Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Peningkatan Kapasitas Manajemen Pertandingan Sepaktakraw Berbasis Digital di PSTI Tanah Datar Padli; Bais, Syahril; Arwandi, John; Haryanto, Jeki; Arifan, Ikhwanul; Rudyanto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 4 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v4i1.49

Abstract

Olahraga merupakan salah satu bidang yang berkembang pesat di seluruh lapisan masyarakat, khususnya di Indonesia. Sepaktakraw merupakan cabang olahraga yang unik dibandingkan dengan cabang olahraga lainnya. PB. Persetasi berpendapat keunikan sepaktakraw yang kita ketahui dominannya unsur senam, seni dan gerakan akrobatik sebagai dasar keterampilan menuju prestasi olahraga. Selanjutnya ada Nomor-nomor yang dipertandingkan dalam sepaktakraw adalah bertim, doble tim, beregu, doble, quadrant dalam pertandingan sepaktakraw. Dalam hal ini perlu kiranya peningkatan kapasistas manajemen pertandingan yang lebih mengarah ke informasi dan teknologi yang terupdate. Selama ini para pelaku olahraga sepaktakraw masih secara manual dalam menginput data, memasukan data melalui tulisan tangan langsung dan hasil di tempel di dinding, sehingga data dan arsip tidak tersimpan dengan baik, maka dari itu sekarang data sudah bisa disimpan di google drive. Di PB. PSTI Indonesia telah membuat sistem terbaru tahun 2021 sistem manajamen pertandingan yang tersistem melalui, aplikasi ini sudah mulai diterapkan pada PON XX tahun 2021 dan POMNAS 2022, namun perlu juga bagi pelaku-pelaku olahraga manajemen dalam pertandingan untuk memahami dan mempelajari aplikasi tersebut. Terlihat pada saat sekarang ini masih banyak para pelaku olahraga (pengurus, pelatih dan wasit) di daerah yang belum mengenal sistem ini sehingga belum memiliki kompetensi ataupun pemahaman tentang kajian manajemen Pertandingan yang terbaru, sehingga komisi pertandingan lebih mudah dalam bekerja dan para pelatih, wasit, panitia langsung mendapatkan pengetahuan yang luas tentang pelaporan secara langsung yang hanya selesai 1 jam melalui E-sistem mulai dari susunan pool, jadwal pertandingan, data-data hasil pertandingan melalui statistic exel, tersebut. yang menggunakan software dalam hal ini, maka perlu melaksanakan kegiatan sosialisasi, implementasi, dan pelatihan langsung dalam bentuk workshop kepada bidang pertandingan di PSTI Tanah Datar ini yang dilakukan akan memberikan beberapa pemahaman terkait berbagai disiplin ilmu dalam kajian ilmu manajemen pertandingan sepaktakraw.
Pelatihan TOEFL Structure and Written Expression untuk Persiapan Uji Kompetensi Global Mahasiswa Burhan, Kristian; Rudyanto; Sujadesman, Bram
Pengabdian Cendekia Vol. 3 No. 1 (2025): Vol. 3 No 1 (Juni 2025) Membangun Kecendekian: Transformasi Melalui Pengabdian
Publisher : Indonesian Scholars Global Forum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63107/7qx6hh92

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing global mahasiswa keperawatan melalui pelatihan intensif pada bagian Structure and Written Expression dalam tes TOEFL. Banyak mahasiswa keperawatan mengalami kesulitan dalam memahami tata bahasa Inggris, yang merupakan komponen penting dalam uji kompetensi global seperti TOEFL. Program ini dirancang untuk menjawab permasalahan tersebut melalui rangkaian sesi pembelajaran terstruktur dan materi yang terfokus. Pelatihan diikuti oleh 40 mahasiswa D3 keperawatan AKPER YPTK Solok dan dilaksanakan dalam enam sesi selama tiga minggu. Hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan skor yang signifikan, dari rata-rata 34,6 menjadi 56,3. Selain itu, data angket menunjukkan bahwa 92,5% peserta merasa pelatihan sangat membantu dalam memahami struktur kalimat, dan 85% merasa lebih percaya diri dalam menghadapi soal grammar TOEFL. Program ini berhasil mencapai tujuannya dalam membekali mahasiswa dengan keterampilan dan strategi esensial untuk menghadapi ujian kemampuan bahasa Inggris bertaraf internasional. Hasil kegiatan ini juga memberikan dasar yang kuat untuk integrasi dalam kurikulum serta replikasi di program studi kesehatan lainnya.
Analisis Kecepatan Transmisi Data terhadap Redaman pada Teknologi Gpon Adtran dan Raisecom PT Aplikanusa Lintasarta Rudyanto; Ramadhan, Muhammad Fahri; a, Ridwang; Wahyuningsih, Rossy Timur
SIBERNETIK: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 1 (2023): Sibernetik: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universita San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/sjpp.v1i1.178

Abstract

Seiring perkembangan teknologi informasi khususnya di bidang jaringan internet, suara, dan tv. GPON (Gigabyte passive Optical Network) Jaringan akses kabel serat optik merupakan jaringan akses dengan spesifikasi yang sangat baik. Jaringan ini menggantikan jaringan kabel tembaga yang dirasa belum mampu mendukung layanan broadband secara maksimal. Jaringan serat optik ini nantinya akan menghubungkan ODC menuju ODP, sehingga jaringan yang dirancang akan dapat mendukung layanan triple play (voice, data, video) dengan kualitas layanan spesifikasi jaringan yang sangat baik. Dalam tugas akhir kali ini dilakukan analisis jaringan yang digunakan pada penelitian ini adalah Kecepatan Transmisi Data terhadap redaman pada teknologi GPON, Adtran dan Raisecom status, cmd, speed test dan Perbandingan performance jaringan Adtran dan Raisecom. Daya yang digunakan ialah menjadi -25 dbm, -26 dbm, -27 dbm, -28 dbm, -29 dbm, -30 dbm, secara bertahap untuk mendapatkan power daya penulis harus mengatur kerapatan konektor kabel optik untuk mendapatkan power daya yang diinginkan. Dari perbandingan akses internet antara Adtran dan Raisecom yang memiliki kestabilan jaringan dan kecepatan akses lebih baik ialah Adtran dimana Adtran dengan daya terima -25 dbm,-26 dbm, -27 dbm, -28 dbm, -29 dbm, -30 dbm, mempunyai rata-rata kecepatan download 19,9 Mbps dan upload 19.7 Mbps, lebih baik dari Raisecom dengan daya terima -25 dbm, -26 dbm, -27 dbm, -28 dbm, -29 dbm, -30 dbm, mempunyai rata-rata kecepatan download 19,5 dan upload 19.2 Mbps.
Membangun Juara Baru : Program Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Petanque di FOPI Kota Padang Denay, Naluri; Bais, Syahril; Ihsan, Nurul; Putra, Andra Rizky; Haryanto, Jeki; Arwandi, John; Putra, Aldo Naza; Rudyanto
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i2.59

Abstract

Salah satu industry dengan tingkat pertumbuhan terbesar di semua bidang kehidupan adalah olahraga, khususnya di indonesia. Pembinaan juga merupakan faktor penting yang berperan dalam dunia olahraga terutama olahraga Petanque. Petanque termasuk olahraga prestasi yang dipertandingkan di tingkat nasional, untuk mencapai prestasi tersebut perlunya adanya pembinaan dan pengembangan olahraga ini. Petanque merupakan olahraga yang sangat sederhana, permainannya bisa dilakukan dimana saja dan di tekstur lapangan apa saja seperti rumput, tanah, kerikil dan lainnya, untuk bisa memainakan olahraga petanque hanya membutuhkan lapangan seluas 6 x 12 meter. Untuk itu perlunya pengembangan olahraga petanque yang didukung dengan adanya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, para pakar olahraga yang telah menemukan penemuan-pemuan baru, baik secara teoretis olahraga, teknik latihan, dan penemuan peralatan yang canggih untuk menunjang prestasi olahraga agar dapat meningkat. Terlihat pada saat sekarang ini masih banyak belum mengenal olahraga petanque ini di daerah khususnya di Kota Padang sehingga belum memiliki pengetahuan ataupun pemahaman tentang kajian permainan petanque. Maka perlu melaksanakan kegiatan di klub yang ada di FOPI Kota padang untuk sosialisasi, implementasi, dan pelatihan langsung dalam bentuk workshop kepada club olahraga di FOPI Kota Padang memberikan beberapa pemahaman terkait berbagai disiplin ilmu dalam kajian ilmu pertandingan petanque.
AGGRESSIVE SOLID PSEUDOPAPILLARY NEOPLASM OF THE PANCREAS WITH MULTIORGAN INFILTRATION AND SYNCHRONOUS HEPATIC AND INTESTINAL METASTASES: A CASE REPORT Gunawan, Vidro Alif; Fahriza Utama; Rudyanto; Gunawan Tohir; Khairani, Lilis; Ghiffari, Ahmad
Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja Vol. 11 No. 2 (2026): April - June
Publisher : LPPM STIKES Al-Ma'arif Baturaja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52235/cendekiamedika.v11i2.753

Abstract

Solid pseudopapillary neoplasm (SPN) of the pancreas is a rare epithelial tumor that predominantly affects young women and is generally regarded as a low-grade malignant neoplasm with favorable prognosis after complete surgical resection. However, a small subset of cases may exhibit aggressive behavior, including local infiltration and distant metastases. This case is noteworthy because it demonstrates that SPN may present with indolent and nonspecific symptoms despite already showing aggressive intraoperative findings. A 25-year-old woman presented with a 3-month history of intermittent dull epigastric pain, progressive abdominal enlargement, early satiety, abdominal discomfort, and occasional nausea. Physical examination revealed abdominal distension with a palpable mass in the epigastric to left hypochondriac region. Abdominal ultrasonography demonstrated a pancreatic mass measuring approximately 6–8 cm with solid and cystic components, while computed tomography showed a well-defined encapsulated solid-cystic pancreatic mass suggestive of SPN. The patient underwent tumor resection. Intraoperatively, infiltration to the bowel, ovary, and pancreas, as well as hepatic and intestinal synchronous metastaseses, were identified, without major vascular involvement. Histopathologic examination revealed pseudopapillary structures composed of monomorphic tumor cells with cystic degeneration and hemorrhage, consistent with SPN. SPN should be considered in young women presenting with slowly progressive, nonspecific abdominal symptoms and a large solid-cystic pancreatic mass. The main contribution of this case is to emphasize that SPN, although usually indolent, may already demonstrate aggressive behavior at presentation. Integration of clinical presentation, imaging, intraoperative findings, and histopathology remains essential for diagnosis and surgical decision-making, particularly in resource-limited settings where tumor markers and immunohistochemistry are not available.
HUBUNGAN KOORDINASI MATA TANGAN DAN KELENTUKAN DENGAN KEMAMPUAN TEKNIK PASSING BAWAH SISWA EKSTRAKURIKULER BOLAVOLI SMAN 1 PADANG GELUGUR Putra, Ade; Ade; Yenes, Ronni; Putra, Yogi Arnaldo; Rudyanto
JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN Vol. 25 No. 1 (2026): JURNAL ILMU KEOLAHRAGAAN
Publisher : Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/dna4h483

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih banyaknya kesalahan siswa dalam melakukan passing bawah, seperti arah bola tidak tepat sasaran, bola keluar lapangan, serta kurangnya koordinasi mata-tangan sehingga bola tidak melewati net dan memberikan poin bagi lawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan koordinasi mata-tangan dan kelentukan dengan kemampuan passing bawah. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi seluruh peserta ekstrakurikuler bolavoli SMA Negeri 1 Padang Gelugur sebanyak 28 orang, dan sampel 15 orang yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi tes lempar tangkap bola tenis ke dinding, tes bridge-up, dan tes kemampuan passing bawah. Analisis data menggunakan korelasi sederhana dan korelasi ganda pada taraf signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara koordinasi mata-tangan dan kelentukan, baik secara parsial maupun simultan, dengan kemampuan passing bawah siswa.