Nur Wulan Ramadhani
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kolaborasi Iman, Islam, Dan Ihsan: Menggapai Makna Hidup Yang Sesungguhnya Muhammad Agam Nalf Saujani; Muhammad Andika Apriansyah; Aisyah Munadiya Khoiroh; Naila Nur Hikmah; Nur Wulan Ramadhani; Tiara Sisdayanti; Rika Widawati
Perspektif : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa Vol. 2 No. 2 (2024): Juni : Perspektif: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Bahasa
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/perspektif.v2i2.1253

Abstract

Faith, Islam, and ihsan are a unity that cannot be separated. With faith, Islam, and ihsan every Muslim can reach the true meaning of life. Faith, Islam, and ihsan become a combination of elements that are very important to live life. Therefore, Muslims who do not understand the combination of these three elements will not find the true meaning of life. Faith will give birth to Islam, and Islam will give birth to ihsan, from ihsan Muslims will be able to reach the true meaning of life. Faith has six pillars, namely: Faith in Allah, angels, book, messenger, last day, qada and qadar. Islam has five pillars, namely: Shahadat, prayer, zakat, fasting, pilgrimage for those who are able. Ihsan has four pillars, namely: Ihsan to Allah, self, fellow human beings, all creatures. The meaning of life for every human being is different, but the essence of the meaning of life desired by every human being is happiness, both happy in the world and happy in the hereafter.
MEMAHAMI IBNU RUSYD SECARA KOMPREHENSIF: AKAL, AGAMA, DAN WARISAN FILSAFAT Ratna Primada Dewi; Amanda Sephira Nuraini; Nur Wulan Ramadhani; Ani Adistyani; Muhamad Parhan
AT-TAKLIM: Jurnal Pendidikan Multidisiplin Vol. 2 No. 6 (2025): At-Taklim: Jurnal Pendidikan Multidisiplin (Edisi Juni)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/at-taklim.v2i6.499

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pemikiran Ibnu Rusyd secara komprehensif, terutama dalam harmonisasi antara akal dan wahyu. Ibnu Rusyd, dikenal sebagai Averroes di Barat, yaitu tokoh intelektual Muslim yang memengaruhi perkembangan pemikiran Islam dan Eropa. Ia hidup pada abad ke-12 di Andalusia dan berperan penting dalam kebangkitan intelektual Eropa melalui karyanya yang menjembatani filsafat Aristoteles dengan tradisi Islam dan Kristen. Ibnu Rusyd mengembangkan teori "kebenaran ganda" yang memungkinkan interpretasi teks agama pada tingkatan berbeda, sesuai dengan kapasitas intelektual pembacanya. Melalui karyanya seperti "Tahafut al-Tahafut" dan "Fasl al-Maqal", ia membela rasionalisme dan menegaskan bahwa akal dan wahyu tidak bertentangan. Warisan Ibnu Rusyd melampaui batas geografis dan temporal, mempengaruhi gerakan Averroisme Latin dan menjadi katalis penting bagi Renaissance Eropa. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur untuk menganalisis kontribusi Ibnu Rusyd dalam sintesis antara Islam dan modernitas, serta relevansinya dalam perdebatan kontemporer tentang agama dan sains. Ia menekankan bahwa akal dan wahyu bukanlah dua entitas yang saling bertentangan, melainkan dua cara untuk mencapai kebenaran yang sama. Melalui pendekatan ini, Ibnu Rusyd membuka jalan bagi sintesis antara tradisi dan modernitas, memungkinkan masyarakat untuk memahami teks agama secara lebih mendalam tanpa mengorbankan nilai teologisnya. 
Upaya Penegakan Hukum Lingkungan dalam Penanganan Pencemaran Sungai Ciliwung akibat Aktivitas Mall Seasons City Lizy Marchelina Butarbutar; Nur Wulan Ramadhani
Jurnal Hukum dan Sosial Politik Vol. 4 No. 2 (2026): Mei : Jurnal Hukum dan Sosial Politik
Publisher : International Forum of Researchers and Lecturers

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59581/jhsp-widyakarya.v4i2.6210

Abstract

The pollution of the Ciliwung River caused by urban and commercial activities has become an increasingly critical environmental issue, reflecting the weak effectiveness of environmental law enforcement in urban areas. This condition is evident in the area surrounding Seasons City Mall, where ecological pressure resulting from domestic waste and commercial activities has contributed to the deterioration of river water quality. This study aims to analyze the implementation of environmental law enforcement, identify the obstacles to controlling pollution in the Ciliwung River, and formulate strategies for optimizing sustainable environmental protection. The research employs a qualitative approach using normative juridical and empirical methods through observation, interviews, documentation, and literature review. The findings reveal that environmental law enforcement has been implemented through administrative supervision and waste control mechanisms; however, its effectiveness remains limited due to weak inter-agency coordination, inadequate monitoring capacity, low compliance among business actors, and limited public participation. This study concludes that strengthening integrated supervision, enforcing consistent legal sanctions, and enhancing collaboration among government institutions, business sectors, and communities are essential to achieving sustainable pollution control and environmental protection of the Ciliwung River.