Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS IMPLEMENTASI SERTIFIKASI HALAL SEBAGAI STRATEGI PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK KLETEK UDANG Agus Purnomo; Lucky Enggrani Fitri; Heni Pratiwi; Ridhwan
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 2 (2026): Januari
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i2.63410

Abstract

Abstrak Pemberlakuan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal menjadikan sertifikasi halal sebagai kewajiban bagi produk makanan dan minuman. Namun, pelaku usaha mikro, khususnya di wilayah pedesaan, masih menghadapi berbagai kendala dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi sertifikasi halal serta dampaknya terhadap peningkatan daya saing produk kletek udang di Desa Teluk Majelis, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang memengaruhi keberhasilan sertifikasi halal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi sertifikasi halal pada pelaku usaha kletek udang masih tergolong rendah akibat keterbatasan pengetahuan, biaya, serta minimnya pendampingan. Namun, pelaku usaha yang telah bersertifikasi halal mengalami peningkatan kepercayaan konsumen, perbaikan kualitas produksi, dan perluasan akses pasar. Dengan demikian, sertifikasi halal berperan strategis dalam meningkatkan daya saing produk kletek udang. Diperlukan peran aktif pemerintah dan lembaga terkait dalam memberikan edukasi, pendampingan, dan fasilitasi pembiayaan agar implementasi sertifikasi halal dapat berjalan optimal. Kata Kunci: daya saing, kletek udang, sertifikasi halal, UMKM   Abstract The enactment of Law Number 33 of 2014 concerning Halal Product Assurance makes halal certification mandatory for food and beverage products. However, micro enterprises, particularly in rural areas, still face various challenges in its implementation. This study aims to analyze the implementation of halal certification and its impact on enhancing the competitiveness of shrimp cracker (kletek udang) products in Teluk Majelis Village, Tanjung Jabung Timur Regency. This research employs a qualitative descriptive approach with data collection techniques including interviews, observation, documentation, and literature review. Data analysis was conducted using SWOT analysis to identify internal and external factors influencing the success of halal certification. The results indicate that the implementation of halal certification among shrimp cracker producers remains limited due to lack of knowledge, financial constraints, and insufficient assistance. Nevertheless, businesses that have obtained halal certification experienced increased consumer trust, improved production quality, and expanded market access. Therefore, halal certification plays a strategic role in improving product competitiveness. Continuous support from the government and related institutions through education, assistance, and financial facilitation is essential to optimize the implementation of halal certification. Keywords: competitiveness, halal certification, shrimp cracker, SMEs
ANALISIS PENERAPAN KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL PADA USAHA MIKRO KECIL (UMK) DI DESA MENDALO INDAH Azizah Nurrahma; Lucky Enggrani Fitri; Heni Pratiwi; Ridhwan
Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah Vol 7 No 3 (2026): April
Publisher : Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syariah dan Hukum Uin Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/iqtishaduna.v7i3.67396

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kewajiban sertifikasi halal pada Usaha Mikro Kecil (UMK) di Desa Mendalo Indah, Kabupaten Muaro Jambi, dengan fokus pada dampak, tantangan, dan strategi yang dilakukan pelaku usaha. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaku UMK, serta analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sertifikasi halal berdampak positif terhadap peningkatan kepercayaan konsumen, citra usaha, dan peluang pasar, namun pelaku UMK masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pemahaman prosedur, hambatan administratif, rendahnya literasi digital, serta persepsi biaya yang tinggi. Strategi yang dapat diterapkan meliputi peningkatan sosialisasi dan pendampingan, pemanfaatan skema sertifikasi halal gratis (self declare), serta kolaborasi pemerintah, lembaga pendamping, dan pelaku usaha guna memperkuat kesadaran dan kepatuhan terhadap regulasi halal. Kata kunci: Sertifikasi halal, Usaha Mikro Kecil, Mendalo Indah Abstract This study aims to analyze the implementation of mandatory halal certification in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Mendalo Indah Village, Muaro Jambi Regency, with a focus on the impacts, challenges, and strategies implemented by business actors. The study used a qualitative method with a case study approach through observation, interviews, and documentation of MSME actors, as well as a SWOT analysis to identify internal and external factors. The results show that halal certification has a positive impact on increasing consumer trust, business image, and market opportunities. However, MSME actors still face obstacles such as limited understanding of procedures, administrative barriers, low digital literacy, and high perceived costs. Strategies that can be implemented include increasing socialization and mentoring, utilizing the free halal certification scheme (self-declaration), and collaboration between the government, supporting institutions, and business actors to strengthen awareness and compliance with halal regulations. Keywords: Halal certification, Micro, Small Enterprises, Mendalo Indah