Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING DI KELAS V SDN 13 IV KOTO AUR MALINTANG PADANG PARIAMAN Rachman, Bayu; Eliyasni, Rifda
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 3 No. 2 (2023): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (424.378 KB) | DOI: 10.58737/jpled.v3i2.137

Abstract

Penelitian pada pembelajaran tematik terpadu di kelas V ini dilatar belakangi oleh hasil belajar peserta didik yang rendah dikarenakan pembelajaran yang dilaksanakan selama ini kurang mengorientasikan suatu masalah kepada peserta didik sehingga berpikir kritis peserta didik kurang terbentuk, kurangnya keaktifan peserta didik dalam belajar sehingga pembelajaran menjadi tidak menarik, dan guru terlalu fokus untuk berceramah (teacher centered). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik dengan model Problem Based Learning pada pembelajaran tematik terpadu. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Prosedur penelitian terdiri perancanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa tes, dan non-tes. Penelitian ini dilaksanakan pada Semester II tahun Ajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah peneliti selaku guru yang meneliti, guru kelas serta teman sejawat selaku pengamat, dan peserta didik kelas V sebanyak 14 orang yang terdiri dari 8 orang peserta didik laki-laki dan 6 orang peserta didik perempuan. Hasil penelitian siklus I pada RPP rata-rata 77,5% (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 91% (Sangat Baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas guru rata-rata 80% (Baik), meningkat pada siklus II menjadi 92% (Sangat Baik). Pelaksanaan siklus I pada aktivitas peserta didik rata-rata 83,5% (Baik), meningkat pada siklus II menjadi 92% (Sangat Baik). Hasil belajar peserta didik pada siklus I rata-rata 76,7 (Cukup), meningkat pada siklus II menjadi 88,33 (Baik). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran tematik terpadu di Sekolah Dasar.
Empowering Digital Pedagogy through ICT-Based Deep Learning for Numeracy and Computational Thinking in Elementary Schools Helsa, Yullys; Arlis, Syafri; Zainil, Melva; Zulnaidi, Hutkemri; Rachman, Bayu
Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 8, No 1 (2026): FEBRUARY 2026
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/btjpm.v8i1.17314

Abstract

This community service program aimed to strengthen elementary school teachers’ capacity to integrate ICT-based deep learning pedagogy in improving students’ numeracy and computational thinking (CT) literacy. The program involved 30 teachers within a local Teacher Learning Community and was implemented through participatory workshops and structured mentoring using a one-group pre-test–post-test design to examine program impact. The intervention focused on enhancing teachers’ competence in designing ICT-integrated lesson plans, learning activities, and assessments aligned with numeracy and CT indicators. Data were collected through teacher self-assessment, classroom observation, and students’ pre- and post-tests and analyzed descriptively to determine mean improvement and percentage gain. The results demonstrated a 24% increase in teachers’ ICT pedagogical competence, indicating strengthened instructional capacity. As a follow-up impact of improved teaching practice, students’ numeracy achievement increased by 24%, and computational thinking performance improved by 20%. These findings confirm that empowering teachers through ICT-integrated deep learning contributes to measurable improvements in instructional quality and supports the development of higher-order literacy skills. Overall, the program achieved its objective by reinforcing teacher capacity as the primary outcome, with positive learning gains emerging as a direct pedagogical impact within elementary classrooms.
Prevalensi Avian Influenza pada Itik Mojosari di Kabupaten Solok Berdasarkan Deteksi Influenza A qRT-PCR Kamil, Muhammad; Yellita, Yulia; Rachman, Bayu
MASALIQ Vol 6 No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v6i1.8872

Abstract

Although Avian Influenza (AI) has been widely reported as a strategic poultry disease in Indonesia, studies that specifically document AI occurrence based on molecular detection in traditionally raised Mojosari ducks remain relatively limited, particularly in major duck-producing areas in West Sumatra. This study aimed to analyze the occurrence of Avian Influenza in Mojosari ducks in Nagari Cupak, Gunung Talang Subdistrict, Solok Regency, as a basis for strengthening poultry disease control. A quantitative approach with a cross-sectional design was employed, involving 50 Mojosari ducks purposively selected from smallholder farms. Data were obtained through laboratory examination using the Influenza A quantitative reverse transcription–polymerase chain reaction (qRT-PCR) method and were analyzed by calculating prevalence, 95% confidence intervals using the exact binomial method, and a proportion test to assess differences in infection occurrence. The results showed that 90.0% of ducks tested positive for Avian Influenza, with an estimated prevalence of 90.0% (95% CI: 78.2–97.4%), and the difference in proportions between positive and negative ducks was significant (p < 0.001). This high level of occurrence indicates active viral circulation associated with the characteristics of the aquatic agroecosystem, low biosecurity implementation, and traditional systems of duck husbandry and movement. The findings underscore the importance of strengthening laboratory-based surveillance, enhancing biosecurity in smallholder farms, and intensifying control of poultry movement, and they provide practical implications for stakeholders in AI control based on a One Health approach, while also opening opportunities for further studies on environmental and management-related risk factors in duck production. Keywords: Avian Influenza; Mojosari Ducks; qRT-PCR; Prevalence; Veterinary Epidemiology
Efektifitas Penggunaan Geogebra Dalam Meningkatkan Literasi Numerasi Siswa Sekolah Dasar Helsa, Yullys; Ariani, Yetti; Zuryanty, Zuryanty; Rachman, Bayu; Nisa, Sahrun; Meizatri, Ranti; Aini Agusti, Fardatil
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Geogebra merupakan salah satu software yang bersifat dinamis dan dapat digunakan dalam mengajarkan kemampuan matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat keefektifan penggunaan geogebra dalam meningkatkan literasi numerasi siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang dijabarkan secara deskriptif. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner. Subjek penelitian ini adalah 66 guru Sekolah Dasar Se-Kecamatan Sasak Ranah Pasisie Kabupaten Pasaman Barat. Teknik pemilihan sampel adalah purposive sampling. Analisis data dilakukan secara statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan geogebra efektif dalam meningkatkan literasi siswa. Hal ini didasarkan pada hasil perhitungan skor rata-rata kuisioner adalah 3,3 yang berada pada kriteria sangat efektif. Dengan demikian penelitian ini memberikan gambaran sebagai pertimbangan bagi pihak terkait untuk mengupayakan langkah-langkah baru sehingga dapat meningkatkan penggunaan geogebra terutama di Sekolah Dasar.