Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALYSIS OF QUR'ANIC ILLITERACY ERADICATION THROUGH IMLA': A CASE STUDY OF ARABIC LANGUAGE EDUCATION STUDENTS AT ISLAMIC UNIVERSITY STATE OF NORTH SUMATERA Haliza, Nur; Indriati, Sukma; Siagian, Togar
Jurnal Eduslamic Vol 1 No 2 (2024): Eduslamic: Jurnal Pendidikan Islam dan Keagamaan
Publisher : Yayasan Haiah Nusratul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59548/jed.v1i2.112

Abstract

This study describes the eradication of Qur'anic illiteracy through Imla' in Arabic Language Education Students. The type of research in this paper is descriptive qualitative research. Data collection techniques are carried out by means of participant observation and in-depth interviews, documentation, and material research which aims to determine the authenticity of the material and investigate it. The results of this study are that there are still student errors in writing Al-Qur'an verses due to difficulties in connecting words and lack of nahwu dah Sharaf. Therefore, it is necessary to pay attention to the rules of writing in order to avoid errors in writing. Eradicating Qur'anic illiteracy through imla' is so that students can maintain the writing of the Qur'an, especially for memorizers of the Qur'an, not only being able to read or memorize properly and correctly but also having to write these verses according to the rules of writing. As Muslims, we must be able to maintain the sanctity of the Qur'an including from errors in writing the Qur'an in order to reduce the level of illiteracy in the Qur'an.
Pendekatan Komunikatif Dalam Pembelajaran Bahasa Arab: Maharah Istima’ dan Kalam Khotimah, Muti Husnul; Aqila, Aqila; Indriati, Sukma; Nasution, Sahkholid
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 6 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i6.17084

Abstract

Sebagai pelajar dalam belajar berbahasa tentunya ingin mafhum dalam bahasa target tersebut, tetapi dalam hal ini menjadi kesulitan sebagian pelajar dalam berbicara menggunakan bahasa Arab, karena kurangnya kosa kata dan mengaplikasikan bahasa dengan lawan bicara. Persoalan utama yang ditelaah dan dipelajari dalam penelitian ini adalah tentang penerapan-penerapan komunikatif dengan melalui beberapa metode dalam pembelajaran bahasa Arab, dengan tujuan agar dalam berbahasa Arab mampu lebih mahir dalam berbahasa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu studi pustaka yang diambil dari sumber kepustakaan berupa literatur-literatur jurnal, artikel yang relevan mengenai pendekatan komunikatif dalam bahasa Arab. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode-metode ini lebih menekankan kepada keterampilan menyimak dan berbicara. Hasil yang telah dibahas membuktikan bahwa terdapat beberapa pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa Arab yang memungkinkan pelajar akan mahir dalam berbahasa, diantaranya yaitu metode langsung, metode community language learning, dan metode percakapan. Ketiga metode tersebut merupakan pendekatan komunikatif dalam belajar bahasa asing, yaitu bahasa Arab yang menjadikan pelajar bahasa mampu akan mengaplikasikan bahasa yang ingin dicapai, yaitu bahasa Arab. Implikasi dari penelitian ini bahwa pelajar yang ingin mahir dalam berbahasa Arab merasa mudah dalam menggunakan ketiga metode tersebut.
Analisis Kesalahan Kaidah Penulisan Huruf Sin, Dho, dan Nun Dalam Mahārah kitābah Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Husnul Khotimah, Muti; Indriati, Sukma; Hasibuan, Nurul Huda; Nasution, Sahkholid; Aqila, Aqila
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mahārah kitābah merupakan keterampilan dalam menulis huruf Arab. Sebagai Mahasiswa tentunya mengetahui mengenai kaidah-kaidah kepenulisan huruf Arab. Tetapi dalam hal ini menjadi kesulitan sebagian Mahasiswa karena tidak memiliki teknik dasar dalam menuliskan huruf-huruf Arab dengan benar. Tidak hanya bahasa Indonesia saja yang memiliki kaidah kepenulisan, namun bahasa Arab juga memiliki kaidah kepenulisan, hal ini harus sangat diperhatikan oleh pembelajar mengenai kaidah kepenulisan huruf-huruf Arab. Persoalan utama yang dikaji adalah mengenai kesalahan penulisan huruf-huruf Arab pada suatu kata yang dilakukan oleh Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab Universitas Islam Negeri Sumatera Utara. Metode ini menggunakan metode deskriftif dengan melalui pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu dengan wawancara dan uji tes kepada informan yaitu Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dan dengan mengumpulan literature-literatur yang efisien. Hasil yang telah dibahas membuktikan bahwa terdapat Mahasiswa yang memiliki kemampuan dalam mahārah kitābah dengan benar, penulisannya sesuai dengan kaidah huruf-huruf Arab, dan terdapat Mahasiswa yang belum mampu menuliskan huruf-huruf Arab pada suatu kata sesuai dengan kaidah kepenulisan huruf-huruf Arab yang benar. Hal ini dikarenakan oleh beberapa factor yaitu factor internal dan eksternal.
Bias Gender Dalam Buku Pembelajaran Bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah Swasta Kelas VIII Karya Hasan Saefulloh: Sebuah Tinjauan Kritis Indriati, Sukma; Khotimah, Muti Husnul; Harahap, Dita Andini; Nasution, Sahkholid
Tanfidziya: Journal of Arabic Education Vol. 4 No. 01 (2024)
Publisher : Prodi. Pendidikan Bahasa Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36420/tanfidziya.v4i01.535

Abstract

Bahasa erat hubungannya dengan bias gender, karena bahasa mencerminkan dan membentuk pola pikir serta budaya masyarakat. Pembahasan bias gender tidak hanya dibahas di dalam kehidupan sosial saja, namun bias gender juga terdapat dalam buku ajar peserta didik. Persoalan utama yang ditelaah dalam penelitian ini adalah mengenai bias gender yang terkandung di dalam buku ajar bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah Swasta Kelas VIII Karya Hasan Saefulloh dengan tujuan mengetahui bias gender yang terkandung dalam buku ajar tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif yaitu dengan library research penelitian yang dilakukan berlandaskam karya-karya ilmiah, seperti jurnal, artikel, dan yang lain-lain, dimana sumber-sumber tersebut masih relevan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat bias gender di dalam buku ajar bahasa Arab Madrasah Tsanawiyah Swasta Kelas VIII karya Hasan Safulloh  dari 7 materi tersebut ditemukan 4 bentuk bias gender, yaitu bias gender pada materi fahmu al-masmu’, fahmu al-maqru, at-ta’bir assyafawiy dan at-ta’bir tahriri.
PEMAHAMAN DAN PENERAPAN AL-ISTIKHDAM DAN AL-ISTIHRAD DALAM SASTRA BAHASA ARAB Indriati, Sukma; Gajah, Azizah Sabrina; Hayati, Devi Humaira; Al Rasyid, Harun
Jurnal Sathar Vol 3 No 1 (2025): SATHAR: JURNAL PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA ARAB
Publisher : Yayasan Haiah Nusratul Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59548/js.v3i1.360

Abstract

The purpose of this study is to analyze the understanding and application of the concepts of Al-Istikhdam and Al-Istihrad in Arabic literature, particularly in the science of Badi', which studies beauty and rhetorical techniques in language. Al-Istikhdam refers to the use of words or expressions chosen with a specific purpose to reinforce a certain message or effect in a literary work, while Al-Istithrad relates to the repetition or addition of unexpected elements to create a dramatic effect or increase the depth of meaning. Both concepts have an important role in creating beauty and expressive power in Arabic. This study examines how these two techniques are applied in classical and modern Arabic literary texts, and their effect on the reader's understanding of the meaning conveyed. In this research, a qualitative approach is used with the method of library research and literature review. This study focuses on scholarly journals. Secondary data is the database used, which is obtained through collecting information from various relevant reading sources, such as books, journals, and online articles. The results of this study are expected to provide a deeper insight into the techniques of Badi' and its contribution to the rich Arabic literary tradition.