Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

System Management Informasi Akademik berbasis QR Code pada KTM rizal, ahmad; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Susilawati, Helfy
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 1 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i1.1917

Abstract

Kartu Tanda Mahasiswa merupakan identitas bahwa mahasiswa tersebut terdaftar di salah satu perguruan tinggi.Pihak akademik adalah bagian yang mengelola aktifitas mahasiswa.Aktifitas perwalian dan bimbingan mahasiswa masih menggunakan pembukuan belum digital.Berdasarkan survei yang dilakukan kartu tanda mahasiswa tidak terlalu di fungsikan. Penelitian ini bertujuan untuk (1) rancang bangun System Management Informasi Akademik berbasis QR Code pada Kartu Tanda Mahasiswa (KTM),(2) mengintegrasikan sensor dengan system.Menggunakan esp32-cam untuk dijadikan mikrokontroller dan pembaca qr code.Notifikasi untuk hasil pembacaan qr-code menggunakan indicator hijau,indicator merah dan notifikasi suara.Pengiriman data dari esp32-cam ke database menggunakan metode http post.Database yang digunakan adalah MySQL.Pembuatan web apps menggunakan framework Laravel.Pada web ada 3 jenis role yaitu mahasiswa,dosen,dan admin.Fitur pada role mahasiswa adalah Bimbingan Tugas Akhir,Profile,Perwalian.Fitur role dosen yaitu profile dan bimbingan.Fitur role admin yaitu pembuatan akun baru dan daftar akun.Berdasarkan hasil pengujian dan analisa pembuatan system management informasi akademik berbasis qr code ini sudah berjalan sesuai dengan yang direncanakan.
Perancangan Sistem Pengenal Wajah dengan Menggunakan ESP32 Berbasis Data Base Web Server Utama, Widiyanto Krisna; Rukmana, Ade; Ikhsan, Akhmad Fauzi
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 1 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i1.1918

Abstract

Seiring perkembangan teknologi yang semakin maju, memberikan banyak dampak baik untuk perubahan ke arah yang lebih baik dan perubahan kearah yang lebih progresif. Salah satu inovasi teknologi yang memanfaatkan kamera sebagai perangkat untuk pengenalan wajah akan sangat bermanfaat untuk pengaplikasian kedepannya. Pengenalan Wajah (Face Recognition) adalah proses identifikasi manusia dengan menggunakan gambaran raut wajah. Dalam perancangan sistem ini penulis menggunakan modul ESP32-CAM sebagai alat pengenalan wajah. Hasil pengujian menunjukan untuk semua waktu pengambilan memiliki delay pengambilan sekitar 2 detik, dalam tingkat keberhasilan penyimpanan memiliki 100%, pengujian untuk jarak 10cm memiliki rata-rata 0% tingkat keberhasilan, jarak 15cm keberhasilan membaca 40%, jarak 20cm memiliki keberhasilan membaca 80%, jarak 30cm dan 40cm memiliki keberhasilan 100%, dan ketika data dikirim oleh ESP32-cam ke database sesuai dengan data yang dikirim oleh ESP32-cam, untuk waktu konektivitas didapat waktu yang sama meskipun jarak dengan akses point bervariasi.
Analisis Perbandingan Performa serta Efisiensi Energi Routing Protocol Data Centric SPIN dengan Directed Diffusion Wireless Sensor Network Rachman, Taufik; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2304

Abstract

Wireless Sensor Network (WSN) merupakan suatu jaringan multi hop nirkabel yang terdiri dari beberapa node yang tersebar di suatu area yang mengatur dirinya sendiri. Dalam pengaplikasian WSN memiliki suatu masalah yang sering muncul yaitu tingkat konsumsi energi dan performanya. Dalam upaya memecahkan masalah tersebut, diperkenalkan routing protocol berbasis data centric yang bertujuan untuk meminimalisir penggunaan energi. Salah satu routing protocol berbasis data centric yaitu SPIN dan directed diffusion. Berdasarkan hal tersebut dilakukannya penelitian untuk mengetahui perbandingan performa dan penggunaan energi. Penelitian ini menggunakan metode simulasi jaringan dengan bantuan software Network Simulator 2 (NS 2) untuk mendapatkan hasil berupa parameter jaringan. Parameter yang dibandingkan yaitu throughput, end-to-end delay, packet delivery ratio, konsumsi energi dan node life time. Hasil penelitian didapatkan bahwa directed diffusion lebih baik dalam hal performa berdasarkan parameter throughput bernilai 1281,184 Kbps, end-to-end delay bernilai 65,8975 ms dan packet delivery ratio bernilai 100%. SPIN lebih unggul dalam hal efisiensi energi yang bernilai 28,91%.
Rancang Bangun Pemodelan Alat Pengendali Pintu Otomatis untuk Irigasi Sawah Berskala Kecil Berbasis Arduino Firdaus, Ripki Fauzi; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Matin, Iik Muhammad Malik
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2312

Abstract

Irigasi merupakan salah satu hal yang penting dalam sektor pertanian ataupun perkebunan bertujuan membantu pertumbuhan tanaman supaya dapat tumbuh dengan baik dan bisa berpengaruh pada hasil panen. Perebutan air pada saluran irigasi sering kali menyebabkan terjadi perdebatan bahkan permusuhan. Itu disebabkan oleh adanya ketidakadilan dalam pembagian air kepada setiap petak sawah. Dengan menerapkan metode sistem buka tutup irigasi otomatis dapat memberikan pembagian air pada setiap petak sawah dengan parameter batas ketinggian air yang sama. Sensor ultrasonik JSN-SR04 waterproof dapat mendeteksi ketinggian dari air secara realtime. Arduino mampu memproses input dari sensor dan mampu membedakan kondisi air sawah yang kekurangan ataupun berkecukupan berdasarkan tinggi air sawah sehingga mampu memberikan perintah kepada servo untuk membuka atau menutup pintu irigasi. Penggunaan modul GSM membantu petani dalam memantau kondisi air dengan mengirimkan SMS kondisi sungai. Dari hasil pengujian didapat sistem mampu bekerja dengan relatif baik dan membagi air kepada setiap sawah. Error yang terjadi pada saat pengukuran oleh sensor ultrasonik 1 sebesar 0,0136%, ultrasonik 2 sebesar 0,008% dan ultrasonik 3 sebesar 0,015%. Servo bergerak membuka dan menutup pintu irigasi dengan baik sehingga menghasilkan error 0% pada kedua servo yang terpasang.
Evaluasi Kinerja Routing Protocol PEGASIS Menggunakan NS-2 Paujiah, Awalia; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 2 No 2 (2022): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v2i2.2344

Abstract

Routing protocol PEGASIS pada dasarnya menggunakan algoritma greedy untuk komunikasinya, namun membuat struktur rantai yang panjang sehingga dapat menyebabkan penundaan transmisi yang besar. Maka penelitian ini bertujuan untuk memprbaiki kinerja PEGASIS dengan menggunakan algoritma Simulated Annealing yang diimplementasikan pada base stationya untuk memililh chain leader dan untuk membentuk jalur rantai. Metode penelitian ini yaitu dengan mensimulasikan PEGASIS dengan simulated annealing pada NS2 menggunakan dua jenis skenario yaitu perubahan luas area sebesar 100 x 100 m2, 200 x 200 m2,  300 x 300 m2, dan 400 x 400 m2 dan jumlah node yaitu 60, 80, 100, dan 120 node terhadap jumlah energi yang sama. Hasil penelitian diperoleh bahwa antara skenario perubahan jumlah node dan luas area, skenario yang paling baik untuk konsumsi energi terdapat pada skenario perubahan jumlah node dengan jumlah node sebanyak 60 besar konsumsi energinya sebesar 0.144% namun memiliki waktu delay yang cukup tinggi yaitu 0.000148952 s. Sama halnya untuk kondisi terbaik untuk delay yaitu terdapat pada perubahan jumlah node dengan jumlah node 120 node pada luas area 100 x 100 m2 dengan waktu delay 0.000148461 s namun memiliki jumlah konsumsi energi yang besar yaitu 0.288%.
Rancang Bangun Robot Penyemprot Pestisida dengan Sistem Wall-Follower pada Tanaman Cabai Widiyanti, Iwin; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 3 No 2 (2023): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v3i2.2788

Abstract

Sebagai negara yang subur kebanyakan penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Dalam proses penyemprotan cairan pestisida pada tanaman di lahan terbuka biasanya menggunakan tenaga manusia, jenis penyemprot yang biasa digunakan yaitu knapsack sprayer, menggunakan mesin bahan bakar bensin, helikopter dan traktor. Penggunaan beberapa alat penyemprot memiliki kelemahan yaitu seperti knapsack sprayer dan penyemprot menggunakan mesin berbahan bakar bensin sangat melelahkan, karena petani harus menggendong sprayer dengan bobot mencapai 15 kg. Dengan demikian dibutuhkan sistem yang mampu membaca dinding bedengan yang akan dijadikan lintasan robot dalam melakukan penyemprotan pestisida, sistem tersebut yaitu sistem wall follower. Sistem wall follower bergerak dengan membaca dinding lintasan. Dengan menggunakan alat ini, yang dirancang untuk penyemprotan lebih mudah dan tidak lagi membutukan begitu banyak tenaga manusia, dimana alat ini menggunakan sensor ultrasonic sebagai pengukur jarak dan Arduino Uno sebagai alat kontrol penggerak motor penyemprotan. Dari hasil pengujian Penyemprotan pestisida otomatis menggunakan sensor ultrasonik dapat mendeteksi tanaman cabai pada jarak maksimum 15 cm. Untuk kecepatan PWM motor DC dapat diatur sesuai dengan kondisi dengan cara menginput kecepatan PWM secara manual dari angka 255 sampai 120, untuk angka dari <120 PWM maka motor DC tidak akan berfungsi.
Rancang Bangun Alat Deteksi Konsentrasi Timbal dalam Air Riswanto, Riswanto; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Nurpadillah, Sifa
Fuse-teknik Elektro Vol 3 No 2 (2023): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v3i2.3399

Abstract

Telah dilaksanakan penelitian terkait penginderaan kandungan ion timbal dalam air dengan memanfaatkan serat optik plastik dan sensor cahaya LDR. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan karakterisasi sensor ion timbal berbasis serat optik plastik. Serat optik dikupas jaket dan claddingnya, kemudian claddingnya diganti dengan gel kitosan. Serat optik dikonfigurasi dengan variasi panjang dan pelapisan kitosan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode gelombang evanescent. Hasil pengujian menunjukan bahwa semakin panjang pelapisan kitosan pada serat optik, cahaya yang merambat pada core dan sampai pada sensor LDR semakin mengecil. Pengecilan rambatan cahaya tersebut berakibat pada tegangan output pada LDR semakin turun. Hasil pengujian terbaik sensor ion logam timbal dalam air diperoleh dari variasi pengupasan 2cm dengan  nilai koefisien korelasi sebesar R2 = 0.9524. Bilai lebih dari alat penginderaan yang telah dirancang ini adalah mempunyai kepekaan yang cukup tinggi, biaya lebih murah, dan fabrikasi yang tidak rumit.
Rancang Bangun Alat Pendeteksi Logam Berat pada Makanan Berbasis Arduino Rahman, Aditiya; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Wiharso, Tri Arif
Fuse-teknik Elektro Vol 3 No 2 (2023): Fuse-teknik Elektro
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jft.v3i2.3420

Abstract

Di Indonesia, produksi, impor, dan distribusi pangan harus mematuhi standar ketat yang mencakup kriteria keamanan, kualitas, dan gizi pangan. Peraturan ini mencakup penetapan ambang batas maksimum pencemaran logam berat., perusahaan makanan besar biasanya menggunakan sistem pendeteksian logam yang baik. Sebaliknya, industri makanan skala kecil dan menengah cenderung menghindari penggunaan sistem deteksi logam canggih karena biayanya yang besar. Tujuan penelitian ini agar terciptanya alat deteksi logam pada makanan yang dapat deterapkan oleh industri menengah kebawah. Pada alat ini menggunaan metode sistem koil seimbang. Bukaan tempat produk bergerak dikelilingi oleh tiga kumparan. Pada inti deteksi terdapat kumparan pemancar yang memancarkan sinyal yang menghasilkan medan elektromagnetik,.sehingga koil antar sisi penerima dapat menerima sinyal elektromagnetik yang dapat berubah ketika adanya gangguan logam yang melewatiya,  gangguan tersebut dapat diketahui dengan megukur tegangan keluaran pada pemerima sehingga metode ini cocok untuk peterapkan pada deteksi logam makanan. Logam yang sangat kecil merupakan tantangan bagi sensor untuk dibuat dengan sensitifitas yang sangat tinggi , sehingga keberadaan logam didalam makanan dapat dideteksi dengan baik. Berdasarkan hasil dari pengujian alat ini logam berjenis besi (Fe), Alumunium (Al), Timbal (Pb), dan Stainless (Ss) dengan ukuran masing-masing 0,1 gr, 0,2 gr, 0,3 gr, 0,4 gr, dan 0,5 gr dapat dideteksi dengan pembacaan beda  tegangan pada millvolt. Sistem komunikasi antara sistem pedeteksi dan penyortir bekerja sangat baik sesuai dengan cara kerja alat.
Peningkatan Kreativitas dan Pemahaman Siswa tentang Energi Terbarukan Melalui Perakitan Mobil Mainan Bertenaga Surya di SMP Baitul Hikmah Ikhsan, Akhmad Fauzi; Nurpalah, Rifki; Nugroho, Ginaldi Ari; Sopian, Sani Moch; Wardani, Sekar Ayu Kusuma
Educatio Vol 20 No 1 (2025): Educatio: Jurnal Ilmu Kependidikan
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/edc.v20i1.29853

Abstract

This activity was organized with the aim of introducing the concept of renewable energy, particularly solar energy, to students of SMP Baitul Hikmah through the assembly of solar-powered toy cars. The program was designed to raise students' awareness of the importance of environmentally friendly energy while also enhancing their critical thinking skills and creativity in applying theory to practice. Throughout the activity, students actively participated in the assembly process and encountered various technical challenges that encouraged them to find solutions independently. As a result, the activity demonstrated an improvement in students' understanding of solar energy as well as the development of their creativity in completing assigned tasks.
(Get, Use, Store, and Dispose) Drug Education as an Effort to Improve Public Health in Cihaurkuning Village-Malangbong Amalia, Anita; Ramdani, Fathullah; Sobirin, Dinda Husnainah; Ikhsan, Akhmad Fauzi; Nurfauzi, Raihan Alhakim; Pasciana, Rostiana
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 03 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (August)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i3.996

Abstract

This outreach activity aims to increase understanding of drug use among residents of Cirumampa Village, Cihaurkuning Village, Malangbong, Garut. Held on August 15 2024, this session targets 23 participants, and focuses on the concept of DAGUSIBU (Get, Use, Save, Dispose - Get, Use, Save, Dispose). The program covers various aspects of medication management, including medication classification, appropriate dosage, storage conditions, and safe disposal. By spreading knowledge about DAGUSIBU, this initiative seeks to empower community members to make informed decisions regarding their medication use and contribute to overall health improvement. These interactive sessions generated active participation, indicating a significant need and appreciation for such educational programs in rural areas. Keyword: DAGUSIBU; Medicine; Health; Cihaurkuning; Malangbong Abstrak Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman penggunaan obat-obatan di kalangan warga Kampung Cirumampa, Desa Cihaurkuning, Malangbong, Garut. Diselenggarakan pada tanggal 15 Agustus 2024, sesi ini menargetkan 23 peserta, dan berfokus pada konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang - Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang). Program ini mencakup berbagai aspek pengelolaan obat, termasuk klasifikasi obat, dosis yang tepat, kondisi penyimpanan, dan pembuangan yang aman. Dengan menyebarkan pengetahuan tentang DAGUSIBU, inisiatif ini berupaya memberdayakan anggota masyarakat untuk membuat keputusan yang tepat mengenai penggunaan obat-obatan mereka dan berkontribusi terhadap peningkatan kesehatan secara keseluruhan. Sesi interaktif ini menghasilkan partisipasi aktif, yang menunjukkan adanya kebutuhan dan apresiasi yang signifikan terhadap program pendidikan semacam itu di pedesaan.