Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : SAINTEK

Analisis Pengukuran Kerja Pada Mesin Air Leak Dengan Metode Pengukuran Waktu Jam Henti (Studi Kasus: PT. XYZ) Hidayat, Ilham; Vita Sari, Melvi; Diva Deviani, Nabila; Prasetyo, Yudi; Ngudi Wiyatno, Tri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap perusahaan harus tetap kompetitif dalam hal kualitas guna untuk meningkatkan produktifitas dengan biaya produksi yang rendah sehingga perusahaan tersebut dapat mempertahankan eksistensinya dalam dunia usaha, salah satu upaya yang dilakukan perusahaan ialah dengan melakukan pengukuran kinerja operator. Pada penelitian ini dilakukan untuk mengetahui waktu baku dan produktivitas operator dalam stasiun kerja, sehingga dapat memberikan gambaran kepada perusahaan untuk menentukan penjadwalan produksi dan jumlah produksi (planning). Penelitian dilakukan dengan melakukan live observation di PT. XYZ menggunakan metode waktu jam henti. Terdapat empat elemen gerak yang diidentifikasi dengan notasi A, B, C, dan D, masing-masing mencerminkan tahapan tertentu dalam proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu baku untuk elemen gerak A, B, C, dan D secara berurutan 5.7 detik, 9.6 detik, 210.9 detik, 9.8 detik.
MENGHILANGKAN ISSUE HOLE NOT CENTER FUEL TANK YANG BERPENGARUH TERHADAP ACHIEVEMENT YANG ADA DI “LINE ASSEMBLY’’ PADA PT XYZ DENGAN METODE WHY-WHY ANALYSIS (QCC and PDCA) Setiawan, Bayu; Rahmawati, Ayu; Adhitia, Dimas; Prastyo, Yudi; Ngudi Wiyatno, Tri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ Manufactur adalah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang otomotif jenis produk yang dihasilkan adalan produk otomotif roda 4 yang sangat menjaga proses kualitas,namun faktanya pada Agustus 2022 ditemukan Defect Hole Not Center pada produk sebanyak 40 unit, sehingga perusahaan harus melakukan perbaikan kualitas . Metode yang digunakan untuk perbaikan kualitas yaitu metode Quality Control Circle dan Failure Mode Effect Analysis. Metode QCC lebih berfokus pada pengendalian mutu produk dalam melakukan perbaikan dengan siklus PDCA dan Seven tools, Sedangakan FMEA digunakan untuk mencari nilai RPN dari setiap faktor penyebab defect yang tertinggi agar dijadikan prioritas utama untuk dilakukan perbaikan. Hasil yang didapat menyatakan bahwa faktor mesin menjadi penyebab utama terjadinya defect Hole Not Center pada pada saat pemasangan Fuel Tank di ikuti faktor, metode, dan manusia. Setelah dilakukan perbaikan pada factor-faktor penyebab defect tersebut defect Hole Not Center berhasil menurun dari 40 unit menjadi Zero Defect. Sesuai dengan yang ditargetkan perusahaan.
Analisa Perawatan Mesin Dengan Metode Reability Centered Maintenance (RCM) Terhadap Mesin Over Wrapping E3060 Line 1 Pratama, Yudha; Haspak Pradipto, Gigih; Ngudi Wiyatno, Tri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Companies in the pharmaceutical industry produce health products such as herbs and medicines. Due to intense competition, companies must optimize the use of their machines to increase productivity. In machine maintenance PT. Kalbe Farma, the total production treatment method is used, but its application is not maximized, as happened with the machines in line 1. PT. Kalbe Farma produces Promag products, which are in great demand in the market, with the production of 30 to 40 batches a month. In February 2023, the percentage breakdown on the E3060 Overwrapping machine was very high, reaching 11.59%. However, the breakdown should not exceed 10% of the Working Time. Therefore, damage can cause many losses such as reduced quantities of products, increased costs and other losses. A machine maintenance Program is required to ensure machine optimization. Using a reliability-centered (RCM) maintenance approach, this study investigated the maintenance of the e3060 wrapper and found critical components. The results showed that the Sade Lipat component has the highest damage frequency of 15 times and has the highest RPN value of 128 which indicates that this component is the component that experiences the most downtime. This RCM methodology helps identify maintenance actions and recommendations for implementing better Predictive Maintenance, Preventive Maintenance, and Inventory Management so that equipment remains optimal according to its function Keywords: Pharmaceutical Industry, Reability Centered Maintenance (RCM), Total Productive Maintenance (TPM)
Analisis Efisiensi Energi Pada Penerapan Burner Tube Di Industri Keramik (Studi Kasus PT EFG) Effendi Listyanto, Rudy; Romli, Ikhsan; Ngudi Wiyatno, Tri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biaya energi pada industri keramik terdiri dari biaya energi gas dan biaya energi listrik. Biaya energi yang dibutuhkan untuk memproduksi keramik lantai adalah sekitar 40% dari total biaya produksi. Kiln merupakan salah satu mesin produksi di industri yang menggunakan sebagian besar energi gas yaitu sekitar 51% dari total konsumsi gas yang dibutuhkan dalam proses produksi keramik. Permasalahan penting yang dihadapi adalah konsumsi gas kiln masih belum sesuai dengan Key Performance Indicator (KPI) perusahaan. Penelitian ini mencoba untuk mendukung pihak manajemen dalam mencari permasalahan konsumsi energi pada kiln. Tabung burner didesain sedemikian rupa sehingga temperatur udara di dalam burner dapat meningkat dan tekanannya lebih stabil sehingga mudah terbakar dan pada akhirnya konsumsi gas menjadi lebih rendah dibandingkan desain burner aslinya. Penggunaan burner tube berdampak pada penurunan tekanan ruang bakar kiln, agar kiln tetap beroperasi sesuai standar operasionalnya maka perlu dilakukan pengurangan daya motor kipas angin asap sehingga akan mengurangi energi listrik kiln.
Implementasi Metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk Meningkatkan Produktivitas Mesin Press Muyasar, Athariq Dias; Ngudi Wiyatno, Tri; Indra Prasetya, Dwi
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

As a ceramic tile manufacturer that has quite high demand, companies are required to meet consumer demand in a timely manner, so production must optimize what is used in the production process. Based on the results of observations, the company experienced a decline in productivity in the Press Machine unit. One of the causes of waste is low productivity during the production process caused by machine factors. One method that can be used to increase machine efficiency is the Overall Equipment Effectiveness (OEE) method. The results of calculating the OEE percentage in 2022 are 83.47%, with Availability value 93.73%, Performance 91.79%, Rate of Quality 97.20%, One of the reasons why the OEE percentage is not optimal is because the machine performance ratio is still low, especially the performance in March 2022, which is 89.68%, while the % of six big losses is 18.62%, the most dominant component of six big losses on Press machines is reduced speed losses of 8.21% with man, machine, material and method factors as factors that cause reduced speed losses to still be high, recommended To improve reducing speed loss, this includes conducting training for employees, especially regarding filling in the machine's Daily Check Sheet, training on abnormality rules and training on making daily book.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK KACANG TANAH GORENG MEREK KARUNIA MENGGUNAKAN METODE DMAIC DAN SIX SIGMA (STUDI KASUS PT.KARUNIA ARTHA RAHAYU) Tri Sulahadi; Ngudi Wiyatno, Tri; Eko Putra, Fibi; Nabila Adinda Adriansyah, Putri
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT.Karunia artha rahayu merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur yang memproduksi maknan ringan dalam kemasan. Dalam proses produksinya, masalah yang dihadapi yaitu produk cacat yang dihasilkan selama proses produksi yang tidak stabil. maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui dan mengurangi tingkat kecacatan produk dengan menggunakan metode six sigma dengan tahapan DMAIC agar dapat mengetahui karakteristik dari produk cacat tersebut. Pada tahap define peneliti menentukan objek atau produk yang akan diteliti yaitu kacang tanah goreng dengan karakteristik cacat seperti warna kehitaman, kurang bumbu, kacang kotor, bungkus kempes, dan kurang renyah. Pada tahap ini juga dibuatkan Diagram Sipoc produk kacang tanah goreng. Selanjutnya tahap measure dengan menentukan karakteristik CTQ kemudian dilanjutkan dengan perhitungan dan didapatkan hasil nilai DPMO rata rata selama 3 bulan sebesar 15835,59 dan dengan nilai sigma sebesar 3,648577. Dari hasil analisa menggunakan diagram pareto dan fishbone ditemukan jenis cacat yang paling dominan terjadi dan juga penyebab dari terjadinya produk cacat yaitu dipengaruhi oleh faktor man, machine, dan material. Pada tahap improve dilakukan usulan perbaikan dengan metode 5W+1H. Kemudian pada tahap control dilakukan proses standarisasi dan pembuatan dokumen untuk disebarluaskan kepada operator yang bersangkutan.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PROSES WELDING MENGGUNAKAN PENDEKATAN QC SEVEN TOOLS DAN PLAN DO CHECK ACTION (PDCA) DI PT FII Handika, Wira; Ngudi Wiyatno, Tri; Eko Putra, fibi; Supriyanto
Prosiding Sains dan Teknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Seminar Nasional Sains dan Teknologi (SAINTEK) ke 3 - Januari 2024
Publisher : DPPM Universitas Pelita Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT FII adalah sebuah perusahaan manufaktur yang bergerak dalam bidang produksi komponen otomotif khususnya untuk kendaraan roda empat, produk yang dihasilkan yaitu Front Supension Subframe, Rear Supension Subframe, Axle, Lower Arm dan Control Arm, banyaknya temuan produk cacat menyebabkan produktivitas perusahaan menjadi terhambat, maka dibutuhkan analisis pengendalian kualitas yang tepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target produksi dan memberikan rekomendasi cara untuk menguranginya, dengan menggunakan metode Qc Seven Tools dan Plan Do Check Action (PDCA). Pada tahap Plan mencari jenis defect yang paling dominan menggunakan data checksheet, histogram dan diagram pareto, berdasarkan hasil penelitian terfokus memperbaiki 1 jenis defect yang paling tinggi yaitu undercut. Tahap Do mencari akar penyebab terjadinya problem undercut menggunakan diagram sebab akibat dan mencari solusi terbaik untuk memperbaiki dengan 5W1H. Selanjutnya tahap check untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut perbaikan dilakukan untuk setiap potensi perubahan 4M, setelah dilakukan perbaikan hasilnya persentase rasio NG sebesar 45.54% turun menjadi 13.77% berhasil memangkas 31.77% dari keseluruhan defect yang terjadi di PT FII. Tahap terakhir adalah tahap Action, pada tahap ini dilakukan pengendalian terhadap faktor tertinggi berikutnya yang mempengaruhi kualitas produk dan menjadi penelitian selanjutnya pada proses Welding di PT FII