Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Increasing Prayer Ability for Children in Cibeber Village, Sukagumiwang District, Indramayu Regency Iko Rizqonah; Ibnudin; Ahmad Syathori
Quality : Journal Of Education, Arabic And Islamic Studies Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/qwt.v1i2.15

Abstract

Prayer is a type of worship in the Islamic religion carried out by Muslims. Prayer is used as the main form of worship that influences the faith and quality of a Muslim's worship. Performing prayer is obligatory for all Muslims. So one form of student contribution in growing the quality of society is by participating in community service activities in Cibeber Village. "Improving the Quality of Prayer Services for Children in Cibeber Village" is one of the titles of the community service program in Cibeber Village. The research method used by the author is qualitative with an ethnographic type of research. This program aims to improve the quality of children's worship, especially in terms of prayer, as well as fostering a spiritual spirit in children by providing understanding regarding the need to purify (thaharah) before prayer, and reading during prayer. This is done so that children can perform prayers well and correctly according to the science of fiqh and the sciences of worship.
Analisis Regulasi Uang Elektronik Syari’ah Sebagai Alat Transaksi Pada Perbankan Digital Lian Meydina Aulia; Ahmad Syathori; Muhammad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i1.48

Abstract

Uang Elektronik Syariah merupakan alat transaksi sebagai alat tukar dengan menggunakan sistem non tunai, yang diterbitkan oleh bank syariah sesuai dengan jumlah nominal uang yang disetorkan nasabah. Regulasi uang elektronik syariah yaitu Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonisa Nomor 116/DSN-MUI/IX2017 Tentang Uang Elektronik Syariah, Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik Dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2018 Tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital Oleh Bank Umum. Jenis akad dalam penggunaan uang elektronik syariah yaitu Wadiah, Qardh, Ijarah, Jualah, dan Wakalah bi al-ujrah. Hasil dari penelitian analisis regulasi uang elektronik syariah yang dijelaskan pada Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonisa Nomor 116/DSN-MUI/IX2017 Tentang Uang Elektronik Syariah, Selaras dengan kebijakan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor: 12/POJK.03/2018 Tentang Penyelenggaraan Layanan Perbankan Digital Oleh Bank Umum, yang dijelaskan dalam Fatwa DSN MUI berdasarkan ketentuan hukum yaitu seluruh ketentuan terkait akad dalam penggunaan uang elektronik, ketentuan biaya layanan fasilitas, ketentuan dan batas penyelenggaraan dan penggunaan uang elektronik, serta penyelesaian permasalahan keuangan elektronik tercantum dalam peraturan OJK pada ketentuan layanan perbankan digital dan perlindungan nasabah, dan dilindungi oleh Undang-Undang Informasi Dan Transaksi Elektronik pada ketentuan transaksi elektronik, penyelesaian sengketa, dan ketentuan pidana. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan Metode penelitian deskriptif kualitatif menggunakan studi pustaka dengan pengumpulan data melalui regulasi aturan yang berkaitan, buku-buku, jurnal, riset, atau penelitian yang sudah ada. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana uang elektronik dalam islam, dan bagaimana kekurangan dan kelebihan dari regulasi uang elektronik syariah sebagai alat transaksi pada perbankan digital.
Efektivitas Pembayaran Sistem Wadiah Dalam Aplikasi Assalafie Babakan Mobile Priyatin Maulani; Ahmad Syathori; Muhammad Ali
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 1 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i1.50

Abstract

Aplikasi assalafie babakan mobile merupakan layanan yang memungkinkan wali santri assalafie melakukan transaksi biaya pesantren melalui ponsel atau smartphone, layanan aplikasi assalafie babakan mobile ini dapat digunakan pada menu yang sudah tersedia pada aplikasi yang dapat diunduh dan instal oleh wali santri dan kepengurusan pesantren melalui smartphone. Penelitan ini bertujuan untuk mendeskripsikan efektivitas pembayaran sistem wadiah dalam aplikasi assalafie babakan mobile. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dengan populasi seluruh walisantri pesantren assalafie babakan ciwaringin Cirebon yang menggunakan aplikasi assalafie babakan mobile pada tahun 2024 yang berjumlah 1300 wali santri, dengan jumlah sampel yaitu 224 responden dilihat dari tabel Slovin. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, kuesioner. Metode penarikan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling, metode analisis data yang digunakan adalah uji validitas, uji reliabilitas dan uji evektivitas dengan menggunakan bantuan Microsoft Office Excel 2013 dan SPSS. Hasil dari wawancara mengenai sistem wadiah dalam aplikasi assalafie babakan mobile yaitu menggunakan sistem wadiah yad al-amanah yang mana pihak pesantren tidak menggunakan dan tidak memanfaatkan titipan wali santri kepada anaknya. Hasil dari analisis mengenai efektivitas aplikasi assalafie babakan mobile, menyatakan bahwa rata-rata yang diperoleh dari 7 perindikator yang dianalisis adalah sebesar 56,28%. Dan berdasarkan hasil presentase yang telah dilakukan bahwa efektivitas aplikasi assalafie babakan mobile menunjukkan hasil 52,28%, sehingga dapat disimpulkan bahwa efektivitas aplikasi assalafie babakan mobile dikatakan cukup efektif.
Implementasi Akad Mudharabah pada Produk Tabungan Haji di BJB Syariah KCP Indramayu Ilmatuz Zahro; Ahmad Syathori; Ahmad Khotibul Umam
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.66

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi akad mudharabah pada Tabungan Haji iB Maslahah di Bank BJB Syariah KCP Indramayu serta meninjau sistem bagi hasilnya dalam perspektif fiqih dan keadilan ekonomi Islam. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi lapangan, melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan analisa data yang dilakukan di peroleh hasil penelitian menunjukkan bahwa akad yang digunakan adalah mudharabah muthlaqah, di mana nasabah sebagai shahibul maal menyerahkan dana kepada bank sebagai mudharib untuk dikelola pada pembiayaan syariah yang halal dan produktif. Nisbah bagi hasil sebesar 1% untuk nasabah dan 99% untuk bank dinyatakan sah secara fiqih, namun dinilai kurang proporsional dari sisi keadilan ekonomi Islam.
Analisis Akad Murabahah di Bank BJB Syariah KCP Indramayu pada Produk Pembiayaan Kesejahteraan Pegawai Aden Bagas Gumelar; Ibnudin; Ahmad Syathori
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 4 No. 2 (2025): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v4i2.67

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya akad murabahah sebagai instrumen utama dalam pembiayaan syariah, khususnya dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pegawai yang memiliki penghasilan tetap melalui skema pembiayaan yang sesuai syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan akad murabahah pada produk pembiayaan kesejahteraan pegawai di Bank BJB Syariah Kantor Cabang Pembantu (KCP) Indramayu serta kesesuaiannya dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000 tentang Murabahah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembiayaan kesejahteraan pegawai di Bank BJB Syariah KCP Indramayu dilakukan melalui beberapa tahapan, dimulai dari perjanjian kerja sama antara bank dan instansi nasabah dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU), diikuti dengan proses pengajuan, verifikasi, dan penentuan plafon pembiayaan yang disesuaikan dengan penghasilan nasabah. Penerapan akad murabahah pada pembiayaan ini telah belum sesuai dengan ketentuan Fatwa DSN-MUI No. 04/DSN-MUI/IV/2000, yang mensyaratkan adanya kepemilikan barang oleh bank sebelum akad dilakukan dan transparansi dalam penyebutan harga pokok dan margin. Namun demikian, hasil kajian juga menemukan bahwa dalam pelaksanaan akad, masih terdapat ruang perbaikan, terutama dalam memastikan ketersediaan barang saat akad berlangsung untuk menghindari praktik jual beli barang yang belum dimiliki.
Analisis Etika Perbankan Syariah Serta Dampaknya Terhadap Kinerja Karyawan di BPRS HIK Parahyangan Cabang Indramayu Dewi Kumalasari; Ibnudin; Ahmad Syathori
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v5i1.70

Abstract

Etika merupakan bagian penting dalam sistem perbankan syariah karena menjadi landasan moral dalam menjalankan operasional lembaga keuangan. Namun dalam praktiknya, penerapan etika syariah di perbankan seringkali menghadapi tantangan internal maupun eksternal yang berdampak pada kualitas kinerja karyawan. Berdasarkan realitas tersebut, peneliti tertarik untuk mengkaji bagaimana tantangan yang dihadapi karyawan dalam menerapkan etika perbankan syariah serta hubungan antara pemahaman etika syariah dengan kepuasan kerja karyawan di BPRS HIK Parahyangan Cabang Indramayu. Sehingga penulis dapat merumuskan masalah yang dikaji dalam penyusunan ini. Pertama, bagaimana tantang yang dihadapi oleh karyaawan dalam menerapkan etika perbankan syariah di BPRS HIK Parahyangan Cabang Indramayu? Kedua, bagaimana hubungan antara pemahaman antara pemahaman etika perbankan syariah dan kepuasan kerja karyawan di BPRS HIK Parahyangan Cabang Indramayu? Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penerapan etika syariah berasal dari ketidakseimbangan antara tuntutan target kerja dan komitmen etis individu. Di samping itu, masih adanya persepsi masyarakat yang menyamakan bank syariah dengan bank konvensional turut memperberat tugas karyawan dalam menjaga citra dan integritas lembaga. Namun demikian, ditemukan bahwa pemahaman yang baik terhadap etika perbankan syariah berdampak positif terhadap kepuasan kerja karyawan. Mereka merasa lebih nyaman, aman, dan memaknai pekerjaan sebagai bentuk ibadah yang bermakna spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan etika syariah bukan hanya berperan sebagai panduan perilaku kerja, tetapi juga sebagai faktor utama pembentuk kepuasan kerja, loyalitas, dan motivasi karyawan dalam sistem perbankan syariah. Oleh karena itu, penguatan pelatihan etika, pembinaan spiritual, serta sosialisasi publik tentang nilai-nilai perbankan syariah sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas implementasi etika secara menyeluruh.
Analisis Terhadap Tantangan dan Peluang Fintech Syariah Nisaul Isti'ani; Ahmad Syathori; Ibnudin
JSEF: Journal of Sharia Economics and Finance Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Syariah Economics and Finance
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jsef.v5i1.73

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong transformasi besar dalam sektor keuangan global, termasuk di Indonesia. Digitalisasi tidak hanya memudahkan akses terhadap layanan keuangan, tetapi juga menciptakan model bisnis baru seperti financial technology (fintech) yang kini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat modern. Dalam konteks keuangan Islam, fintech syariah hadir sebagai jawaban atas kebutuhan umat Muslim terhadap layanan keuangan yang tidak hanya efisien dan inovatif, tetapi juga sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Sehubungan dengan hal itu, penelitian ini dirumuskan ke dalam dua fokus utama, yaitu mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi fintech syariah di era digital. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (library research) sebagai pendekatan utama dalam menggali dan menganalisis tantangan serta peluang fintech syariah di era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fintech syariah merupakan inovasi keuangan berbasis teknologi yang berlandaskan prinsip syariah, namun masih menghadapi berbagai tantangan seperti regulasi yang belum optimal, rendahnya literasi, keterbatasan SDM, serta adanya pelanggaran hak konsumen dan indikasi riba pada beberapa platform. Meski demikian, fintech syariah memiliki peluang besar dalam mendorong inklusi keuangan dan menyediakan layanan keuangan yang sesuai dengan nilai-nilai syariah. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara regulator, pelaku industri, dan masyarakat, serta penguatan regulasi, edukasi, dan kapasitas SDM agar fintech syariah dapat berkembang secara berkelanjutan dan tetap sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.