show that coastal community behavior tends to be less favorable because it causes environmental damage at the mangrove beach. The conclusion of this research is that community behavior falls into the less favorable category, causing environmental damage at the mangrove beach. This is supported by the overall results, where the activities of the population (50%), natural resource conditions (80%), and mangrove conditions (53.3%) all fall into the less favorable category.