Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

SISTEM INFORMASI PENGIRIMAN BARANG PT. NIYAZ INDAH CEMERLANG BERBASIS WEBSITE Firdaus, Muhammad Dimas; Yulianingsih, Evi
ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Vol. 7 No. 3 (2025): Publikasi artikel ZONAsi: Jurnal Sistem Informasi Periode September 2025
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/1dj9b462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem informasi pengiriman barang berbasis website pada PT. Niyaz Indah Cemerlang guna mendukung proses operasional yang lebih efektif dan efisien. Permasalahan yang dihadapi perusahaan sebelumnya adalah proses pencatatan dan pelacakan pengiriman yang masih dilakukan secara manual, sehingga sering terjadi kesalahan data, keterlambatan informasi, dan kurangnya transparansi kepada pelanggan. Metode pengembangan sistem yang digunakan adalah pendekatan Web Engineering. Hasil dari pengembangan sistem ini menghasilkan aplikasi berbasis web yang menyediakan fitur utama seperti login pengguna, input data pengiriman, pengelolaan tarif, pelacakan status barang, dan laporan pengiriman. Pengujian dilakukan dengan metode black box testing, yang menunjukkan bahwa sistem berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan diterapkannya sistem ini, perusahaan dapat meningkatkan efisiensi kerja, meminimalisir kesalahan dalam pengelolaan data, serta memberikan layanan pengiriman yang lebih cepat dan transparan kepada pelanggan.
ANALISIS DAMPAK POLUSI CAHAYA LAMPU ARTIFISIAL TERHADAP KECERLANGAN LANGIT MALAM MENGGUNAKAN SKY QUALITY METER (Studi Kasus Barus-Sumatera Utara): Studi Kasus Barus-Sumatera Utara Firdaus, Muhammad Dimas; Butar-Butar, Arwin Juli Rakhmadi; Putraga, Hariyadi; Hidayat, Muhammad
ELFALAKY: Jurnal Ilmu Falak Vol 6 No 2 (2022): Desember
Publisher : UIN ALAUDDIN MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ifk.v6i2.33787

Abstract

The brightness of the night sky is a necessity in astronomical observations. Sky with minimal light pollution can be optimized for observation and research. Light pollution is an obstacle in astronomical observations, one of the light pollution that affects the night sky a lot is artificial lights that are not properly conditioned. In this study, it is explained how the impact of artificial lights on good sky brightness using the Sky Quality Meter (SQM). By observing several nights, it was found that locations with a lot of light exposure can make the sky brighter ~3.3 times compared to locations with minimal light.
Implementation and initial evaluation of village information system (openSID) utilization in West Sumbawa Regency Wiryandito, Brian Abby Ariestyo; Fajrin, Maghfiroh; Firdaus, Muhammad Dimas
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 21 No. 1 (2025): Transformasi Juni
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v21i1.13976

Abstract

[Bahasa]: Untuk mendukung tata kelola digital di wilayah perdesaan, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumbawa Barat telah mengimplementasikan sistem informasi desa berbasis open source, OpenSID, di 65 desa dan kelurahan pada delapan kecamatan. Penulis terlibat langsung dalam proses implementasi, mencakup instalasi sistem, pelatihan operator, serta pendampingan teknis sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat adopsi awal dan pemanfaatan sistem tersebut, khususnya pada aspek pengisian data kependudukan selama enam bulan pertama pasca-implementasi. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengamati data statistik yang tersedia secara publik melalui situs resmi desa. Analisis dilakukan dengan membandingkan jumlah entri penduduk dalam sistem dengan estimasi jumlah penduduk tiap desa untuk mengukur progres pengisian data. Hasil menunjukkan adanya variasi signifikan antarwilayah, yang mencerminkan ketimpangan dalam pemanfaatan sistem. Ketimpangan ini berpotensi memengaruhi akses layanan publik digital dan efisiensi administrasi kependudukan di tingkat lokal. Studi ini menekankan pentingnya dukungan teknis berkelanjutan, pelatihan lanjutan, dan monitoring berkala guna memastikan keberhasilan dan keberlanjutan digitalisasi desa. Kata Kunci: OpenSID, sistem informasi desa, evaluasi pemanfaatan, data kependudukan, desa digital [English]: To support digital governance in rural areas, the Department of Communication and Information Technology (Diskominfo) of West Sumbawa Regency has implemented an open-source Village Information System, OpenSID, across 65 villages and sub-districts in eight districts. This study presents the implementation process and an initial evaluation of system utilization, focusing on population data entry during the first six months post-deployment. The author played an active role in the implementation, including system deployment, technical training, and mentoring of village operators as part of a structured community service program. A quantitative approach was used by observing publicly available statistical data from official village websites. The analysis measured data entry progress by comparing recorded population entries in the system with estimated village population figures. Findings reveal significant disparities among regions, indicating uneven system utilization that could lead to imbalances in access to digital public services and administrative efficiency. This study highlights the importance of technical support, continuous training, and regular monitoring to ensure the success and sustainability of rural digital transformation. The results offer practical insights for future policy development and replication in other rural regions. Keywords: OpenSID, village information system, utilization evaluation, population data, digital village
Pengukuran Kecerahan Langit Malam dan Polusi Cahaya di Provinsi Sumatera Utara Putraga, Hariyadi; Rakhmadi, Arwin Juli; Firdaus, Muhammad Dimas; Hidayat, Muhammad
Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2022: Prosiding SNFA (Seminar Nasional Fisika dan Aplikasinya) 2022
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/prosidingsnfa.v7i0.71953

Abstract

Abstract: The astronomical phenomenon that occurs at a certain time and duration becomes objects for study and research. However, not every location provides the astronomical phenomenon visibility that observers want. To achieve the best data, the best observer position is also needed. During the author’s experience pursuing astronomical phenomena around North Sumatra, only a few places provide good visibility. This is related to the night sky brightness level and light pollution of the location. The night sky brightness is a variable that needed to be included to determine the location used for astronomical observation points so the observers could get the best results. The measurement was taken using a photometer named Sky Quality Meter in several locations around North Sumatra to find the best sky brightness data value reading. From the measurements, the maximum reading results for the East coast of North Sumatra is 19.39 MPSAS, for mid-North Sumatra 20.92 MPSAS, and for the West coast was 21.87 MPSAS. The location with the best night sky brightness quality and the lowest light pollution is the West coast of North Sumatra.Abstrak: Fenomena astronomi yang terjadi pada waktu dan durasi tertentu menjadi salah satu objek kajian dan penelitian. Namun, tidak semua lokasi memberikan keterlihatan fenomena astronomi seperti yang diinginkan pengamat. Untuk mendapatkan data dengan kualitas terbaik, diperlukan pula lokasi pengamat terbaik. Dalam perjalanan penulis mengejar fenomena astronomi di sekitar Sumatera Utara, hanya beberapa tempat saja yang memberikan hasil keterlihatan dengan baik. Hal ini terkait dengan tingkat kecerahan langit malam dan tingkat polusi cahaya di lokasi tersebut. Kecerahan langit malam merupakan salah satu variabel yang perlu dimasukkan dalam penentuan lokasi pengamatan astronomi agar pengamat bisa mendapatkan hasil terbaik. Pengukuran yang dilakukan menggunakan sebuah fotometer yaitu Sky Quality Meter di beberapa lokasi untuk mendapatkan data kecerahan langit malam di sekitar Sumatera Utara. Dari pengukuran yang dilakukan, didapatkan hasil maksimal untuk pesisir timur Sumatera Utara adalah 19,39 MPSAS, pertengahan Sumatera Utara adalah 20,92 MPSAS, dan untuk pesisir Barat adalah 21,87 MPSAS. Maka lokasi dengan kualitas kecerahan langit malam terbaik dan polusi cahaya paling rendah berada sekitar pesisir Barat Sumatera Utara.