Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PROTOTYPE KILO WATT HOUR (KWH) PEMBATAS PADA PELANGGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) Amar, Ishak; Nur, M Ilham; Tayibu, Nur Qalbi; HS, Haslinda
Jurnal Tematis (Teknologi, Manufaktur dan Industri) Vol 5, No 1 (2023): JURNAL TEMATIS (TEKNOLOGI, MANUFAKTUR DAN INDUSTRI)
Publisher : Politeknik Bosowa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah salah satu energi listrik terbarukan yang berfungsi untuk mengurangi penggunaan energi fosil dan minyak bumi. Namun, perkembangan energi listrik tenaga surya ini masih memiliki beberapa kekurangan seperti, bergantung pada perubahan iklim dan pemakaian yang tidak merata pada setiap pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pelanggan PLTS untuk meratakan penggunaan daya sebesar 220 Watt. Perangkat kWh pembatas merupakan alat elektronik yang terdiri dari beberapa perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berfungsi sebagai pembatas daya untuk pelanggan PLTS. Berdasarkan hasil pengukuran dan perancangan Alat Kilo Watt Hour (kWh) Pembatas Pada Pelanggan PLTS dinyatakan berfungsi dengan baik dan diperoleh, persentase kesalahan sebesar 0,83% dari pengukuran arus, dan dari hasil pengukuran daya diperoleh hasil persentase kesalahan sebesar 2.9%, sedangkan dari hasil pengukuran RTC DS3231 diperoleh nilai persentase kesalahan sebesar 0,04% yang artinya, sensor arus ACS712 dan RTC DS3231  dinyatakan akurat dan layak digunakan. Apabila pemakaian daya lebih dari yang ditentukan maka Relay otomatis akan OFF, buzzer berbunyi dan akan ON  kembali ketika perhitungan RTC DS3231 tiba pada pukul 00.00.00, maka alat Prototipe kWh Pembatas Pada Pelanggan PLTS akan kembali keprogram awal dan siap menyalurkan daya sebesar 220 Watt perharinya.Kata kunci: PLTS, KWH, ACS712, RTC DS3231.
Prototype Sistem Anti Kriminal Menggunakan Open CV Pada Python Berbasis Mikrokontroller -, sukarno; amar, Ishak; Mariki, I Wayan Wawan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 13 No 1 (2025): JURNAL ILMIAH TEKNIK MESIN
Publisher : Universitas Islam 45 Bekasi, Fakultas Teknik, Jurusan Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33558/jitm.v13i1.10670

Abstract

Security is the most important and primary thing in human life. It is generally known that security systems in the form of CCTV cameras and security guards have not been effective in providing a deterrent effect to criminals in carrying out their actions. So it takes a way to deal with this, the author created a prototype of an anti-crime security system using open CV on python based on a microcontroller. From the test results after conducting several experimental scenarios on the prototype that was created, it can function normally. The system created is able to identify or recognize facial samples at a distance of about 1.5 meters, with a minimum light intensity of 407 lux. The prototype is able to track the presence of target movements and can follow target movements from an angle of 0o-180o vertically and from an angle of 00-60o vertically, and can shoot targets in a stationary position within 5 seconds.
Analisis Sistem Instalasi Kelistrikan pada Swiss-Belhotel Makassar dengan Menggunakan Program ETAP Ishak Amar; Imam Ridwan Tanaka; Riyki Apriandi; Usman Haya
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13294

Abstract

Swiss-Belhotel Makassar as a five-star hotel requires a reliable electrical installation system to support operations and customer comfort. Electrical system evaluation is important to ensure that system performance remains optimal, safe, and meets standards. This study aims to analyze and evaluate the existing condition of the electrical installation at Swiss-Belhotel Makassar using the Electrical Transient Analyzer Program (ETAP) software. The methods used include primary and secondary data collection, single line diagram system modeling, and short circuit current simulation and load analysis. The evaluation results show that there are several system components that are approaching their maximum capacity limits, as well as load imbalances between phases that need to be corrected to avoid potential disruptions and low energy efficiency. By using ETAP simulation, technical recommendations are prepared such as protection adjustments, load balancing, and system configuration improvements. This evaluation provides an important overview in efforts to improve the reliability and safety of the hotel's electrical system as a whole.  
STUDI EKSPERIMENTAL UNJUK KERJA AC SPLIT MENGGUNAKAN R22, PROPANA 99,5% dan PROPANA 95.5% imam ridwan tanaka; Ishak Amar; Fisal Yuliansyah; Agung Nugroho
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v21i1.13773

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan unjuk kerja sistem pendingin udara (AC split) yang menggunakan tiga jenis refrigeran berbeda, yaitu R22 (refrigeran konvensional), propana dengan kemurnian 99,5%, dan propana dengan kemurnian 95,5%. Studi ini dilakukan secara eksperimental dengan menggunakan sistem AC split kapasitas 1 PK dalam kondisi operasi standar. Parameter utama yang dianalisis meliputi tekanan kerja, temperatur kondensor dan evaporator, daya listrik yang dikonsumsi, koefisien performa (COP), serta efisiensi energi sistem secara keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa propana 99,5% memberikan performa termal yang mendekati R22 dan memiliki efisiensi energi yang lebih baik, disertai dengan penurunan konsumsi daya sebesar ±10%. Sementara itu, propana 95,5% menunjukkan performa yang relatif lebih rendah dibandingkan propana 99,5%, meskipun tetap berada dalam batas operasional yang aman. COP Propana 99.5% dengan pengisian 50% paling tinggi, namun pada Propana 99.5% dengan massa 40% paling stabil dan memiliki nilai yang tinggi, kemudian disusul oleh Propana 95% dengan Massa 60%. Sedangkan Propana 95% dengan pengisian 30%, 40% dan 50% mempunyai COP yang lebih rendah. Penggunaan propana sebagai alternatif refrigeran ramah lingkungan menunjukkan potensi besar dalam mengurangi dampak pemanasan global akibat refrigeran konvensional. Dengan demikian, propana terutama dengan kemurnian tinggi dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pengganti R22 dalam sistem pendingin AC split, dengan catatan perlunya pengujian lanjutan terhadap aspek keselamatan dan kompatibilitas material.
Studi Perencanaan Sistem Kelistrikan pada Gedung Data Center Mmr 4 Deltamas Cikarang Pusat Ishak Amar; I Wayan Wawan Mariki; Riyki Apriandi; Usman Haya
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 21 No 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/mim.v21i2.14841

Abstract

Studi ini menata ulang sistem perencanaan kelistrikan gedung Pusat Data MMR 4 Deltamas Cikarang, dengan fokus pada keselamatan dan kenyamanan operasional sesuai SNI, PUIL, dan peraturan kelistrikan. Penelitian diawali dengan wawancara dengan konsultan perencana untuk mendapatkan dimensi bangunan (panjang, lebar, tinggi) serta kebutuhan daya server dan sistem pendingin, dilanjutkan dengan penyesuaian desain instalasi pencahayaan dan kelistrikan. Peralatan pencahayaan terdiri dari berbagai jenis lampu downlight (5 W, 6 W, 10 W, 12 W, 18 W, 20 W) dan lampu TL (2x18 W dan 1x18 W), serta 7 titik stopkontak. Sistem pendingin meliputi unit AC ½ HP, ¾ HP, dan 2 HP. Perangkat daya besar meliputi PAC 5,5 kW, UPS 30 kVA, ATS 150 A, dan COS bermotor. Kabel yang digunakan adalah NYY (1,5–10 mm²), NYA (1,5–2,5 mm²), dan NYGBY (50 mm²); proteksi disediakan oleh MCB (2–10 A) dan MCCB (16–125 A). Total kebutuhan daya mencapai sekitar 72,1 kW. Sumber daya utama adalah PLN 82,5 kVA (dua saluran), dengan dua generator cadangan masing-masing 100 kVA yang siap menggantikan jika terjadi pemadaman listrik. Kata kunci: Pusat Data, Sistem Tenaga, UPS, peralatan listrik.
Design And Control Modelling of An IoT-Enabled Solar-Powered Ac Lighting System with Embedded Power Conversion Ishak Amar; I Wayan Wawan Mariki; Fahri Anwar; Achmad Romadin
Journal of Renewable Energy and Smart Device Vol. 3 No. 2 April 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/joresd.v3i2.534

Abstract

This study investigates the performance of a photovoltaic-based power conversion and wireless monitoring system designed for small-scale renewable energy applications. The proposed system integrates a DC–AC inverter, closed-loop voltage regulation, and wireless communication using an embedded controller to enable stable power delivery and real-time monitoring. Experimental testing was conducted under varying irradiance and load conditions to evaluate electrical performance, conversion efficiency, dynamic response, and communication behavior. The results show that output power increased proportionally with irradiance, reaching a maximum of 53.27 W at 1000 W/m². The inverter demonstrated stable conversion efficiency in the range of 86.40%–89.11%, with an average efficiency of 87.94%, indicating effective power conversion across different operating conditions. Dynamic response analysis revealed an overdamped behavior with no observable overshoot and voltage ripple below 5%, confirming stable voltage regulation and agreement with the proposed second-order transfer function model. In addition, the wireless monitoring subsystem operated reliably, with Wi-Fi providing lower response time than Bluetooth for real-time control and monitoring purposes. Overall, the experimental results confirm that the proposed system is capable of achieving stable electrical performance, efficient energy conversion, and reliable wireless communication, making it suitable for standalone solar lighting and other small-scale distributed renewable energy applications.
PENINGKATAN KINERJA TERMAL ALAT PENGERING JAGUNG BERBASIS KOLEKTOR SURYA DENGAN MODIFIKASI GEOMETRI PELAT ABSORBER BERGELOMBANG Usman; Mahmuddin; Ishak Amar; Hendi Lilih Wijayanto; Muhammad Alfian
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 22 No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v22i1.15437

Abstract

Modifikasi geometri pelat absorber merupakan salah satu pendekatan strategis untuk meningkatkan perpindahan panas pada kolektor surya, namun kajian eksperimental yang membandingkan secara langsung pengaruh bentuk gelombang segi empat dan setengah lingkaran terhadap kinerja sistem pengering jagung masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh geometri pelat absorber bergelombang segi empat dan setengah lingkaran terhadap kinerja termal kolektor dan performa pengeringan jagung menggunakan metode eksperimental langsung (direct experimental method) di bawah kondisi radiasi matahari alami. Pengujian dilakukan terhadap 6 kg jagung dengan kadar air awal 25,5% (basis basah) selama 360 menit, dengan interval pengamatan setiap 45 menit. Parameter yang dianalisis meliputi penurunan kadar air, kecepatan udara, laju aliran massa udara (ṁa), energi panas berguna (QU), dan efisiensi termal kolektor (ηth). Efisiensi termal tertinggi dicapai pada interval pengeringan menit ke-225, yaitu sebesar 39,8% untuk pelat segi empat dan 32% untuk pelat setengah lingkaran. Hasil menunjukkan bahwa pelat absorber segi empat memberikan kinerja lebih baik dibandingkan setengah lingkaran: kadar air akhir yang dicapai sebesar 9,2% berbanding 10,8%; kecepatan udara maksimum masing-masing 0,9 m/s dan 0,8 m/s. Peningkatan performa ini dipengaruhi oleh luas permukaan efektif yang lebih besar serta turbulensi aliran yang lebih tinggi pada geometri segi empat, sehingga optimasi geometri absorber terbukti meningkatkan efektivitas sistem pengering surya.