Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EFEKTIFITAS BEKAM KERING DENGAN PENURUNAN SKALA NYERI DESMINORE PADA MAHASISWI KEBIDANAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PRINGSEWU Puspariny, Cynthia; Ardina, Rani; Dewi, Nina Artika
Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol 13, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/jik.v13i1.2284

Abstract

Tingginya angka kejadian dismenore di Indonesia sebesar 64,25% yang terdiri dari 54,89% dismenore primer dan 9,36% dismenore sekunder. Dismenore primer dialami oleh 60-75% remaja dengan tiga perempat dari jumlah remaja tersebut mengalami nyeri ringan sampai berat dan seperempat lagi mengalami nyeri berat. Salah satu terapi utama dalam pengobatan komplementer dan alternatif ialah bekam. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui efektifitas bekam kering dengan penurunan skala nyeri Desminore pada Mahasiswi Kebidanan Universitas Muhammadiyah Pringsewu tahun 2023. Desain penelitian yang digunakan Quasy Experimental Design. Rancangan dalam penelitian ini adalah non-equivalent post test design only. Penelitian ini dilaksanakan pada dua kelompok (kontrol dan intervensi). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiwi kebidanan yang mengalami dismenore. Sampel sebanyak 24 mahasiswi terdiri dari 12 sampel intervensi dan 12 kontrol dengan Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling yang selanjutnya akan diukur skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan setelah perlakuan. penelitian ini menggunakan Uji T independen dan jika data tidak tertribusi normal menggunakan uji mann whitney. Hasil penelitian analisis bivariat didapatkan bahwa nilai p 0,001 lebih kecil dari 0,05 sehingga dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dengan sesudah perlakuan. Hal tersebut menegaskan bahwa bekam kering efektif dilakukan untuk mengurangi nyeri dismenore. Saran agar terapi bekam dapat dijadikan bagian dari penatalaksanaan gangguan menstruasi salah satunya dismenorese sesuai standart dan berpedoman pada al sunnah.
Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kesiapan Ibu Dalam Menjalani Kehamilan Dewi, Nina Artika; Diana, Sirlii; Lubis, Nur Azizah; Siahaan, May Frinsiska
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Vol 11, No 11 (2024): Volume 11 Nomor 11
Publisher : Prodi Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jikk.v11i11.17547

Abstract

Kesiapan ibu dalam menghadapi kehamilan merupakan faktor penting yang mempengaruhi kesehatan ibu dan bayi. Kehamilan adalah proses alami yang dapat menimbulkan komplikasi jika tidak diantisipasi dengan baik, terutama di negara berkembang seperti Indonesia yang masih menghadapi tingginya angka kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi kesiapan ibu menghadapi kehamilan, seperti usia, paritas, pekerjaan, dan dukungan suami. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional deskriptif analitik dengan jumlah sampel 34 ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Pringsewu, Lampung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor usia, paritas, pekerjaan, dan dukungan suami memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan ibu dalam menghadapi kehamilan, dengan nilai p masing-masing <0,05.Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia, paritas, pekerjaan, dan dukungan suami memiliki pengaruh signifikan terhadap kesiapan ibu menghadapi kehamilan. Ibu dengan usia ekstrem (<20 tahun atau >35 tahun) dan primigravida memiliki tingkat kesiapan yang lebih rendah dibandingkan dengan ibu berusia 20-35 tahun dan multigravida. Selain itu, ibu rumah tangga dan mereka yang tidak mendapatkan dukungan suami juga menunjukkan kesiapan yang lebih rendah. Kesimpulannya, kesiapan ibu hamil dipengaruhi oleh berbagai faktor yang saling terkait, dan intervensi yang tepat diperlukan untuk meningkatkan kesiapan mereka.
Hubungan Tingkat Aktivitas Fisik dan Lama Waktu Kerja Terhadap Siklus Menstruasi Pada Pekerja Wanita Lubis, Nur Azizah; Sihombing, Juliana sion; Siahaan, May Frinsiska; Dewi, Nina Artika; Herawati, Nurul
Algebra : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Sains Vol 5 No 2 (2025): ALGEBRA : JURNAL PENDIDIKAN, SOSIAL DAN SAINS
Publisher : Yayasan Amanah Nur Aman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58432/algebra.v5i2.1456

Abstract

A characteristic of a woman entering adulthood is menstruation. Menstrual cycles disorder can be influenced by several factors such as age, body weight, physical activity, stress levels, genetics and nutrition. Physical activity levels and length of working hours that trigger stress can affect the menstrual cycle. The purpose of this research knowed the relationship between physical activity levels and length of working hours in menstrual cycle for female workers. This research design uses a cross sectional approach. The population is all female workers of childbearing age who work in Kenangan Village, Deli Serdang Regency. The total sample was 72 working female respondents of childbearing age who were taken using a purposive sampling technique. The results showed that the majority of physical activity level was moderate and has menstrual cycle disorders (36.11%), and length of working hours is more than 8 hours also has the most menstrual cycle disorders (40.27%). The chi-square test of physical activity level with menstrual cycle disorders was shown with p-value of 0,00059 (α < 0.05) and the length of working hours with the menstrual cycle disorder resulted in p-value of 0,00057 (α < 0.05). There is a relationship between physical activity levels and length of working hours in menstrual cycle for female workers.
Effectiveness of islamic value-based husband's assistance to reduce anxiety of third trimester pregnant women Diana, Sirlii; Mufidah, Mufidah; Fatimah, Wahyu Dwi; Dewi, Nina Artika
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 6 (2025): Volume 19 Nomor 6
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i6.1224

Abstract

Background: Anxiety levels in pregnant women during the third trimester often increase due to complex physical, hormonal, and psychological changes. If left untreated, this can negatively impact pregnancy and childbirth. Islam regulates the husband's role in various aspects, one of which is psychological and spiritual support. Purpose: To analyze the effectiveness of Islamic-based husband support in reducing anxiety in pregnant women during the third trimester. Method: This quasi-experimental study, with a pre-test-post-test design with a control group, was conducted from November 2024 to February 2025 at the Rejosari Community Health Center, Pringsewu Regency. The study population consisted of 60 pregnant women in their third trimester who met the inclusion and exclusion criteria, who were randomly divided into the intervention and control groups. The Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS) was used to measure anxiety. Data were analyzed using the chi-square test for categorical data and the independent t-test for numerical data. Results: There were no differences in knowledge, husband support, and anxiety among pregnant women before the study between the two groups (p value >0.05; 95% CI). However, there were significant differences in knowledge, husband support, and a significant decrease in anxiety in the intervention group compared to the control group (p = 0.001; 95% CI). Conclusion: Husband support based on Islamic values ​​was statistically effective in increasing husbands' knowledge and support for pregnant women in the third trimester, resulting in a significant decrease in anxiety. Husband support based on Islamic values ​​needs to be integrated into antenatal care programs to strengthen family support for pregnant women. Suggestion: Further research with a larger sample size is recommended to develop a maternal health intervention model based on religious values.   Keywords: Husband Support; Islamic Values; Pregnant Women's Anxiety.   Pendahuluan: Tingkat kecemasan ibu hamil trimester III sering meningkat akibat perubahan fisik, hormonal, dan psikologis yang kompleks, jika tidak ditangani dapat berdampak negatif pada kehamilan dan persalinan. Islam mengatur peran suami dalam berbagai aspek, salah satunya adalah dukungan psikologis dan spiritual. Tujuan: Untuk menganalisis efektivitas pendampingan suami berbasis nilai-nilai islam dalam mengurangi kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest with control group, dilakukan pada November 2024 hingga Februari 2025, di Puskesmas Rejosari Kabupaten Pringsewu. Populasi penelitian ini adalah ibu hamil trimester III yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi sebanyak 60 partisipan yang terbagi secara acak menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Instrumen pengukuran kecemasan menggunakan Perinatal Anxiety Screening Scale (PASS). Data dianalisis menggunakan uji chi square untuk data kategori dan uji T independent test untuk data numerik. Hasil: Tidak terdapat perbedaan pengetahuan, dukungan suami, dan kecemasan ibu hamil sebelum penelitian pada kedua kelompok (p-value  >0.05; CI 95%).  Namun, terdapat perbedaan signifikan pengetahuan, dukungan suami, dan penurunan kecemasan yang signifikan pada kelompok intervensi, dibandingkan dengan kelompok kontrol (p = 0.001; CI 95%). Simpulan: Pendampingan suami berbasis nilai-nilai Islam terbukti efektif secara statistik dalam meningkatkan pengetahuan dan dukungan suami terhadap ibu hamil trimester III yang berdampak pada penurunan kecemasan secara signifikan. Pendampingan suami berbasis nilai-nilai Islam perlu diintegrasikan dalam program pelayanan antenatal untuk memperkuat dukungan keluarga terhadap ibu hamil. Saran: Penelitian lanjutan dengan cakupan sampel lebih luas disarankan untuk mengembangkan model intervensi berbasis nilai keagamaan dalam kesehatan maternal.   Kata Kunci: Dukungan Suami; Nilai Islam; Kecemasan Ibu Hamil.
JUS WORTEL (DAUCUS CAROTA L) TURUNKAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL Tri Novadela, Nora Isa; Mugiati, Mugiati; Dewi, Nina Artika
MIDWIFERY JOURNAL Vol 2, No 2 (2022): Volume 2 Nomor 2, Juni 2022
Publisher : Universitas Malahayati Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mj.v2i2.6914

Abstract

Background: Hypertension in pregnancy is one of the three highest causes of death and morbidity in pregnant women in Indonesia. One alternative to lower blood pressure is to use carrots which are rich in potassium which is a diuretic and vasodilator, so it can control blood pressure to normal.Purpose : This study was conducted to determine the effect of carrot juice on reducing blood pressure of pregnant women.Methods: This study used a quasi-experimental design with a non-equivalent control group approach. The population in this study were all pregnant women with hypertension at the Sukabumi Public Health Center. The sample of this research was 32 respondents divided into 2 groups, using simple random sampling technique. Respondents were given 100 g of carrot juice / day for 7 days. Then evaluated to measure blood pressure.Results: Analysis using the Wilcoxon test obtained p systolic and diastolic p values from the control group of 0.000 (p <0.05) and 0.002 (p> 0.05). While the p-values of systolic and diastolic from the intervention group were 0.000 (p <0.05) and 0.000 (p <0.05), which means Ha is accepted and Ho is rejected.The conclusion of the study showed that there was an effect of giving carrot juice to decrease blood pressure of pregnant women at Sukabumi Health Center, Bandar Lampung City.Research advice, Midwives can recommend pregnant women with mild hypertension to consume carrot juice regularly Keyword: Hypertension, blood pressure, pregnant women, carrot juice ABSTRAK Latar belakang: Hipertensi pada kehamilan merupakan salah satu dari tiga penyebab tertinggi kematian dan kesakitan pada ibu hamil di Indonesia. Salah satu alternatif untuk menurunkan tekanan darah yaitu dengan menggunakan wortel yang kaya akan kalium yang bersifat diuretik dan vasodilatasi, sehingga dapat mengontrol tekanan darah agar normal.Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jus wortel terhadap penurunan tekanan darah ibu hamil.Metode : Penelitian ini menggunakan desain Quasi Experiment dengan pendekatan non equivalent control grup, populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan hipertensi di Puskesmas Sukabumi. Sampel penelitian ini sebanyak 32 responden dibagi menjadi 2 kelompok, menggunakan teknik simple random sampling. Responden diberi 100 gr jus wortel / hari selama 7 hari. Kemudian dievaluasi untuk mengukur tekanan darah.Hasil :  Analisa menggunakan uji wilcoxon diperoleh nilai p sistolik dan diastolik dari kelompok kontrol 0,000 (p <0,05) dan 0,002 (p> 0,05). Sedangkan nilai p sistolik dan diastolik dari kelompok intervensi adalah 0,000 (p <0,05) dan 0,000 (p <0,05), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak.Simpulan penelitian menunjukkan ada pengaruh pemberian jus wortel terhadap penurunan tekanan darah ibu hamil di Puskesmas Sukabumi, Kota Bandar Lampung.Saran penelitian, Bidan dapat menganjurkan Ibu hamil hypertensi ringan untuk mengkonsumsi jus wortel secara rutin Keyword: Hipertensi, tekanan darah, ibu hamil, jus wortel 
Faktor yang Mempengaruhi Pelaksanaan Senam Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Latong Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas Tahun 2024 Siahaan, May Frinsiska; Sembiring, Elya Rosa Br.; Marlina, Marlina; Lubis, Nur Azizah; Khaeriyah, Hana Nurul; Dewi, Nina Artika
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 3 (2024): JUPIN Agustus 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.462

Abstract

Senam hamil merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan ibu dan bayi selama kehamilan.. Keikutsertaan ibu mengikuti senam hamil di Indonesia masih rendah, termasuk di Kabupaten Padang Lawas, dari 168 ibu hamil 140 diantaranya tidak mengikuti senam hamil. Hasil survei di Puskesmas Latong menunjukkan ibu hamil tidak mengikuti senam hamil karena kurangnya pengetahuan kurang motivasi (60%). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pelaksanaan senam hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Latong Kecamatan Lubuk Barumun Tahun 2024. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil usia kehamilan 22 minggu ke atas sebanyak 135 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode proportional sampling sebanyak 101 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji chi square dan multivariat dengan regresi logistik. Hasil penelitian dengan regresi logistik diketahui nilai p-value regresi logstik variabel pendidikan 0,808>0,05, pengetahuan 0,021<0,05, dukungan keluarga 0,000<0,05 dan motivasi sebesar 0,000<0,05. Variabel motivasi memiliki nilai Exp (B) terbesar (24,578). Kesimpulan dari penelitian adalah tidak ada pengaruh yang signifikan pendidikan terhadap senam hamil dan ada pengaruh yang signifikan variabel pengetahuan, dukungan keluarga dan motivasi terhadap senam hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Latong Kecamatan Lubuk Barumun Tahun 2024. Variabel yang paling signifikan berberpengaruh terhadap senam hamil adalah motivasi dengan nilai Exp (B) terbesar (24,578). Disarankan kepada ibu hamil agar aktif mengikuti program penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dan melakukan pemeriksaan kehamilan serta mengikuti senam hamil.
Inovasi penggunaan jahe lokal Lampung untuk meringankan ketidaknyamanan pada ibu hamil selama trimester pertama Dewi, Nina Artika; Mufidah, Mufidah; Mansyur, Sitti Fatimah Azzahra
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 11 (2026): Volume 19 Nomor 11
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i11.2217

Abstract

Background: Increased Human Chorionic Gonadotropin (HCG) levels during early pregnancy often cause nausea and vomiting, affecting 60-80% of primigravidas and 40-60% of multigravidas. These symptoms can reduce quality of life, malnutrition, and disrupt pregnancy management. While anti-nausea medications like vitamin B6 are commonly used, they may cause side effects such as headaches and drowsiness. Ginger, rich in gingerol and shogaol, offers a safe, natural antiemetic alternative. Purpose: To find out the benefits of using ginger to relieve discomfort in pregnant women during the first trimester. Method: This study used a quasi-experimental design with a one-group pretest-posttest approach. A total of 60 first-trimester pregnant women were selected using consecutive sampling. Data were collected using the PUQE-24 questionnaire to assess the severity of nausea and vomiting. Univariate analysis was performed to calculate frequency distributions, while bivariate analysis utilized the paired sample t-test to examine changes in symptoms before and after the intervention Results: The results of the study showed significant changes in the intensity of nausea and vomiting after the intervention, with 75% of the respondents experiencing a reduction in symptoms to the mild category, and no respondents remaining in the severe category. Statistical tests indicated a significant reduction with a p-value of 0.000 (p < 0.05), confirming the effectiveness of ginger as a safe non-pharmacological therapy for nausea and vomiting during pregnancy. Conclusion: Ginger tea has been proven to be an effective and safe herbal therapy for alleviating nausea and vomiting during the first trimester of pregnancy. This natural alternative significantly reduces symptoms without side effects, offering a non-pharmacological treatment option that enhances the quality of life for pregnant women.   Keywords: Discomfort; First Trimester; Ginger; Pregnant Women.   Pendahuluan: Peningkatan kadar Human Chorionic Gonadotropin (HCG) selama kehamilan dini sering menyebabkan mual dan muntah, memengaruhi 60-80% primigravida dan 40-60% multigravida. Gejala-gejala ini dapat menurunkan kualitas hidup, menyebabkan kekurangan gizi, dan mengganggu pengelolaan kehamilan. Meskipun obat anti-mual seperti vitamin B6 umum digunakan, obat tersebut dapat menyebabkan efek samping seperti sakit kepala dan kantuk. Jahe sebagai tanaman obat yang kaya akan gingerol dan shogaol, menawarkan alternatif antiemetik alami yang aman. Tujuan: Untuk mengetahui manfaat penggunaan jahe untuk meringankan ketidaknyamanan pada ibu hamil selama trimester pertama. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan pretest-posttest satu kelompok. Sebanyak 60 wanita hamil trimester pertama dipilih menggunakan pengambilan sampel berurutan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner PUQE-24 untuk menilai tingkat keparahan mual dan muntah. Analisis univariat dilakukan untuk menghitung distribusi frekuensi, sedangkan analisis bivariat menggunakan uji t sampel berpasangan untuk memeriksa perubahan gejala sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Perubahan signifikan pada intensitas mual dan muntah setelah intervensi, dengan 75% partisipan mengalami penurunan gejala ke kategori ringan, dan tidak ada partisipan yang tetap berada dalam kategori berat. Uji statistik menunjukkan penurunan yang signifikan dengan nilai p 0.000 (p < 0>05), yang menegaskan efektivitas jahe sebagai terapi non-farmakologis yang aman untuk mual dan muntah selama kehamilan. Simpulan: Teh jahe telah terbukti sebagai terapi herbal yang efektif dan aman untuk meredakan mual dan muntah selama trimester pertama kehamilan. Alternatif alami ini secara signifikan mengurangi gejala tanpa efek samping, menawarkan pilihan pengobatan non-farmakologis yang meningkatkan kualitas hidup ibu hamil.   Kata Kunci: Ibu Hamil; Jahe; Ketidaknyamanan; Trimester Pertama.