Regina Reni Ranteallo
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Tana Toraja

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

EFEKTIFITAS PEMBERIAN EDUKASI MELALUI VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP SISWA TENTANG PENYALAHGUNAAN NARKOBA, SEKS BEBAS DAN BAHAYA MEROKOK DI SMA KATOLIK RANTEPAO KELAS X KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2019 Pabebang, Yusan; Reni Ranteallo, Regina; Paseru, Marlin
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 9 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi dari anak-anak menuju dewasa dan pada masa ini jiwa mereka masih penuh dengan gejolak. Pengetahuan (knowledge) merupakan hasil dari tahu, yang terjadi setelah seseorang melakukan penginderaan terhadap suatu hal. Sikap merupakan reaksi atau respon yang masih tertutup dari seseorang terhadap suatu stimulus atau objek atau dengan kata lain sikap itu tidak dapat dilihat secara langsung, tetapi dapat ditafsirkan terlebih dahulu dari perilaku yang tertutup. Media video/audiovisual adalah media penyuluhan yang menarik dan merangsang banyak indra. Penelitian ini bertujuan untuk pengaruh edukasi melalui video terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan bahaya merokok. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai bulan Juni 2019. Desain penelitian ini yaitu pre eksperimen atau eksperimen yang tidak sesungguhnya dengan rancangan the one group pretest dan posttest design. Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel 114 responden. Hasil penelitian didapatkan mayoritas responden berjenis kelamin perempuan yaitu 78 (68%), mayoritas umur 16 tahun (39%), peningkatan pengetahuan dan sikap setelah diberikan edukasi melalui video didapatkan p=0,004 <α 0,005. Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara edukasi melalui video terhadap pengetahuan dan sikap siswa tentang penyalahgunaan narkoba, seks bebas dan bahaya merokok. Bagi peneliti selanjutnya agar mengembangkan lagi penelitian tentang pendidikan kesehatan terhadap perubahan pengetahuan dan sikap tentang kebiasaan berperilaku hidup bersih dalam menjaga kesehatan reproduksi.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DENGAN PERILAKU TIGA ANCAMAN DASAR KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (TRIAD KRR) PADA SISWA KELAS XI DI SMK NEGERI 4 TORAJA UTARA TAHUN 2024 Reni Ranteallo, Regina; Palamba, Agustina; Mencanda, Kriswan Mencanda
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 9 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa penelusuran jati diri ditambah dengan efek globalisasi dan isu-isu ketiadaan pengawasan menimbulkan perilaku tidak sehat pada remaja yang mengimbas kepada tiga ancaman dasar (Triad) kesehatan reproduksi remaja (KRR) seperti seksualitas, HIV/AIDS, dan Napza. Faktor yang mempengaruhi perilaku seksual adalah kurangnya pengetahuan dan sikap remaja tentang kesehatan reproduksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja (Triad KRR) pada siswa kelas XI di SMK Negeri 4 Toraja Utara Tahun 2024. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan menekankan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah remaja kelas XI berjumlah 92 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sehingga sampel didapatkan berjumlah 75 orang. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Guttman dan Likert. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 25. Data diuji statistik Chi-Square dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Distribusi karakteristik remaja menunjukkan mayoritas memiliki tingkat pengetahuan rendah sebanyak 43 responden (57,3%), sikap remaja mayoritas memiliki sikap positif sebanyak 51 responden (68,0%) dan perilaku Triad KRR mayoritas memiliki perilaku negatif sebanyak 43 responden (57,3%). Tingkat pengetahuan remaja dengan perilaku Triad KRR (Chi-Square) p-value = 0,012 (p<α) dan sikap remaja dengan perilaku Triad KRR (Chi-Square) p-value = 0,034 (p<α). Kesimpulan dalam penelitian ini ada hubungan tingkat pengetahuan dan sikap remaja dengan perilaku tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja (Triad KRR) pada siswa kelas XI di SMK Negeri 4 Toraja Utara Tahun 2024. Diharapkan kepada remaja untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja tentang tiga ancaman dasar kesehatan reproduksi remaja (Triad KRR) sehingga dapat terhindar dari perilaku yang berisiko terhadap kesehatan reproduksi
HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DENGAN PERILAKU MASYARAKAT MENCARI BANTUAN PELAYANAN KESEHATAN PRIMER DI DUSUN BATULEA (1) LEMBANG LO’KO’ URU, KECAMATAN RINDINGALLO, KABUPATEN TORAJA UTARA TAHUN 2025 Reni Ranteallo, Regina; Bunga Mangite, Anitha; Rerung, Mardayanti
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanan kesehatan primer merupakan lini pertama dalam pencegahan dan pengelolaan penyakut, namun pemanfaatannya masih rendah di beberapa daerah. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah literasi kesehatan. Tujuan dilakukan penelitian untuk mengidentifikasi hubungan literasi kesehatan dengan perilaku masyarakat mencari bantuan pelayanan kesehatan primer di Dusun Batulea (1). Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini berjumlah 80 jiwa dan diambil dengan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan keusioner dengan skala likert. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 26. Data diuji statistic Chi-square dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Distribusi karakteristik menunjukkan memiliki literasi kesehatan yang baik sebanyak 23 responden (28.7%) dan literasi yang kurang sebanyak 57 responden (71.3%), perilaku pencarian layanan kesehatan primer mayoritas memiliki perilaku pencarian layanan yang kurang sebanyak 55 responden (68.8%) dan yang memiliki perilaku pencarian layanan kesehataan primer yang baik sebanyak 23 responden (31.3%). Hasil uji SPSS literasi kesehatan dengan perilaku masyarakat mencari bantuan pelayanan kesehatan primer (Chi-square) p-value = 0,010 (p
HUBUNGAN STRES KERJA DENGAN PERILAKU CARING PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP MAWAR, CEMPAKA DAN ANTORIUM RUMAH SAKIT ELIM RANTEPAO TAHUN 2025 Bannepadang, Catherina; Irda; Reni Ranteallo, Regina Reni Ranteallo
Jurnal Ilmiah Kesehatan Promotif Vol. 10 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : Institut Toraja Raya Indonesia (ITRI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam mengaplikasikan perilaku caring perawat sering kali menghadapi tantangan yang menyebabkan menurunnya perilaku caring salah satunya adalah stres kerja. Semakin tinggi stres kerja yang dialami perawat maka perilaku caring yang ditunjukkan cenderung semakin kurang baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan stres kerja dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap Mawar, Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2025. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah perawat yang bertugas dan pasien yang dirawat diruang rawat inap Mawar, Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao dengan jumlah 133 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala likert. Pengolahan data menggunakan program SPSS versi 25. Data diuji statistik fisher dengan tingkat ketelitian 5% (0,05). Distribusi karakteristik menunjukkan stres kerja perawat mayoritas ringan sebanyak 32 responden (74,4%), perilaku caring perawat mayoritas menerapkan perilaku caring sebanyak 40 (93%). Hasil uji SPSS stres kerja dengan perilaku caring perawat (fisher exact) p-value = 0,156 (p>α). Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan stres kerja dengan perilaku caring perawat di ruang rawat inap Mawar, Cempaka dan Antorium Rumah Sakit Elim Rantepao Tahun 2025. Diharapkan perawat mampu mengelola stres kerja dengan lebih baik agar dapat menerapkan perilaku caring secara optimal.