Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM PADA MASYARAKAT Hasruddin Dute; Zaidir Zaidir
Jurnal Kajian Agama Hukum dan Pendidikan Islam (KAHPI) Vol 3, No 1 (2021): VOL 3, NO 1, JULI 2021: JURNAL KAJIAN AGAMA HUKUM DAN PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : Lembaga Kajian Keagamaan Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/kahpi.v3i1.p34-45.12952

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi seorang pendidik di masyarakat. Pada dasarnya pendidikan Islam merupakan suatu proses yang berlangsung secara terus menerus dan mengalir ke dalam kehidupan manusia dan berlangsung sepanjang hayat. Tugas dan fungsi pendidikan ditujukan kepada anak sekolah yang berkembang danberkembang secara dinamis dari isi sampai akhir hayat dan yang tidak dapat memisahkan keberhasilan pendidikan dari sisi pedagogis. Pendidik pada hakikatnya adalah orang yang diamanahkan yang bertanggung jawab atas dunia akhirat dengan mendidik, membimbing,membimbing dan menuntun peserta didik ke pintu gerbang kesuksesan baik dunia maupun akhirat. Untuk menjadi berkualitas dan profesional, kriteria dan persyaratan tertentu harus dipenuhi dalam konteks tujuan hidup dan juga kualitas yang harus dibawa oleh pendidik dalam melaksanakan tugasnya dan sebagai pendidik. Metode yang dipakai didalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan, atau dapat digunakan dalam bahan pustaka sebagai sumber informasi untuk menjawab permasalahan tentang pendidik dalam pendidikan. Sebagai seorang pendidik seorang guru memainkan peran yang sentral bagipeserta didik. Peran guru dalam membina siswa agar menjadi manusia yang berkarakter sangat dibutuhkan. Pertama sebagai pendidik dan pengajar. Kedua sebagai pemberi keteladanan dan menjadi teladan. Ketiga, menjadi solusi di tengah-tengah masyarakat.Kata Kunci: Pendidik; Pendidikan Islam.
Rancang Bangun Sistem Informasi Proses Pengajuan Tugas Akhir Mahasiswa D3TI-Unriyo Aini, Farida Nur; Zaidir; Rahmat, Beni; sahal, ahmad
Jurnal Informatika Komputer, Bisnis dan Manajemen Vol 22 No 1 (2024): Januari 2024
Publisher : LPPM STMIK El Rahma Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61805/fahma.v22i1.110

Abstract

Pengembangan Sistem Informasi Bimbingan Tugas Akhir (SIBTA) menggunakan metode Waterfall bertujuan meningkatkan efisiensi bimbingan tugas akhir di perguruan tinggi. Tantangan manajemen informasi, jadwal, dan pemantauan mahasiswa diatasi melalui pendekatan sistematis. SIBTA berkontribusi pada peningkatan efisiensi dengan mencatat progres, menyederhanakan penjadwalan, dan meningkatkan aksesibilitas dokumen tugas akhir.Literatur terkait pengembangan Sistem Informasi Tugas Akhir menyoroti penggunaan metode Waterfall dan model use case dalam pengembangan sistem. Studi literatur ini memberikan landasan untuk merancang SIBTA yang responsif terhadap kebutuhan pengguna. Proses identifikasi kebutuhan menjadi landasan penting dalam pengembangan produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.Pengembangan Sistem Informasi Bimbingan Tugas Akhir (SIBTA) berbasis Waterfall menitikberatkan pada identifikasi kebutuhan, studi literatur, perencanaan, implementasi, dan pengujian. Proses ini menghasilkan sistem informasi bimbingan tugas akhir dalam bentuk prototipe. Untuk memastikan kinerja yang optimal, dilakukan pengujian menggunakan metode black box. Metode ini mengevaluasi seluruh fungsionalitas menu yang dapat digunakan. Hasil pengujian black box menunjukkan bahwa program berjalan dengan baik, mencapai tingkat keberhasilan lebih dari 90%. Dengan demikian, SIBTA yang telah dikembangkan siap untuk diimplementasikan dalam proses bimbingan tugas akhir di Program Studi Teknologi Informasi Universitas Respati Yogyakarta.
Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournamet Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas 5 DI SD YPK 1 Hamadi Nurul Mutmainnah; Zaidir Zaidir; Sri Wahyuni; Tri Kurniah Lestari; Winda Abriani
Journal on Education Vol 7 No 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari 2
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8270

Abstract

This research aims to determine the effect of Teams Games Tournament type cooperative learning model on students' math learning outcomes at YPK 1 Hamadi Elementary School. This type of research is quantitative research with a quasi-experimental design. The sample selection technique used was random sampling. The sample in this study consisted of 2 groups, namely: the experimental group numbered 32 students, the control group numbered 32 students. This research was analyzed using SPSS 29 with normality test, homogeneity test, and hypothesis testing using t test. The results of hypothesis submission obtained the value of tcount> ttable which is 5.772> 0.1.669 thus Ha is accepted and Ho is rejected. So it can be concluded that there is a significant difference from learning using the Teams Games Tournament type cooperative learning model on student math learning outcomes at SD YPK 1 Hamadi. Keywords: Math, Learning, Outcomes,Teams Games Tournament.
MINAT SANTRI TERHADAP PENDIDIKAN SENI BACA AL-QUR’AN DI PONDOK PESANTREN DARUD DA’WAH WAL IRSYAD AMBO DALLE (DDI-AD) KOTA JAYAPURA. Zaidir; Wahyuni, Sri; Yahya, Safaruddin
Jurnal Paris Langkis Vol 5 No 1 (2024): Edisi Agustus 2024
Publisher : PPKn, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pengetahuan Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/paris.v5i1.19405

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui minat santri dalam mengikuti program pendidikan dan pelatihan seni baca Al Quran dengan nada tilawah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, yaitu  untuk memberikan gambaran tentang minat santri terhadap pendidikan seni Baca al-Qur’an di Pondok Pesantern Darud Da’wah Wal Irsyad Ambo Dalle kota Jayapura. Adapun Teknik pengumpulan data menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun subjek yang diteliti adalah para santri yang mengikuti program pembelajaran seni baca Al Quran dengan nada tilawah. Hasil penelitian menunjukkan santri di Pondok Pesantern Darud Da’wah Wal Irsyad Ambo Dalle kota Jayapura,  memiliki minat yang sangat besar dalam mempelajari seni baca al-Qur’an dengan nada tilawah. Terlihat santri sangat antusias dan memliki minat yang sangat tinggi dalam mengikuti program pelatihan tilawah, disebabkan adanya motivasi-motivasi dari para ustadz/ guru tilawah tentang manfaat dan pentingnya menguasai baca Al Quran dengan nada tilawah baik manfaat yang dapat diperoleh saat berada di dalam pesantren atau saat telah berada pada lingkungan masyarakat.
Pembinaan Agama Islam Sebagai Upaya Pencegahan Tindak Pidana Berkelanjutan Bagi Narapidana Kasus Narkoba di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Kabupaten Mimika Budi Utomo; Neti S; Mohammad Ali Mahmudi; Muh. Abdul Mukti; Zaidir
Tarbiyah bil Qalam : Jurnal Pendidikan Agama dan Sains Vol. 9 No. 2 (2025): Vol IX Edisi II 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Bukhary Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is motivated by the high recidivism rate among narcotics inmates and the need for a contextual Islamic religious rehabilitation approach at Class II B Correctional Facility in Mimika. The research aims to describe the implementation of Islamic religious guidance as a continuous crime prevention effort, including its supporting and constraining factors. Using a qualitative descriptive method, data were collected through semi-structured interviews, participative observation, and documentation. The population included narcotics inmates, religious instructors, the prison chief, and spiritual supervisors; purposive sampling selected seven key informants. Data analysis employed Miles and Huberman’s interactive model. Results reveal that religious guidance is effectively implemented through disciplined five daily prayers, regular recitations, and Quranic literacy practices, supported by strong collaboration and inmate engagement. The conclusion emphasizes the significance of Islamic religious rehabilitation in spiritual recovery but highlights the need for enhanced facilities, human resources, and individualized approaches to address inmates’ diverse backgrounds. Practically, the study recommends multi-stakeholder synergy to reduce recidivism rates.