Jatnika, Dyana Chusnulitta
Department Of Social Welfare, Faculty Of Social And Political Science, Universitas Padjadjaran, Sumedang, Indonesia

Published : 11 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Share : Social Work Journal

DINAMIKA INTERAKSI SOSIAL REMAJA DI ERA DIGITAL DAN PERAN PEKERJA SOSIAL Ramadhani, Aiska Firanaya; Jatnika, Dyana Chusnulitta
Share : Social Work Journal Vol 14, No 2 (2024): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v14i2.59963

Abstract

Perkembangan teknologi digital yang pesat memberikan dampak signifikan terhadap dinamika interaksi sosial, terutama di kalangan remaja. Dinamika ini mencakup perubahan pola komunikasi, pengaruh media sosial terhadap pembentukan identitas, hingga pergeseran fokus pada hubungan interpersonal. Interaksi sosial secara virtual kini menjadi bagian integral dari kehidupan remaja, yang mana memungkinkan perluasan jejaring sosial secara global, namun juga menghadirkan tantangan seperti isolasi sosial, kecanduan teknologi, cyberbullying, dan miskomunikasi. Artikel ini mengkaji dinamika tersebut dengan menggunakan metode studi literatur melalui analisis berbagai jurnal dan artikel ilmiah relevan. Hasil studi menunjukkan bahwa meskipun media teknologi digital menawarkan peluang untuk konektivitas yang lebih luas, risiko yang ditimbulkan tidak dapat diabaikan. Dalam konteks ini, pekerja sosial memiliki peranan penting untuk membantu remaja menghadapi tantangan yang muncul, termasuk bertindak sebagai fasilitator dalam interaksi yang sehat, konselor dalam menangani masalah emosional dan psikososial, serta agen perubahan untuk mendorong adaptasi positif terhadap transformasi digital. Melalui pendekatan Person in Environment dan kolaborasi dengan berbagai pihak, pekerja sosial dapat merancang intervensi yang holistik dan efektif guna mendukung kesejahteraan sosial remaja di era modern ini.  The rapid development of digital technology has significantly impacted the dynamics of social interaction, particularly among adolescents. These dynamics include shifts in communication patterns, the influence of social media on identity formation, and changes in how relationships are built and maintained. Virtual social interactions have become an integral part of adolescents' lives, enabling the global expansion of social networks while also introducing challenges such as social isolation, technology addiction, cyberbullying, and miscommunication. This article examines these dynamics using a literature review method by analyzing various relevant journals and scientific articles. The findings indicate that while digital technology provides opportunities for broader connectivity, the associated risks cannot be overlooked. In this context, social workers play a crucial role in supporting adolescents in addressing these challenges, including acting as facilitators for healthy interactions, counselors in managing emotional and psychosocial issues, and agents of change to foster positive adaptation to digital transformation. Through the Person in Environment approach and multi-stakeholder collaboration, social workers can design holistic and effective interventions to support the social well-being of adolescents in the modern era. 
EFEKTIVITAS SOSIALISASI SEBAGAI PENDEKATAN PARTISIPATIF DALAM PROGRAM SOSIAL: TINJAUAN SISTEMATIS LITERATUR Nuryana, Risyha Silfita; Jatnika, Dyana Chusnulitta; Firsanty, Farah Puti
Share : Social Work Journal Vol 15, No 1 (2025): Share : Social Work Journal
Publisher : University of Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/share.v15i1.63487

Abstract

Pendekatan partisipatif merupakan strategi yang diakui luas dalam implementasi program sosial, dengan tujuan mendorong keterlibatan aktif masyarakat serta menjamin keberlanjutan program. Salah satu instrumen utama dalam pendekatan ini adalah sosialisasi, yang berperan sebagai media komunikasi sekaligus ruang partisipasi. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau efektivitas sosialisasi sebagai bagian dari strategi partisipatif melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan terhadap berbagai studi empiris dan konseptual yang relevan, dengan menelaah dimensi-dimensi utama seperti pemaknaan sosialisasi, bentuk dan strategi pelaksanaan, metode penyampaian dan dinamika interaksi, tantangan implementasi, serta dampaknya terhadap keberlanjutan program sosial. Hasil kajian menunjukkan bahwa bentuk sosialisasi langsung (tatap muka) masih menjadi metode yang paling umum digunakan, sementara pendekatan interaktif dan kolaboratif, khususnya yang melibatkan aktor lokal dan pemantauan berkelanjutan, terbukti lebih efektif dalam meningkatkan penerimaan dan partisipasi masyarakat. Metode komunikasi dua arah juga lebih mampu membangun pemahaman dan keterlibatan yang bermakna. Efektivitas sosialisasi sangat dipengaruhi oleh relevansi kontekstual, konsistensi pelaksanaan, dan integrasi dengan upaya penguatan kapasitas masyarakat. Kajian ini menegaskan pentingnya perancangan strategi sosialisasi yang kontekstual, inklusif, dan berorientasi keberlanjutan, sebagai dasar bagi pengembangan program sosial yang lebih adaptif dan berdaya.