Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

Pendampingan UKM Produk Nasi Krawu dengan Perbaikan Proses Produksi dan Kemasan Produk untuk Meningkatkan Penjualan esthi kusdarini; Sapto Heru Yuwanto
JPM17: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/jpm17.v3i2.1476

Abstract

Nasi krawu adalah makanan khas Gresik yang banyak penggemarnya. Salah satu UKM yang memproduksi nasi krawu membutuhkan bantuan TIM PKM ITATS dalam meningkatkan penjualan. Atas dasar hal tersebut TIM PKM ITATS melakukan pendampingan bekerja sama dengan “Nasi Krawu Mang Haji”. Kegiatan kerjasama ini berupaya untuk meningkatkan penjualan UKM tersebut.  “Nasi Krawu Mang Haji”  berlokasi di Keputih, Sukolilo, Surabaya. UKM mengalami perkembangan yang pesat, namun tidak diimbangi oleh peningkatan kapasitas produksi.  Permasalahan utama pada UKM ini adalah kapasitas produksi yang kurang maksimal dan tidak bisa ditingkatkan, sehingga terkadang terpaksa menolak pesanan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan kapasitas produksi “Nasi Krawu Mang Haji” sehingga dapat memenuhi pesanan serta tidak terjadi lagi penolakan pesanan, memperbaiki pembukuan keuangan, dan menyempurnakan kemasan produk. Pendampingan ini meliputi aspek produksi, manajemen, dan pemasaran produk. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah wawancara, penyempurnaan proses produksi, workshop, diskusi, dan bantuan teknis. Kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas produksi “Nasi Krawu Mang Haji” sampai 30% sehingga diharapkan tidak terjadi lagi penolakan pesanan. Kegiatan ini juga berhasil melatih UKM sehingga mampu membuat pembukuan keuangan sederhana untuk memudahkan perhitungan cash flow keuangan. Hasil kegiatan yang lain adalah desain kemasan produk yang lebih menarik dan komunikatif sehingga “Nasi Krawu Mang Haji” dikenal lebih luas oleh masyarakat.  .Kata kunci: Mang Haji, nasi krawu, pemasaran, penjualan, produksi 
ANALISIS OPTIMALISASI ALAT MUAT DAN ALAT ANGKUT UNTUK MENCAPAI TARGET PRODUKSI OVERBURDEN DI PIT 2A PT. FONTANA RESOURCES INDONESIA, KALIMANTAN TENGAH Bagas Brillyant Umara Putra; Lakon Utamakno; Esthi Kusdarini
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 1, No 1 (2019): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2019.831

Abstract

PT. Fontana Resources Indonesia adalah suatu perusahaan yang bergerak dalam bidang penambangan batubara. Perusahaan ini berlokasi di Desa Butong, Kecamatan Teweh Selatan, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Sistem penambangan yang digunakan oleh perusahaan adalah sistem tambang terbuka dengan metode penambangan open pit. Kegiatan pengupasan tanah penutup pada pit 2A di blok B06S04 menggunakan kombinasi 1 alat muat berupa Excavator Volvo EC – 750E dan 4 alat angkut berupa Articulated Dump Truck Volvo A40F. Blok B11S04 menggunakan kombinasi 1 alat muat Excavator Volvo EC – 750E dan 4 alat angkut Articulated Dump Truck Volvo A40G. Pada bulan Oktober 2018 total produksi aktual pada blok B06S04 dan B11S04 adalah 302.400 BCM/bulan sedangkan target produksi perusahaan sebesar 344.000 BCM/bulan sehingga target produksi overburden belum tercapai. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui keserasian antara alat muat dan alat angkut; menganalisis faktor yang menghambat produktivitas alat muat dan alat angkut; mengaplikasikan langkah-langkah untuk mengoptimalkan produktivitas alat muat dan alat angkut; dan mengetahui produktivitas alat angkut setelah dilakukan perbaikan faktor penghambat. Faktor yang menyebabkan target produksi tidak tercapai diantaranya kondisi dan geometri jalan yang belum maksimal. Setelah dilakukan analisis perbaikan kondisi dan geometri jalan dengan memperbaiki lebar jalan lurus dan miring, jari-jari tikungan, superelevasi, crosslope, grade, dan rolling resistance maka diperoleh peningkatan produktivitas alat angkut pada blok B06S04 dan B11S04 menjadi 347.265 BCM/bulan.Fontana Resources Indonesia Ltd is a company of coal mining which is located in Butong Village, South Teweh District, North Barito Regency, Central Kalimantan. This company employs quarry mining system with open pit mining method. The activity of overburden at pit 2A Block B06S04 uses the combination of one Excavator Volvo EC – 750E and four dump trucks named Articulated Dump Truck Volvo A40F. Meanwhile, Block B11S04 uses the combination of one Excavator Volvo EC – 750E and four dump trucks named Articulated Dump Truck Volvo A40G. In October 2018, the total actual production at Block B06S04 and B11S04 was 302,400 BCM/month, whereas the production target of company was 344,000 BCM/month. Thus, the target of overburden production was not achieved. This research aimed at investigating the combination of dump truck and excavator, analyzing factors hindering the productivity of dump truck and excavator, implementing some phases to optimize the productivity of both equipment, and investigating the productivity of dump truck after improving the barrier factors. Basically, factors causing the underachievement of production target were less optimum road geometry and condition. Some improvements must be undergone on the road geometry and condition such as improving the width of straight and tilt roads, turn radius, super elevation, cross slope, grade, and rolling assistance. After conducting the analyses on those improvements, the productivity of dump truck at Blocks B06S04 and B11S04 can be increased to 347,265 BCM/month.  
PETA SPASIAL SEBARAN MERKURI PADA AREA KOLAM PENGENDAPAN DARI LIMBAH PROSES AMALGAMASI Esthi Kusdarini; Resky Tri Putra; Budiarto Budiarto
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1992

Abstract

Limbah pengolahan emas perlu diolah sebelum dibuang ke badan air atau lingkungan. Pada area penambangan emas rakyat di Desa Atoga, Sulawesi Utara terdapat beberapa kolam penampungan limbah pengolahan emas rakyat. Pengolahan emas dilakukan dengan proses amalgamasi. Limbah-limbah ini dibiarkan begitu saja tanpa dilakukan pengolahan oleh pelaku yang membuang limbah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sebaran pencemaran merkuri pada area di sekitar kolam penampungan limbah. Lima sampel tanah diambil dari tanah di sekitar kolam penampungan limbah. Kandungan merkuri pada sampel tanah dianalisa menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Peta spasial sebaran merkuri pada area tersebut dibuat dengan menggunakan metode Inverse Distance Weight dan software ArcGIS. Hasil Analisa AAS menunjukkan bahwa 5 sampel tanah mengandung merkuri cukup tinggi, yaitu sebesar 172,9 – 360,17 ppm. Nilai ini jauh di atas baku mutu pedoman kualitas sedimen untuk melindungi kehidupan makhluk hidup di sekitarnya. Hasil penelitian dapat dijadikan masukan bagi pemerintah daerah setempat untuk pemulihan lingkungan di area penambangan emas. Hasil penelitian ini juga perlu dikembangkan untuk menemukan metode terbaik dalam memulihkan lingkungan tercemar merkuri dengan kadar yang cukup tinggi.
EVALUASI CRUSHING PLANT UNTUK PENGOPTIMALAN HASIL PRODUKSI BATU ANDESIT Erna Abinoam Kudmasa; Esthi Kusdarini; Ratih Hardini Kusuma Puti; Ongko Priambo
Prosiding Seminar Teknologi Kebumian dan Kelautan (SEMITAN) Vol 3, No 1 (2021): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.semitan.2021.1964

Abstract

Penelitian yang dilakukan di Kelurahan Krembangan Selatan, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya, Peovinsi Jawa Timur dengan tujuan mengevaluasi crushing plant untuk pengoptimalan hasil Produksi. Crushing plant adalah alat unit pengolahan yang terdiri dari berbagai macam alat dimana terdapat bebrapa rangkaian kegiatan yang bersifat kontinu dan bertujuan untuk mereduksi ukuran material. Berdasarkan penelitian yang dilakukan dan dilakukan perhitungan maka didapatkan produksi nyata pada Vibrating grizzly feeder sebesar 99 ton/jam , Jaw crusher sebesar 66,09 ton/jam, vibrating screen adalah sebesar 31,38 ton/jam dan secondary crusher sebesar 67,61 ton/jam. Berdasarkan perhitungan regresi linear berganda terhadap waktu hambatan idle dan breakdown maka didapatkan persamaan sebesar Y = 913,8681-115,17 (X1) – 117,17 (X2) dari persamaan ini dilakukan perhitungan untuk mendapatkan nilai loss time dan didapat bahwa nilai waktu hambatan idle time tidak boleh lebih dari 0,27 jam sedangkan nilai waktu hambatan dari breakdown tidak boleh lebih dari 0,26 agar target produksi dapat tercapai. Untuk pemenuhan target produksi 882,35 ton/hari, dapat juga dilakukan dengan penanganan waktu hambatan produksi pada unit peremuk batu andesit, dengan penanganan tersebut maka waktu  kerja efektif  meningkat dari 6,90 jam/hari menjadi 7,89 jam/hari, sehingga produksi nyata per hari juga meningkat dari 683,1 ton/hari menjadi 1.008,97 ton/hari.
RANCANGAN PIT PENAMBANGAN BATUBARA PADA PIT X PT. PROLINDO CIPTA NUSANTARA, SITE SIE LOBAN, KABUPATEN TANAH BUMBU, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Eka Nurohman Hadi Prasetyono; Esthi Kusdarini; Yudho Dwi Galih Cahyono
Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN) Vol 2, No 1 (2020): Prosiding
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/p.semitan.2020.1013

Abstract

PT. Prolindo Cipta Nusantara adalah perusahaan yang bergerak pada bidang Batubara. Perusahaan ini berada di Kecamatan Sungai Loban, Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan. Luas area izin usaha pertambangan PT. Prolindo Cipta Nusantara sebesar 405 Ha yang berdiri diatas bekas perkebunan kelapa sawit. Untuk memulai suatu kegiatan penambangan dibutuhkan perencanaan tambang yang matang agar dapat memperoleh nilai tambang yang ekonomis. Salah satu perencanaan yang penting dilakukan ialah merancangsebuah pit penambangan dimana proses ini ialah merancang sebuah kontruksi pit dari data lubang bor, merancang geometri lereng yang aman dan memperoleh suatu cadangan batubara yang ekonomis Tujuan penelitian ialah merancang pit tambang untuk mendapatkan taksiran cadangan dan area bukaan tambang berbentuk tiga dimensi sebagai gambaran awal dimulainya penambangan. Metode pengolahan data dilakukan secara komputasi, dengan bantuan software microsoft excel, minescape dan, slide. Hasil Rancangan pit X pada PT. Prolindo cipta nusantara yang memiliki luas sebesar 108,5 Ha Rancangan pit dibentuk dengan mengacu pada faktor keamanan lereng menghasilkan cadangan batubara sebesar 14.527.433 m3 atau 18.885.663 Tondengan mengupas overburden sebesar 51.252.292 m3. SR (Striping Ratio) yang didapat adalah 2,7 : 1 yang berarti rencana kegiatan penambangan ekonomis untuk dilakukan.
KAJIAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA PADA AREA PT. XXX (PERSERO) TUAL MALUKU Esthi Kusdarini; Fitri Nurmala Sade; Dwi Poetranto Waloejo Adjie
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Inovasi Teknologi Infrastruktur Berwawasan Lingkungan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keselamatan dan kesehatan karyawan yang bekerja dalam suatu perusahaan sangat mempengaruhi produktivitas perusahaan. Manajemen keselamatan kerja diatur berdasarkan UU Nomor 1 Tahun 1970 tentang keselamatan kerja. PT. XXX adalah perusahaan yang bergerak di bidang pendistribusian bahan bakar minyak. Pada perusahaan ini terdapat beberapa lokasi yang mempunyai potensi yang tinggi terjadi kecelakaan kerja. Kondisi keselamatan dan kesehatan kerja para karyawan di PT. XXX sangat menarik untuk dikaji. Kajian ini bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan dan gangguan kesehatan pada karyawan di PT. XXX. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan data penyebab kecelakaan dan menghitung tingkat keseringan terjadinya kecelakaan (Frequency Rate). Tujuan lainnya adalah mengkaji upaya-upaya untuk menekan angka kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik analisa data primer dan sekunder. Data sekunder diambil dari data kecelakaan pada tahun 2009-2012. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecelakaan disebabkan oleh tindakan tidak aman (Unsafe Act) dan kondisi tidak aman (Unsafe Condition). Tindakan tidak aman disebabkan faktor pengalaman, usia, tingkat pendidikan. Kondisi tidak aman disebabkan kondisi jalan dan hujan. Tingkat keseringan kecelakaan pada tahun 2009 sebesar 8,07; tahun 2010 sebesar 12,1; tahun 2011 sebesar 4,03; dan tahun 2012 sebesar 4,03. Upaya menekan angka kecelakaan adalah dengan memperbaiki jalan berlubang, memperbanyak rambu jalan, memperbanyak dan melengkapi alat pelindung diri, serta mengadakan pelatihan untuk karyawan.
STRATEGI PRODUKSI DAN PEMASARAN PADA PENDAMPINGAN USAHA KULINER PENTOL MODERN BAGOOS DI TEMBORO MAGETAN JAWA TIMUR Esthi Kusdarini; Sapto Heru Yuwanto
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Produk pentol Bagoos merupakan makanan kecil berbahan dasar daging sapi dan ayam yang bergizi dan  lezat. Kelezatan pentol bertambah dengan taburan topping berbagai pilihan rasa, yaitu saus sambal, saus berbeque, bon cabe, dan keju parut. Produk ini belum banyak diproduksi di daerah Temboro. Oleh karena itu peluang usaha Pentol Modern Bagoos untuk berkembang di daerah ini cukup besar. Kegiatan ini bertujuan untuk memperbaiki proses produksi dan pemasaran. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini melalui konsultasi, diskusi, dan bantuan teknis dalam bidang produksi, manajemen pemasaran, dan manajemen produk. Perbaikan proses produksi berhasil meningkatkan efisiensi proses produksi. Perbaikan proses produksi juga berhasil menjaga kualitas rasa. Perbaikan manajemen pemasaran mampu memperkenalkan pentol bagoos ke masyarakat secara lebih luas dan konsumen mempunyai akses yang lebih mudah untuk mendapatkan produknya. Perbaikan produk mampu mendesain kemasan menjadi lebih menarik konsumen. Perbaikan produk juga meliputi diversifikasi harga produk sehingga terjangkau oleh masyarakat secara lebih luas. Kata kunci: Kemasan produk, pemasaran, pentol bagoos, proses produksi 
KAJIAN TEKNIS ALAT PEREMUK UNTUK MENINGKATKAN PRODUKSI PT. GUNUNG PUNCAK SALAM PROVINSI JAWA BARAT Ratih Hardini Kusuma Putri; Casimiro Orleans Martins; Avellyn Shinthya Sari; Esthi Kusdarini; Fairus Atika Redanto Putri
Journal of Metallurgical Engineering and Processing Technology Vol 2, No 2 (February 2022)
Publisher : UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jmept.v2i2.6719

Abstract

PT. Gunung Puncak Salam merupakan perusahaan yang bergerak dalam kegiatan pertambangan batu andesit dan sebagai pemasok di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. PT. Gunung Puncak Salam memiliki usaha pertambangan (IUP) seluas 24 Ha tetapi yang di ijinkan untuk ditambang dari Dinas Pertambangan setempat adalah seluas 6 Ha di kampung cikuya, Desa Lagadar, Kecamatan Margaasih, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat. Keberadaan perusahaan tersebut diharapkan dapat berdampak positif terhadap peningkatan perekonomian diwilayah sekitar perusahaan khususnya di Kabupaten Bandung.Pengolahan batu andesit yang dilakukan PT. Gunung Puncak Salam terdiri dari tiga unit permuk batuan yaitu permuk pertama (Primary Jaw Crusher), permuk kedua (Secondary Jaw Crusher), dan permuk ke tiga (Tertiary Vertical Shaft Crusher). Tetapi dalam prakteknya banyak kendala yang di hadapi. Objek penelitian hanya terbatas pada Unit Crushing Plant dengan sasaran produksi yang direncanakan sebesar 800 ton/hari atau 100 ton/jam, sedangkan pada kenyatannya target belum tercapai.Penelitian ini menganalisis produksi pada pengolahan (unit crushing plant) dengan kesesuaian target produksi serta kapasitas dan efisiensi dari unit peremuk. Peralatan pabrik peremuk yang dipilih antara lain Vibrating grizzly feeder merk AEG Type A180MYR1 kapasitas 150 ton/jam, Single deck vibrating screen merk Metso Premier Inclined Screen CVB201TM,  Primary Jaw crusher merk VEMA Type S280-8 (600-900mm) kapasitas 150 ton/jam, Secondary Jaw crusher merk SHANBAO Type E250 x 1200 PEX kapasitas 120 ton/jam, Tertiary Vertical Shaft crusher merk Vertical Crusher Type E250 x 1200 PEX kapasitas 100 ton/jam, Belt conveyor (BC.1-BC8) kapasitas 80 ton/jam, Screen (I) merk YUEME Type YP-725C kapasitas 226 ton/jam, volume Hopper sebesar 20,33 m³ sehingga kapasitas 28,46 ton/jam. Produk Unit Crushing Plant pada saat ini sebesar 618 ton/hari atau 70 ton/jam denga waktu kerja efektif sebesar 6,95 jam/hari.
Production of Activated Carbon from High-Grade Bituminous Coal to Removal Cr (VI) Esthi Kusdarini; Denis Rocky Pradana; Agus Budianto
Reaktor Volume 22 No. 1 April 2022
Publisher : Dept. of Chemical Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.901 KB) | DOI: 10.14710/reaktor.22.1.14-20

Abstract

Activated carbon was produced from high-grade bituminous coal, potentially removing Cr metal in textile industrial waste. The purposes of this study were 1) getting activated carbon characteristics, 2) studying the impact of reagent concentration and activation temperature on the activated carbon characteristics, and 3) getting the isotherm adsorption equation for activated carbon developed by Freundlich and Langmuir on Cr metal. This research used an experimental method with a laboratory scale, which means the manufacture of activated carbon and a test of adsorbs power of activated carbon to the Cr metal were conducted in the laboratory. Activated carbon manufacture through carbonization process of chemical activation used reagent (NH4)3PO4, neutralization, filtration, physical activation, and cooling. At the same time, it tested the adsorption power of the activated carbon to Cr metal through activated carbon contact with a solution containing some Cr6+ ion. The update in this research was using reagent (NH4)3PO4 and the test of adsorption power of activated carbon to Cr6+ ion contained in the artificial waste. This research showed activated carbon that has been activated using reagent (NH4)3PO4 0.5 – 2 M at physical activation temperature of 825oC and has met the standard of SNI number 06-3730-1995. The best-activated carbon was produced from chemical activation using (NH4)3PO4 1 M solution and physical activation at 825oC. The best-activated carbon characteristics contained 1.27% water; 17.17% content of volatile matter, 9.39% was ash content; 73.17% contained fixed carbon, and the iodine value was 1248.30 mg/g. The best Equation of Langmuir isotherm adsorption of activated carbon to the Cr6+ produced Constant Ar = -90.0901 and Kc = -0.0075.
PENENTUAN KOMPOSISI BAHAN BAKU PADA PEMANFAATAN FLY ASH PADA PROSES PRODUKSI PAVING BLOCK Esthi Kusdarini; Freeda Inggrit Ulviandri; Avellyn Shinthya Sari
Jurnal Reka Lingkungan Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/rekalingkungan.v10i2.103-112

Abstract

Fly ash merupakan limbah pembakaran batubara yang bisa dimanfaatkan untuk bahan paving block. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan komposisi terbaik dari bahan paving block, pengujian kuat tekan, dan serapan air. Metode yang digunakan adalah eksperimen skala laboratorium. Eksperimen menggunakan variabel formula bahan. Formula 1 terdiri dari semen : pasir : fly ash dengan komposisi : K11 (1 : 5 : 0;); K12 (1 : 5 : 0,5); dan K13 (1 : 5 : 1). Formula 2 terdiri dari semen putih : pasir : fly ash dengan komposisi K21 (1 : 5 : 0;); K22 (1 : 5 : 0,5); dan K23 (1 : 5 : 1). Formula 3 terdiri dari fly ash : pasir dengan komposisi K31 (1 : 5) dan K32 (2 : 5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula 1 dengan komposisi K13 memberikan hasil terbaik dengan kuat tekan rata-rata sebesar 30,2 MPa dan serapan air sebesar 9,8%.