Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Penggunaan Silika Fume dan Viscocrete Sebagai Bahan Tambah Pada Beton SCC ( Self Compacting Concrete) Clara Ratu Miling; Tanijaya, Jonie; Sandy, Desi
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/grnsay64

Abstract

Self-Compacting Concrete (SCC) merupakan inovasi beton yang tidak memerlukan alat vibrator karena memiliki kemampuan mengalir sendiri untuk mengisi celah-celah sempit pada bekisting dan tulangan padat, sehingga dapat mencapai pemadatan optimal. Penelitian ini mengkaji penggunaan silica fume dan viscocrete 3115N sebagai bahan tambah pada beton SCC. Variasi silica fume yang digunakan adalah 0%, 10%, 12,5%, dan 15%, dengan viscocrete 3115N sebanyak 1,5% dari berat semen. Pengujian dilakukan pada beton segar (slump-flow dan V-funnel tests) serta sifat mekanis beton (kuat tekan, tarik belah, lentur, dan modulus elastisitas) pada umur 7, 21, dan 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa dengan peningkatan persentase silica fume, nilai slump-flow meningkat dari 650 mm hingga 700 mm, dan waktu V-funnel meningkat dari 8 detik hingga 11 detik. Kuat tekan beton pada 28 hari meningkat dari 42,425 MPa hingga 48,180 MPa, kuat tarik belah dari 4,242 MPa hingga 4,879 MPa, kuat lentur dari 5,346 MPa hingga 6,131 MPa, dan modulus elastisitas dari 30312,643 MPa hingga 34020,116 MPa. Penambahan silica fume dan viscocrete terbukti mampu meningkatkan kekuatan dan mencapai target mutu beton SCC yang direncanakan.
Uji Mekanis Beton Dengan Menggunakan Agregat Sungai Tombang Kabupaten Luwu Vinny Virginia; Jujun Sanggaria, Olan; Sandy, Desi
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 6 No. 4 (2024): PCEJ Vol.6, No.4, Desember 2024
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/nb92fy16

Abstract

Beton adalah material konstruksi yang terbuat dari air, semen, agregat kasar, dan agregat halus, yang memiliki ketahanan tinggi, tahan api, mudah dibentuk, serta ekonomis, sehingga banyak digunakan dalam konstruksi. Namun, komposisi beton dapat bervariasi tergantung daerah. Di Sungai Tombang, Kabupaten Luwu, terdapat sumber daya alam seperti pasir dan batu pecah yang digunakan sebagai agregat. Meskipun agregat ini telah dimanfaatkan oleh masyarakat, belum ada penelitian yang membuktikan kelayakannya untuk konstruksi struktural. oleh karna itu tujuan dari penelitian ini adalah melakukan uji laboratorium pada sampel yang menggunakan agregat Sungai Tombang untuk mengetahui nilai kuat tekan, kuat lentur, kuat tarik belah dan modulus elastisitas. Agregat dari Sungai Tombang dapat digunakan sebagai campuran beton struktural karena telah memenuhi mutu rencana kuat tekan 25 MPa dan 35 MPa, kuat tarik belah, kuat lentur dan modulus elastisitas.
Penggunaan Crumb Rubbber Pada Pembuatan Paving Block Winarto; Tanijaya, Jonie; Sandy, Desi
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/7q4n5037

Abstract

Crumb rubber merupakan salah satu hasil pengolahan limbah karet yang dapat di gunakan untuk pengganti sebagian pasir dalam membuat paving blck. Pengujian memiliki tujuan agar bisa  mendapatkan kekuatantekan, penyerapan/absorpsi air dan berat jenis paving blok yang menggunakan crumb rubber dan untuk mengetahui mutu paving block yang menggunakan crumb rubber dengan persentase yaitu 0 %, 3 %, 4,5 % dan 6 %. Dimensi bahan pengujian yang dibuat 10 x 20 x 8 cm. Pengujian kuat tekan memiliki nilai tertinggi pada variasi penggunaan crumb rubber 0 % sebesar 18,350 MPa menurun menjadi 10,150 MPa pada variasi 6 %. Pengujian penyerapan air memiliki nilai tertinggi pada variasi penggunaan crumb rubber 0 % yaitu 2,315 % dan nilai terendah pada variasi 6 % sebesar 1,424 %. Pengujian berat jenis memiliki nilai tertinggi pada variasi 0 % sebesar 2106 kg/m³ dan nilai terendah pada variasi 6% yaitu 1934 kg/m³. Berdasarkan SNI 03-0691-1996 variasi 0% sesuai mutu B, variasi 3% dan 4,5% sesuai mutu C dan variasi 6% sesuai kategori mutu D.
Penggunaan Limbah Beton Silinder Pada Pembuatan Paving Block Boni Fasius Vedro; Sandy, Desi; Tanijaya, Jonie
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 1 (2025): PCEJ Vol.7, No.1, Maret 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/5ktcz926

Abstract

  Pada SNI 03-0691-1996 Paving block ialah material  bangunan yang berasal dari komposisi semen Portland, air dan agregat dengan atau tanpa bahan tambahan lainnya yang tidak menurunkan mutunya. Pada penelitian ini digunakan limbah beton silinder sebagai bahan substitusi terhadap berat agregat halus dengan variasi 0%, 10%, 15%, dan 20% dengan mutu rencana 20 MPa. Dalam penelitian ini dilakukan pengujian kuat tekan, penyerapan air dan berat jenis pada paving block. Pengujian dilakukan pada benda uji yang berumur 28 hari dan didapatkan nilai kuat tekan pada variasi 0% (17,400), 10% (15,900), 15%(14,850) dan 20%(13,750). Pengujian penyerapan air pada variasi 0% (6,228), 10% (6,378), 15% (6,478) dan 20% (6,574). Pengujian berat jenis pada variasi 0% (2007,500), 10% (2018,750), 15% (2026,250) dan 20% (2035,000).
Penggunaan Agregat Sungai Batu Mallopie Kabupaten Barru Sebagai Bahan Campur Beton Alri Paembonan; Bungin, Erni Rante; Sandy, Desi
Paulus Civil Engineering Journal Vol. 7 No. 2 (2025): Paulus Civil Engineering Journal V7N2 2025
Publisher : Universitas Kristen Indonesia Paulus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52722/j27ey444

Abstract

Concrete is a component that is applied to construction other than wood and steel because of its advantages, resistant to fire, corrosion, durable and easy to form one of the elements of concrete formation in the form of aggregate that is easy to get, one of which is aggregate from the Batu Malopie River, Barru Regency, coarse aggregate is the main maretial element in concrete that can affect the quality of the concrete so that this study varies the size of the coarse aggregate used, namely 1" and 3/4". The purpose of this study is to find out the character values of fresh concrete, namely the slump value and fill weight as well as the results of compressive strength, pull, bending strength, along with elastic modulus. The method used for this test is experimental in a laboratory that refers to SNI 7656-2012. The results of the fresh concrete test were obtained that the slump test values for both variations still met  the planned slump,  which was between 2.5-10 mm, and the results of the concrete content weight test met the concrete weight requirements of 2300-2400 kg/m3, the results obtained in the hard concrete test for compressive strength, tensile strength, bending strength and modulus of elasticity, through the planned quality of 25 Mpa with variations of 1" and 3/4" in the 28-day test met the planned quality.  For the 3/4" coarse aggregate variation, the quality result was obtained larger than the 1" variation.
Pelatihan Pembuatan Bata Ringan Untung Peningkatan Ekonomi Masyarakat Di Kelurahan Talion, Tana Toraja Febriani, Lisa; Sandy, Desi; Tikupadang , Karel; Sangle , Pebrinar Riani; Pilo, Sindy Banna’; Enrigue , Yeryel
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/cerdika.v5i1.2433

Abstract

Ketersediaan sumber daya alam lokal, seperti pasir Sungai Maulu di Kelurahan Talion, Kabupaten Tana Toraja, memberikan potensi besar untuk mendukung pembangunan ekonomi dan sosial masyarakat setempat. Namun, kurangnya keterampilan dalam pengelolaan sumber daya tersebut menjadi tantangan utama. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memproduksi bata ringan berbasis sumber daya lokal melalui pelatihan berbasis komunitas. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan partisipatoris, melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan, mulai dari sosialisasi hingga evaluasi hasil pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memanfaatkan bahan lokal, seperti pasir Sungai Maulu dan limbah sekam padi, untuk memproduksi bata ringan yang memenuhi standar SNI 8640:2018. Selain itu, pelatihan ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat melalui pengembangan usaha kecil berbasis produksi bata ringan. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa model pelatihan berbasis komunitas dapat menjadi solusi efektif untuk mendukung pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di daerah lain dengan potensi sumber daya serupa.
Karakteristik Beton Eco-friendly Menggunakan Kombinasi Material Recycle Febriani, Lisa; Tonapa, Suryanti Rapang; Sandy, Desi
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil MACCA (FEBRUARI 2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/658ser54

Abstract

Beton eco-friendly pada penelitian ini merujuk pada beton porous yang secara karakteristik mempunyai acuan angka pori menurut ACI 522R-10. Dalam penelitian ini material subtitusi yang digunakan adalah slag sebagai pengganti agregat kasar sebesar 85% dan abu arang sebagai pengganti semen dengan variasi 8%, 12% dan 16%. Benda uji yang digunakan adalah silinder 15x30 cm untuk uji kekuatan dan silinder 10x20cm untuk uji beton alir. Uji karakteristik yang dilakukan adalah uji kuat tekan, kuat tarik, angka pori dan permeabilitas. Dari hasil pengujian kuat tekan benda uji S85%+AA12% naik sebesar 8,33% sedangkan kuat tekan benda uji S85%+AA16% turun sebesar 18,94% dari benda uji S85%+AA8%. Untuk uji kuat tarik benda uji S85%+AA12% naik sebesar 15,78% sedangkan benda uji S85%+AA16% turun sebesar 8,77% dari benda uji S85%+AA8%. Pada uji angka pori nilai yang dihasilkan berkisar 16% dengan permeabilitas dikisaran 0,9 cm/detik sampai 1,2 cm/detik. Hasil pengujian ini menyajikan bahwa material buangan seperti slag dan abu arang dapat dimanfaatkan sebagai material penyusun beton eco-friendly secara berkelanjutan.