Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Implementasi Customer Path 5A Melalui Konten Instagram @rumah.brd Devinta, Ramadeani Prima; Setiawan, Bayu; Aji, Restu Ismoyo
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Maret-April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i2.8735

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Customer Path 5A melalui konten Instagram @rumah.brd guna membangun kesadaran audiens terhadap identitas brand Rumah.Brd. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner, wawancara, dan observasi konten media sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten Instagram Rumah.Brd belum secara konsisten membangun pengenalan identitas brand. Oleh karena itu, dirancang konsep verbal dan visual berbasis suasana homie dan hangat sebagai implementasi setiap tahap. Implementasi ini diharapkan mampu menunjukkan bahwa penerapan Customer Path 5A melalui konten Instagram efektif dalam membangun kesadaran, ketertarikan, hingga mendorong tindakan audiens terhadap brand.
Kajian Strategi Desain Infografis sebagai Media Edukasi Kesehatan pada Buku Ilustrasi Hafidzah, Zahrin Nur; Aji, Restu Ismoyo; Chidtian, Aileena Solicitor Costa Rica El
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.8001

Abstract

Penyampaian informasi kesehatan yang efektif kepada masyarakat kerap terhambat oleh kompleksitas materi medis itu sendiri, yang seringkali disajikan dalam format teks panjang dan padat sehingga sulit dicerna. Untuk mengatasi tantangan ini, infografis muncul sebagai solusi inovatif yang menjanjikan. Dengan mengintegrasikan elemen visual dan verbal secara strategis, infografis mampu menyajikan informasi yang rumit menjadi lebih ringkas, menarik, dan mudah dipahami. Penelitian ini berfokus pada eksplorasi strategi desain infografis yang efektif ketika diaplikasikan dalam media buku ilustrasi sebagai sarana edukasi kesehatan. Tujuannya adalah untuk memahami bagaimana desain infografis dapat dioptimalkan guna meningkatkan komunikativitas pesan kesehatan, sehingga audiens dapat menerima dan memahami informasi dengan lebih baik. Pendekatan penelitian ini menggunakan metode kualitatif, yang mencakup studi literatur mendalam, wawancara dengan para profesional di bidang desain grafis, serta analisis mendalam terhadap respons audiens terhadap buku ilustrasi kesehatan yang telah ada. Temuan utama dari kajian ini mengidentifikasi beberapa unsur desain krusial yang sangat mempengaruhi tingkat pemahaman pembaca. Unsur-unsur tersebut meliputi kesederhanaan dalam elemen visual, keterbacaan tipografi yang optimal, konsistensi dalam penerapan elemen desain, serta alur informasi yang logis dan runtut. Selain itu, respons audiens secara konsisten menunjukkan bahwa buku ilustrasi kesehatan menjadi lebih menarik dan efektif ketika disajikan dengan visual yang ramah, tidak terlalu padat, dan mudah diikuti alurnya. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa penerapan prinsip-prinsip desain infografis merupakan strategi yang sangat relevan dan potensial untuk memperkuat fungsi edukasi kesehatan dalam format buku ilustrasi. Dengan desain yang tepat, buku ilustrasi dapat bertransformasi menjadi media edukasi kesehatan yang lebih komunikatif dan berdampak.
Perancangan Card Game Lingkaran Kebiasaan dengan Ilustrasi Komik Strip pada Kehidupan Sehari-hari Remaja Al-Aliyyu, Mohammad Candra; Aji, Restu Ismoyo; Romadhona, Mahimma
VISA: Journal of Vision and Ideas Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Vision and Ideas (VISA)
Publisher : IAI Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Habits are behaviors formed through repetition and are often performed automatically in everyday life. In late adolescence (18–21 years), the process of habit formation is strongly influenced by the social environment, but based on the results of FGDs and questionnaires, adolescents are not yet fully aware of the habit patterns they are experiencing and how to change them. This design aims to design a card game entitled "KeBiasaCard" which raises the concept of the habit loop through cartoon-style comic strip illustrations as an interactive and fun media for adolescents. The method used is the Seven Stages of Design (Ambrose & Harris, 2010) which includes the stages of define, research, ideate, prototype, select, implement, and learn, with data collection in the form of literature studies, interviews, observations, and FGDs. The design results in a card game consisting of 26 habit cards representing the four stages of the habit loop: cue, motivation (craving), response, and reward, as well as 24 interactive cards, with a visual concept using cartoon-style slice-of-life comic strip illustrations and decorative typography. KeBiasaCard is expected to be a medium that can help teenagers recognize and understand the process of habit formation in an interactive and fun way.
Implementasi Animasi Opacity Map untuk Membuat Ilustrasi Digital Artistic Line Yudhanto, Sigied Himawan; Aji, Restu Ismoyo; Sutejo, Aris
IJAI (Indonesian Journal of Applied Informatics) Vol 9, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/ijai.v9i1.90032

Abstract

Abstrak : Animasi Opacity map merupakan metode sederhana yang di gunakan oleh aplikasi untuk membuat animasi 3 dimensi (3D) untuk membuat model berbasiskan tekstur. Model yang di buat adalah tekstur (2D) yang proyeksikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode baru dalam pembuatan ilustrasi digital berbasis garis (artistic line) dengan memanfaatkan teknik animasi Opacity map. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas dan kompleksitas visual dalam proses ilustrasi digital. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan eksperimental, yang di kombinasikan dengan teknik penelitian artistic di mana Opacity map diterapkan untuk mengatur tingkat transparansi pada berbagai elemen garis, sehingga menghasilkan efek visual yang dinamis dan berlapis. Hasil utama penelitian menunjukkan teknik dalam menciptakan dimensi dan kedalaman yang lebih kaya pada ilustrasi 2D, yang sebelumnya sulit dicapai dengan teknik manual konvensional. Kontribusi penelitian ini meliputi pengembangan metode yang dapat diaplikasikan dalam berbagai proyek visual 2D, serta menawarkan pendekatan baru dalam desain grafis dan ilustrasi digital yang memungkinkan penciptaan efek visual yang lebih ekspresif dan menarik. Secara lebih luas, penelitian ini memberikan kontribusi bagi perkembangan ilustrasi digital, khususnya dalam memperkaya teknik visual berbasis garis yang dapat diintegrasikan dalam berbagai media kreatif. Output renderer adalah 3D still image atau format non audio visual. Z Modifier yang digunakan adalah UVW map dengan sedikit perubahan pada modifikasi gizmo dan 7 buah parameter yang terdapat pada UVW map. Mapping Parameter terdiri dari Planar, Cylindrical, Spherical, Shrink Warp, Box, Face, XYZ to UVW, dengan parameter Tile UVW rata-rata 1.0 hingga 1.5 untuk U, berada di angka 1.0 untuk V dan 1.5 untuk W dan koordinat Alignment rata-rata berada di titik X.===============================================Abstract:Opacity map animation is a straightforward method employed by applications to create three-dimensional (3D) animations, specifically for developing texture-based models. The result is a projected 2D texture. This research aims to introduce a new technique for creating line-based digital illustrations, referred to as artistic lines, by utilizing Opacity map animation methods. This approach is anticipated to enhance flexibility and visual complexity in the digital illustration process. The research methodology adopts an experimental approach integrated with artistic research techniques. It involves applying an Opacity map to adjust the transparency levels of various line elements, leading to dynamic and layered visual effects. The main findings of the research illustrate how this technique can produce richer dimensions and depth in 2D illustrations—something that was previously challenging to achieve with conventional manual techniques. The contributions of this research include the development of a method applicable to various 2D visual projects, as well as the introduction of a new approach to graphic design and digital illustration. This enables the creation of more expressive and engaging visual effects. More broadly, the research advances the field of digital illustration, particularly in enhancing line-based visual techniques that can be integrated into diverse creative media. The output of the renderer is a 3D still image or a non-audiovisual format. The Z Modifier utilized in this research is the UVW map, which undergoes slight adjustments in the gizmo modification and includes seven parameters within the UVW map. The mapping parameters encompass Planar, Cylindrical, Spherical, Shrink Warp, Box, Face, and XYZ to UVW conversions. The Tile UVW parameters range from an average of 1.0 to 1.5 for U, with V fixed at 1.0 and W at 1.5, while the alignment coordinates average at the X point.