Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

PEMBENTUKAN PERAN GENDER ANAK BERDASARKAN PERSPEKTIF POLA ASUH ORANG TUA SUKU JAWA Nurhaliza, Ayuputri Ekka; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 5, No 2 (2023): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v5i2.102364

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kondisi pengasuhan di suku jawa terkait dengan pemberian informasi mengenai peran gender kepada anak. Menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi, penelitian ini dilakukan dengan 2 kali pertemuan yaitu wawancara dan observasi. Subjek penelitian ini adalah 8 responden (4 pasang orang tua), dan 4 anak usia 4-5 tahun yang berasal dari Desa Banyudono, Kecamatan Kuwiran, Kabupaten Boyolali. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan menggunakan triangulasi teknik. Menunjukan bahwa responden yang lahir, besar, dan menetap di jawa sudah memiliki kecenderungan patriarki yang menurun.
PENGARUH DIGITAL STORYTELLING TERHADAP DRESSING SKILLS ANAK USIA DINI Salsabila, Aqila Tsabita; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 3 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i3.102247

Abstract

Dressing skills merupakan salah satu keterampilan dalam self care skills yang sangat penting bagi anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh digital storytelling terhadap dressing skills pada anak usia 4-5 tahun. Digital storytelling merupakan salah satu media yang dapat digunakan dalam pembelajaran anak usia dini termasuk untuk mengembangkan dressing skills anak. Penggunaan digital storytelling dalam penelitian ini berupa video mengenai cara memakai pakaian dan melepas pakaian. Penelitian ini dilaksanakan di TK Negeri Pembina Kartasura. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 20 anak yang berusia 4-5 tahun, sampel dalam penelitian ditentukan dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh anggota populasi dijadikan sampel dalam penelitian sebagai kelas eksperimen. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain penelitian jenis One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melalui tes unjuk kerja yang dilakukan dua kali yaitu pretest dan posttest untuk mengukur dressing skills anak. Analisis data menggunakan statistik parametik yaitu uji normalitas menggunakan teknik Shapiro Wilkdan uji hipotesis menggunakan Paired Sample T-Test . Hasil penelitian menunjukkan perbandingan yang signifikan anatara hasil nilai pretest dan posttest, serta adanya peningkatan dressing skills pada anak sesudah penggunaan media digital storytelling, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh digital storytelling terhadap dressing skills anak usia 4-5 tahun TK Negeri Pembina Kartasura.
PENGARUH BERMAIN OUTDOOR MELALUI CIRCUIT TRAINING TERHADAP FISIK MOTORIK KASAR ANAK Kusumawati, Nyla Arum; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 1 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i1.102463

Abstract

Fisik motorik kasar pada anak merupakan kemampuan anak dalam melakukan gerakan yang memanfaatkan otot-otot besar yang penting sebagai dasar bekal anak dalam melakukan mobilitas gerak di kehidupannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain outdoor melalui circuit training terhadap perkembangan fisik motorik kasar pada anak usia 5-6 tahun atau kelompok B TK Negeri Pembina Sukoharjo. Bermain outdoor melalui circuit training adalah sebuah metode yang dikonsepkan untuk merangsang aspek perkembangan fisik motorik anak dalam meningkatkan kemampuan motorik kasar. Subjek penelitian ini yaitu empat belas anak yang terdiri dari tujuh anak laki-laki dan tujuh anak perempuan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Hasil penelitian ini uji hipotesis dinyatakan Ha diterima dan Ho ditolak yang artinya terdapat peningkatan fisik motorik kasar pada anak melalui bermain outdoor dengan metode circuit training, dibuktikan dengan adanya peningkatan presentase pada posttest dengan peningkatan presentase sebesar 18,68%.
UPAYA MENINGKATKAN STORY SEQUENCING SKILL MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE Setiyaningrum, Dwi; Rahmawati, Anayanti; Winarji, Bambang
Early Childhood Education and Development Journal Vol 6, No 2 (2024): Early Childhood Education and Development Journal
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ecedj.v6i2.117208

Abstract

Perkembangan bahasa merupakan perkembangan yang sangat penting karena sebagai alat komunikasi di kehidupan sehari-hari. Bahasa juga sebagai alat komunikasi yang dapat dituangkan dalam bentuk tulisan, kata, kalimat, isyarat, bunyi, lambang, dan gambar. Perkembangan bahasa anak dapat distimulus dengan kegiatan story sequencing skill, sehingga penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan story sequencing skill melalui model pembelajaran picture and picture anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan selama 2 siklus, setiap siklus dilaksanakan 3 kali pertemuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik uji validitas yang digunakan yaitu triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Teknik analisis data menggunakan Teknik analisis data kualitatf dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai ketuntasan kegiatan pembelajaran story sequencing skill melalui model pembelajaran picture and picture anak usia 5-6 tahun meningkat dari pra tindakan sebesar 23,52%, siklus I sebesar 58,82%, dan siklus II sebesar 88,23%. Berdasarkan uraian data di atas dapat disimpulkan bahwa menggunakan model pembelajaran picture and picture dapat meningkatkan story sequencing skill anak usia 5-6 tahun.