Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES

Epistemological Study of Ḥasan Baṣrī's Qirā'ah: Methodology and its Implications in Qur'anic Interpretation Al Farabi, Fahmi Akhyar; Khalil Kanzu, Muhammad; Rohman, Abdur; Aziz, Ienash Huwaida
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol. 13 No. 1: (2024)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/quhas.v13i1.39699

Abstract

The science of qirā’at is one of the important elements in reciting the Al-Qur'an. The author takes one of the lines of qirā'at narrators, namely Ḥasan Baṣrī, a famous qirā'at imam. This research uses a descriptive analysis method with data processing using the library method. The result of this research is an explanation of the meaning of qirā'ah syāżah which does not fulfill the pillars of qirā'ah mutawātir. The qirā'ah syāżah attributed to Ḥasan Baṣrī with several examples does not show much change in meaning in the interpretation of the Qur'an, but the differences in reading are caused by the specificity of each tribe or region which cannot pronounce certain letters or words. So, Qirā'at ṣāḍḍah Ḥasan Baṣrī is a reading of the Qur’an that should not be practiced as daily reading. This Qirā’at can only be studied to ensure that this knowledge does not get swallowed up by time.
Urgensi Pendidikan Spiritual dalam Hadist (Kajian Hadist Tematik) Karumiadri, Muh.; Tangareng, Tasmin; Tasbih; Al Farabi, Fahmi Akhyar
JOURNAL OF QUR'AN AND HADITH STUDIES Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/quhas.v14i1.44462

Abstract

Di tengah derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi, masyarakat modern menghadapi krisis moral yang semakin kompleks, seperti individualisme, materialisme, dan degradasi spiritual. Pendidikan spiritual Islam menjadi solusi untuk mengatasi tantangan ini melalui pengembangan hati dan karakter berbasis nilai-nilai Qur’ani dan hadis. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk menganalisis peran pendidikan spiritual Islam dalam membentuk generasi berakhlak mulia dan tangguh menghadapi tekanan zaman modern. Dua hadis utama dianalisis: pertama, pentingnya memahami ilmu agama sebagai tanda kebaikan, dan kedua, menjaga hati sebagai pusat amal. Hadis-hadis ini relevan untuk menjawab masalah sosial masa kini, seperti meningkatnya tingkat stres, rendahnya empati, dan ketidakpedulian sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan spiritual dapat menjadi landasan pembentukan karakter, memberikan keseimbangan emosional, dan menciptakan masyarakat yang harmonis. Dengan mengintegrasikan ajaran agama dalam pendidikan modern, Indonesia dapat mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.