Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PSIKOEDUKASI KESEHATAN MENTAL BAGI KARYAWAN PT. PELINDO TERMINAL PETIKEMAS NEW MAKASSAR Syam, Rahmawati; Nurul Amaliyah; Mutiara Nur Jasynda; Syamsul Bakhri Gaffar; Muhammad Arafah
Abdi Jurnal Publikasi Vol. 2 No. 6 (2024): Juni
Publisher : Abdi Jurnal Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental karyawan di tempat kerja memiliki implikasi yang signifikan terhadap kesejahteraan individu dan produktivitas perusahaan. Penelitian ini mengeksplorasi pentingnya mendukung kesehatan mental di Pelindo Terminal Petikemas New Makassar melalui psikoedukasi. Metode yang digunakan termasuk penyampaian materi Health Talk dan penyebaran poster psikoedukasi. Dengan melibatkan kurang lebih 40 karyawan, kegiatan ini dilakukan dengan pre-test dan post-test untuk mengevaluasi pemahaman dan perubahan persepsi mereka terhadap kesehatan mental. Hasil menunjukkan respon positif dari karyawan terhadap psikoedukasi, menandakan peningkatan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan mental. Implikasi praktis dari studi ini mendukung perlunya strategi berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan mental di lingkungan kerja.  
PSIKOEDUKASI KETAHANAN KELUARGA SEBAGAI SOLUSI PENANGANAN KENAKALAN REMAJA DI ERA DIGITAL Rahmawati Syam; Nur Fitriany Fakhri; Novita Maulidya Jalal; Syamsul Bakhri Gaffar; Mitha Evalista
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 03 (2024): JUNI 2024
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kenakalan remaja di era digital memiliki dampak yang luas dan mendalam pada berbagai aspek kehidupan remaja, termasuk kesehatan mental, hubungan sosial, dan prestasi akademik..Tujuan pengabdian ini adalah memberikan psikoedukasi terkait pentignya ketahanan dalam keluarga sebagai solusi penanganan kenakalan remaja di era digital. Program ini dilakukan dengan menggunakan metode psikoedukasi kepada 30 orang tua yang berasal dari pusat studi gender dan anak (PSGA), Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) IAIN Pare-Pare, dan dosen PIAUD IAIN Pare-Pare.Psikoedukasi diberikan dalam bentuk ceramah dan sesi diskusi dengan peserta.Hasil pengabdian menunjukkan bahwa keluarga yang tangguh cenderung memiliki komunikasi yang terbuka, dukungan emosional yang kuat, dan nilai-nilai yang jelas yang diajarkan kepada anak-anak mereka. Dengan adanya komunikasi yang baik, orang tua dapat lebih mudah mendeteksi perubahan perilaku pada remaja dan memberikan bimbingan yang diperlukan untuk mengatasi masalah sebelum berkembang menjadi kenakalan. Program psikoedukasi dapat memberikan pengetahuan kepada orag tua terkait peran orang tua, karajteristik remaja,penyebab kenakalan remaja, serta bagaimana orang tua menangani kenakalan remaja melalui ketahanan keluarga.
PSIKOEDUKASI TUMBUH KEMBANG ANAK SEBAGAI PENINGKATAN PEMAHAMAN ORANG TUA YANG MEMILIKI ANAK USIA DINI Novita Maulidya Jalal; St Hadjar Nurul Istiqamah; Rahmawati Syam; Syamsul Bakhri Gaffar; Wilda Ansar
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 2 No. 03 (2024): MEI 2024
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari pelaksanaan pengabdian ini adalah untuk peningkatan pemahaman orang tua yang memiliki anak usia dini. Pengabdian ini dilakukan dengan menggunakan metode psikoedukasi meliputi identifikasi kebutuhan, pengembangan materi, penyampaian informasi, interaksi dan diskusi. Pengabdian dilakukan pada tanggal dan hari jam. Peserta terdiri atas 30 peserta yang terdiri atas ibu-ibu dan bapak-bapak dilaksanakan oleh Yayasan Pendidikan Al Bisyru Islamic Schoo pada pkl 16.30-17.30 wita.Peserta mengikuti kegiatan dengan focus dan antusias. Hasil pengabdian yakni para orang tua memperoleh informasi terkait tumbuh kembang anak dari narasumber, kemudian melakukan diskusi terkait permasalahan yang dihadapi oeh orang tua terhadap anaknya yang berusia dini. Peserta aktif dan antusias bertanya meliputi strategi mengatasi kecemburuan pada anak, strategi belajar sambal bermain pada anak usia dini, serta memberikan pendidikan karakter pada anak.