Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PERAN BRAND LOVE MEMEDIASI PENGARUH SOCIAL MEDIA MARKETING TERHADAP BRAND LOYALTY PADA UMKM KULINER DI DENPASAR Ida Ayu Putri Widiasuari Riyasa; Nyoman Indah Kusuma Dewi; Ni Putu Maha Lina
JUIMA : JURNAL ILMU MANAJEMEN Vol. 13 No. 1 (2023): JUIMA : JURNAL ILMU MANAJEMEN
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Social media is currently growing quite rapidly with the development of technology and information in the industrial era 4.0. In line with the use of the internet which is growing quite rapidly, it can be used by Micro, Small and Medium Enterprises to market their products online. The purpose of this study is to explain the role of brand love in mediating the influence of social media marketing on brand loyalty in culinary SMEs in Denpasar. 110 respondents were used in the research by taking purposive sampling technique. The data analysis used is a Path Analysis technique with complete Sobel testing to examine the role of mediation. The results showed that 1) social media marketing had a positive and significant effect on brand loyalty to Culinary MSME consumers in Denpasar, 2) social media marketing had a positive and significant effect on brand love among Culinary MSME consumers in Denpasar, 3) brand love had a positive and significant effect on brand loyalty to Culinary MSME consumers in Denpasar, 4) brand love is able to mediate the influence of social media marketing on brand loyalty to Culinary MSME consumers in Denpasar. The implications of the research results are to continue to promote and be active on social media by providing good service and quality as well as promotions or discounts so that positive comments arise from consumers.
STUDI FENOMENOLOGI: PERILAKU KONSUMTIF WANITA TERHADAP BUSANA KEBAYA DI KUTA SELATAN Ni Luh Eka Pristia Dewi; Nyoman Indah Kusuma Dewi; Ida Ayu Putri Widiasuari Riyasa
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v6i10.4659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami fenomena perilaku konsumtif wanita terhadap busana kebaya di Kuta Selatan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Dalam penelitian ini, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan para wanita yang telah membeli busana kebaya dari tiga toko di Kuta Selatan, di antaranya adalah Cahaya Abadi Collection, Pradita Attire, dan Tawon Fashion. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perilaku konsumtif wanita dipengaruhi oleh faktor keinginan untuk mengikuti tren terbaru, kualitas bahan, potongan harga, serta kebutuhan menjaga penampilan dan status sosial. Penelitian ini juga menemukan bahwa perubahan desain busana kebaya secara cepat memicu pembelian kebaya berulang oleh konsumen. Selain itu, kebutuhan akan busana kebaya yang disebabkan oleh pemberwajiban penggunaan kebaya di hari Kamis serta kebudayaan Hindu untuk memakai kebaya di hari raya Hindu juga menjadi pemicu. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya bagi pelaku bisnis untuk memahami dan menyesuaikan strategi pemasaran mereka sesuai dengan faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumtif konsumen. Kata Kunci: perilaku konsumtif, harga, potongan harga, busana kebaya, fenomenologi
ANALISIS SOCIAL MEDIA MARKETING DALAM MENINGKATKAN BRAND AWARENESS DI PT RAKSASA LAJU LINTANG (RALALI) Atharissa Filzah Fadhilah; I Gusti Ngurah Sanjaya; Ida Ayu Putri Widiasuari Riyasa
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 6 No. 10 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v6i10.4661

Abstract

PT Raksasa Laju Lintang (Ralali) merupakan salah satu perusahan yang memanfatkan social media Instagram untuk membangun serta meningkatkan brand awareness. Pada pelaksanaan social media marketing di Instagram, konten-konten yang dibagikan oleh Ralali mendapatkan respon yang sedikit dari para audiens nya. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bagaimanakah pengaruh social media marketing dalam meningkatkan brand awareness di Ralali. Pengumpulan data diperoleh melalui penyebaran kuesioner online berupa google forms pada akun-akun Instagram yang aktif berinteraksi dengan konten yang dibagikan oleh Ralali di Instagram @ralalicom. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 100 orang responden. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa social media marketing berpengaruh signifikan dalam meningkatkan brand awareness di Ralali. Berdasarkan nilai koefisien determinasi yang diperoleh diketahui bahwa social media marketing memberikan kontribusi sebesar 60,7% dalam meningkatkan brand awareness di Ralali sedangkan sisanya sebesar 39,3% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Kata kunci : social media marketing, brand awareness
IMPLEMENTASI CONTENT MARKETING INSTAGRAM TERHADAP CUSTOMER ENGAGEMENT PADA THE RITZ-CARLTON, BALI Ni Putu Venny Viorentina; I Ketut Muderana; Ida Ayu Putri Widiasuari Riyasa
Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 7 No. 5 (2024): Musytari : Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v7i5.4988

Abstract

Studi ini bertujuan mengetahui pengaruh reader cognition, sharing motivation, persuasion, decision making, life factors terhadap customer engagement, baik secara individual maupun bersama-sama. Studi ini menggunakan purposive sampling dengan kriteria: pengikut atau followers Instagram The Ritz-Carlton, Bali, pernah melihat atau berinteraksi dengan Instagram The Ritz-Carlton, Bali, merupakan warga Negara Indonesia dan minimal berusia 18 tahun untuk memiliki 114 responden dari populasi sebanyak 73,800 pengikut akun Instagram The Ritz-Carlton, Bali. Analisis data dalam studi ini menggunakan pendekatan regresi berganda, yang mencakup uji instrumen, uji asumsi klasik, uji hipotesis, dan uji koefisien determinasi. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa reader cognition, sharing motivation, persuasion, decision making, life factors secara signifikan memiliki pengaruh positif terhadap customer engagement. Temuan ini mengindikasi bahwa strategi pemasaran yang berfokus pada peningkatan kualitas konten dapat menjadi pendekatan yang efektif untuk meningkatkan engagement di media sosial sebesar 65,4%. Namun demikian, masih terdapat 34,6% variasi dalam customer engagement yang tidak dapat dijelaskan oleh model regresi ini, yang mengindikasi adanya faktor lain yang perlu diteliti lebih lanjut. Kata Kunci: Content Marketing, Customer Engagement
Training and Assistance in Digital Marketing Strategies for Managing SMEs Business at Melasti Beach in Ungasan Village Eka Saputra, Upayana Wiguna; Reyes, Alma Pia Garcia; Riyasa, Ida Ayu Putri Widiasuari; Dewi, Nyoman Indah Kusuma; Wirga, I Wayan
Parta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/parta.v4i2.4463

Abstract

The problem faced by the MSMES group (Local Culinary) is their inability to utilize digital media to promote the culinary culture of the community in Ungasan Village, Kuta Selatan Sub-district, and Badung Regency. The purpose of this activity is to provide social media training to the MSMES group (Local Culinary) to enable them to use digital media professionally. The expected benefits are that the MSMES group (Local Culinary) will be able to increase their product sales online and expand their market share. The methodology of this activity includes providing digital marketing training and giving an understanding of all the activities that can be done by the MSMES group (Local Culinary), from creating photo and video content with captions to making content calendars and using them. Advertising through social media and email to promote their business. The results of this activity are the creation of professional product image and video content, planned content calendars, and the use of advertisements to promote their products. This activity also benefits Politeknik Negeri Bali as the implementing institution by sharing knowledge with the wider community.
Exploring the Role of Experiential and Emotional Marketing in Building Customer Satisfaction and Loyalty in Coffee Shop Rifqi Nur Fakhrurozi; Nyoman Indah Kusuma Dewi; Putu Adriani Prayustika; Ida Ayu Putri Widiasuari Riyasa
Binus Business Review Vol. 16 No. 3 (2025): Binus Business Review
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/bbr.v16i3.13594

Abstract

The research explored the role of experiential and emotional marketing in enhancing customer satisfaction and loyalty within Bali’s competitive coffee shop industry. With the rapid growth of coffee shops in Bali, particularly Gen Z consumers who prioritized experiences and emotional connections, the research investigated how these marketing strategies influenced consumer behavior. Drawing on data from 183 customers of a prominent coffee shop in Denpasar, the researchers employed multilayer Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLSSEM) to analyze the relationships between experiential marketing, emotional marketing, customer satisfaction, and customer loyalty. The findings reveal that both experiential and emotional marketing have a significant positive impact on customer satisfaction. Furthermore, both experiential and emotional marketing also directly influence customer loyalty. Importantly, customer satisfaction ensures that consumers feel fulfilled with the value they receive, which in turn strengthens long-term loyalty toward the brand. These insights underscore the importance of creating immersive, emotionally resonant experiences that align with the values and lifestyles of modern consumers. For practitioners, the research recommends designing sensory-rich environments, fostering emotional brand connections, and leveraging storytelling to enhance customer retention. From an academic perspective, the research contributes to a deeper understanding of consumer behavior in experiential service industries, particularly in a tourism-driven market like Bali. Future studies should consider broader demographic samples and longitudinal designs further to explore the evolving dynamics of customer satisfaction and loyalty.