Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Implementation of Bicycle Lanes in Pekanbaru City Zaini, Abdul Kudus; Fadillah, Muhammad Arif; Muttaqin, Muhammad Zainal
International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science Том 2 № 02 (2024): International Journal of Multidisciplinary Approach Research and Science
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/ijmars.v2i02.842

Abstract

The concept of fostering environmentally conscious urban environments has emerged as a pivotal strategy in mitigating the escalating pace of developmental endeavors. A prominent approach entails the adoption of eco-friendly transportation modalities, prominently featuring non-motorized conveyance options. A tangible stride towards the realization of eco-centric urban landscapes lies in the alteration of societal lifestyles, thereby cultivating heightened environmental consciousness. Across various locales in Indonesia, the prevalent trajectory towards eco-friendly living is epitomized by the widespread embrace of bicycling as a quintessential means to augment communal mobility. This burgeoning proclivity has engendered the establishment of dedicated bicycle infrastructure within urban landscapes, exemplified by communal cycling initiatives and the institution of “Car Free Day” initiatives. Moreover, Pekanbaru City—characterized by its distinctive topography, climate dynamics, and idiosyncratic urban features—presents a distinct milieu that accentuates the complexities entailed in orchestrating widespread bicycle utilization. Therefore, the objective of this study is to explore how the deployment of bicycle lanes can be tailored to accommodate the community’s demands for bicycle usage, the demographics of bicycle users, and the appropriateness of bicycle lane integration.
Pelatihan Teknik Storytelling Sebagai Pendekatan Pembelajaran Mendalam Berbasis Joyfull Learning bagi Guru SD Kelas Rendah Putra, Alpidsyah; Hidayat, Muhammad Taufik; Junaidi, Teuku; Rizki, Azrul; Fadillah, Muhammad Arif; Nuriana; Usman
Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Gramaswara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Faculty of Cultural Studies, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.gramaswara.2026.006.02.05

Abstract

Pembelajaran mendalam (deep learning) merupakan salah satu pendekatan inovatif dalam pendidikan dasar yang berorientasi pada pengembangan pengetahuan, keterampilan, dan karakter siswa secara bermakna. Namun, implementasi pembelajaran mendalam di sekolah dasar, khususnya di daerah terpencil seperti Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kurangnya variasi metode pembelajaran yang menyebabkan siswa cenderung pasif dan kurang termotivasi dalam memahami materi secara mendalam. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya pelatihan bagi guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih aktif, kreatif, dan menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru SD kelas rendah dalam menerapkan teknik storytelling sebagai pendekatan joyful learning berbasis pembelajaran mendalam. Kegiatan dilaksanakan melalui pelatihan, praktik pembelajaran, dan pendampingan kepada guru-guru sekolah dasar di Kabupaten Gayo Lues. Pelatihan ini memberikan manfaat berupa peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam merancang pembelajaran yang apresiatif, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar yang masih membutuhkan konsep belajar sambil bermain. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebanyak 90% peserta pelatihan berhasil mempraktikkan teknik storytelling berbasis joyful learning dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, pelatihan teknik storytelling efektif mendukung penerapan pembelajaran mendalam sekaligus meningkatkan kreativitas guru dalam menciptakan suasana belajar yang aktif, menyenangkan, dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.