Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMETAAN ZONA POTENSI PENANGKAPAN RAJUNGAN (Portunus pelagicus) BERBASIS SATELIT AQUA MODIS DI TELUK SANTONG SUMBAWA Sativa, Denianto Yoga; Islamiah, Evita Rosalinda; Kalih, Lalu Achmad Tan TWS
BAWAL Widya Riset Perikanan Tangkap Vol 16, No 1 (2024): (APRIL) 2024
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15578/bawal.16.1.2024.23-34

Abstract

Rajungan merupakan komoditi perikanan dengan nilai jual cukup tinggi, namun nelayan di Teluk Santong sampai saat ini masih kesulitan dalam menentukan daerah penangkapan rajungan. Oleh karena itu diperlukan informasi mengenai daerah penangkapan rajungan yang potensial. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan zona potensi penangkapan rajungan berbasis satelit Aqua Modis dan menganalisa keterkaitan SPL dan klorofil-a terhadap sebaran zona potensi penangkapan rajungan. Metode yang digunakan adalah metode pengindraan jauh dengan interpretasi digital untuk memperoleh data sebaran zona potensi penangkapan rajungan. Survei lapangan dilakukan dengan cara pengambilan titik sampel untuk uji akurasi hasil interpretasi. Suhu permukaan laut dan klorofil-a diperoleh dengan mengunduh citra satelit Aqua Modis. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear yang berfungsi untuk melihat pengaruh suhu permukaan laut dan klorofil-a terhadap hasil tangkapan rajungan. Hasil yang diperoleh adalah sebaran SPL berkisar antara 28,9⁰C sampai 31,6⁰C dengan nilai rata-rata 30,22⁰C, Sedangkan klorofil-a berkisar antara 0,27mg/m3 sampai 2,34mg/m3dengan nilai rata-rata 0,83mg/m3. Hasil tangkapan rajungan selama enam bulan yaitu sebanyak 454,8 kg, hasil tangkapan tertinggi di temukan pada bulan Desember dan hasil tangkapan paling rendah di bulan Februari. Nilai akurasi yang diperoleh mencapai 82% sehingga hasil interpretasi citra satelit layak diterima.
ANALISIS KONDISI POPULASI DAN KEBERLANJUTAN PERIKANAN LEMURU (Sardinella lemuru) DI TELUK AWANG KABUPATEN LOMBOK TENGAH Kalih, Lalu Achmad Tan Tilar Wangsajati Sukmaring; Sativa, Denianto Yoga; Kasim, Kasim; Zaeni, Muhammad; Islamiah, Evita Rosalinda; Hamid, Hamid; Sumahiradewi, Luh Gede
Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan Vol 15 No 1 (2024): FEBRUARI 2024
Publisher : Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24319/jtpk.15.1-10

Abstract

Lemuru (Sardinella lemuru) merupakan salah satu ikan pelagis kecil yang banyak dimanfaatkan oleh masyarakat di Pulau Lombok, tidak hanya dalam pemenuhan kebutuhan pangan skala rumah tangga, namun juga dijadikan sebagai salah satu bahan baku pada skala industri. Keadaan tersebut menyebabkan tingginya tingkat pemanfaatan ikan lemuru di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Teluk Awang merupakan salah satu sentra penangkapan lemuru di provinsi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan kondisi populasi dan status keberlanjutan perikanan lemuru di Teluk Awang berdasarkan kondisi biologi perikanannya. Pengambilan sampel ikan lemuru dilakukan di Teluk Awang selama bulan Juli-Augustus tahun 2022. Sampel ikan (n=306 ekor) diukur panjang dan beratnya. Dari hasil pengamatan diketahui bahwa populasi ikan lemuru memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif yang artinya bentuk tubuhnya kurus. Populasi ikan tersebut didominasi lemuru muda dengan ukuran kisaran panjang cagak 6,40-16,20 cm dan berat 3,0-39,0 g. Lemuru yang layak maturasi sebanyak 30%, layak tangkap 30%, dan layak konsumsi 37%. Nilai parameter kelayakan yang berkisar di bawah 50% mengindikasikan bahwa kegiatan perikanan lemuru selama bulan Juli-Agustus dapat dikatakan kurang berkelanjutan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai salah satu informasi dasar bagi pemerintah daerah setempat dalam menyusun kebijakan pengelolaan perikanan lemuru di Provinsi NTB.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN MIE BERBASIS HASIL TANGKAPAN NELAYAN DIPESISIR PANTAI MAPAK Sumahiradewi, Luh Gede; Kusnandi, Aan; Ikrom, Moh.; Muarif, Muarif; Ardianingsih, Tariska; Winasari, Hesti; Dewi, Ismiati; Sahnim, Sahnim; Islamiah, Evita Rosalinda; Bokhari, Rian Permadi; Zaini, Muhammad; Adi, Muhammad; Khair, M. Fathul
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 7, No 4 (2023): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v7i4.19718

Abstract

ABSTRAKPantai mapak memiliki potensi yang sangat besar baik dari segi pariwisata maupun perikanan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masayarakat nelayan di pesisir pantai mapak berdasarkan potensi hasil tangkapan ikan dengan melaksananakan kegiatan pelatihan diversifikasi hasil perikanan melalui pembuatan mie berbahan ikan tongkol. Rendahnya pengetahuan dan pemahaman              masyarakat terkait keterampilan pengolahan hasil tangkapan yang keuntungannya relatif lebih besar dibanding menjual ikan dalam bentuk segar dengan harga yang naik turun sesuai dengan permintaan pasar. Mie dongkol merupakan produk mie siap saji yang berbahan dasar ikan tongkol yang dapat dijadikan sebagai peluang usaha untuk meningkatkan pendapatan. Metode pelaksanaan yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu dengan observasi, penyuluhan, demonstrasi dan evaluasi. Hasil dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan yaitu masyarakat mampu mengolah ikan hasil tangkapan menjadi produk mie siap saji dan dapat melakukan pengemasan secara higienis dengan penyajian yang menarik sehingga meningkatkan pendapatan dari masyarakat. Kata kunci: mie; ikan tongkol; pantai mapak ABSTRACTMapak Beach has enormous potential, both in terms of tourism and fishing. This service activity aims to improve the economy of fishing communities on the coast of Mapak based on the potential of fish catches by carrying out training activities on fishery product diversification through making noodles made from tuna. The public's knowledge and understanding are low regarding skills in processing catches, the profits of which are relatively greater than selling fish in fresh form with prices that fluctuate according to market demand. Dongkol noodles are a ready-to-eat noodle product made from tuna that can be used as a business opportunity to increase income. The implementation methods used in this activity are observation, counseling, demonstration, and evaluation. The results of the community service activities that have been carried out are that the community is able to process the fish they catch into ready-to-eat noodle products and can package them hygienically with an attractive presentation, thereby increasing community income. Keywords: noodles; mackarel tuna; mapak beach