Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Anteseden Kepuasan Pembeli Melakukan Transaksi M-Commerce: Eksplorasi Efek Moderasi dari Kustomisasi Tampilan M-Commerce Cahyo, Karno Nur; Achmad Fatkharrofiqi; Haris Dermawan; Dwiza Riana
E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : STEKOM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/e-bisnis.v14i2.582

Abstract

This study aims to determine the most significant factor statistically influencing customer satisfaction in the purchase transaction process using mobile commerce to test the moderating effect of customization or efforts to adapt m-commerce to consumer desires. Respondents who filled out the survey consisted of 125 respondents, spread over a span of 1 month, for customers who in the last 12 months have used m-commerce for buying and selling transactions. The results of this study are the customer trust factor, the perceived enjoyment factor when using m-commerce, the moderating effect of customization on usage benefits factor, and the customization factor are the 4 factors that most influence customer satisfaction. These findings are useful for M-commerce providers to focus their development on aspects of customer trust, customer enjoyment, and customization.
Anteseden Kepuasan Pembeli Melakukan Transaksi M-Commerce: Eksplorasi Efek Moderasi dari Kustomisasi Tampilan M-Commerce Cahyo, Karno Nur; Achmad Fatkharrofiqi; Haris Dermawan; Dwiza Riana
E-Bisnis : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis Vol 14 No 2 (2021): Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis
Publisher : LPPM Universitas Sains dan Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/e-bisnis.v14i2.582

Abstract

This study aims to determine the most significant factor statistically influencing customer satisfaction in the purchase transaction process using mobile commerce to test the moderating effect of customization or efforts to adapt m-commerce to consumer desires. Respondents who filled out the survey consisted of 125 respondents, spread over a span of 1 month, for customers who in the last 12 months have used m-commerce for buying and selling transactions. The results of this study are the customer trust factor, the perceived enjoyment factor when using m-commerce, the moderating effect of customization on usage benefits factor, and the customization factor are the 4 factors that most influence customer satisfaction. These findings are useful for M-commerce providers to focus their development on aspects of customer trust, customer enjoyment, and customization.
Analisis Hukum Syuf’Ah Dalam Mazhab - Mazhab Fikih Haris Dermawan; Nawir Yuslem; Akhyar Zen
AL-MIKRAJ Jurnal Studi Islam dan Humaniora (E-ISSN 2745-4584) Vol. 6 No. 1: Al-Mikraj, Jurnal Studi Islam dan Humaniora
Publisher : Pascasarjana Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/almikraj.v6i1.9117

Abstract

Syuf'ah is a legal institution in transactions aimed at protecting joint owners from potential losses resulting from the transfer of rights to third parties. This article examines the views of Islamic jurisprudence schools regarding the subject, object, and conditions for implementing syuf'ah, and analyzes the similarities and differences in the opinions of scholars. This research uses a juridical-normative method through a literature review of hadith evidence and the opinions of jurists. The study results show that all schools of thought agree on the validity of syuf'ah based on authentic hadith. This similarity of opinion is evident in the basic requirements of syuf'ah, namely joint ownership, an undivided object, immediate demand, and payment at the same price. Differences of opinion arise in determining the subject and object of syuf'ah, particularly regarding the extension of rights to neighbors and the scope of property, which are influenced by differences in istinbath methods, particularly the use of qiyas. This study confirms that the differences between schools of thought are methodological and do not eliminate the main objective of syuf'ah as an instrument to maintain public welfare, legal certainty, and justice in joint ownership.
Rekonstruksi Fondasi Hukum Islam: Hakikat, Objek Kajian Dan Signifikasi Dalam Pembaharuan Hukum Haris Dermawan; Faisar Ananda Arfa; Syukri Albani
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.4609

Abstract

Filsafat hukum Islam merupakan instrumen intelektual yang penting untuk memahami dimensi terdalam Syariah di tengah perubahan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk secara komprehensif mengkaji hakikat, objek studi, dan signifikansi filsafat hukum Islam dalam konteks reformasi hukum. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian kepustakaan yang bersifat deskriptif-analitis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, esensi filsafat hukum Islam adalah upaya untuk mengeksplorasi hikmah (asrar al-shari'ah) di balik teks-teks wahyu untuk menemukan nilai-nilai universal keadilan. Kedua, objek studi mencakup dimensi ilahi (sumber hukum) dan dimensi manusia (ijtihad manusia) yang berfokus pada prinsip Maqashid al-Shari'ah. Ketiga, filsafat hukum Islam memiliki signifikansi besar sebagai alat metodologis dalam mereformasi hukum Islam agar tetap relevan dengan dinamika sosial tanpa kehilangan keasliannya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan landasan filosofis diperlukan untuk menghindari kekakuan hukum dan memastikan bahwa hukum Islam dapat menjadi solusi bagi permasalahan manusia modern
Pertanggungjawaban Pidana Anak terhadap Pembunuhan Tidak Berencana dengan Teman Akibat Bermain Haris Dermawan; Pagar Hasibuan; Hasan Matsum; Fauziah Lubis
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.4642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertanggungjawaban pidana anak yang terlibat dalam pembunuhan tidak berencana akibat bermain, dengan fokus pada perspektif hukum nasional Indonesia dan hukum Islam. Pembunuhan tidak berencana akibat bermain sering kali terjadi dalam kondisi yang tidak terkendali atau akibat kelalaian, sehingga memunculkan perdebatan mengenai bagaimana hukum memandang dan menangani kasus seperti ini, terutama yang melibatkan anak. Dalam hukum Indonesia, anak yang terlibat dalam tindak pidana seperti pembunuhan tidak berencana harus mendapat perlakuan khusus sesuai dengan Undang-Undang No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), yang mengedepankan pendekatan rehabilitatif dan restoratif untuk memulihkan kondisi psikologis dan sosial anak, daripada hukuman retributif. Di sisi lain, hukum Islam juga memberikan perhatian pada prinsip keadilan dan rehabilitasi, dengan hukuman yang lebih ringan seperti diyat (ganti rugi) atau ta'zir (hukuman yang ditentukan oleh hakim), yang mempertimbangkan usia dan perkembangan pelaku. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan dalam menyeimbangkan perlindungan hak anak dengan keadilan bagi korban, serta pentingnya implementasi kebijakan yang lebih restoratif dalam menangani anak yang terlibat dalam tindak pidana. Hasil penelitian ini diharapkan memberikan wawasan baru dalam penanganan kasus kejahatan yang melibatkan anak secara lebih humanis, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip hukum yang berlaku
Epistemologi Ilmu Ushul Fiqh Dan Relevansinya Dalam Penetapan Hukum Syara’ Haris Dermawan; Mhd. Syahnan; Nispul Khair; Dhiauddin Tanjung
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.4697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan epistemologi yang mendasari ilmu ushul fiqh serta mengeksplorasi relevansinya yang berkelanjutan dalam proses penetapan hukum syara' (hukum Islam), baik di masa klasik maupun kontemporer. Epistemologi Ilmu Ushul Fiqh adalah kajian mendalam mengenai sumber, metode, dan validitas pengetahuan dalam kerangka metodologi hukum Islam (ushul fiqh), yang berfungsi sebagai kerangka berpikir logis untuk menetapkan hukum syara'. Relevansinya sangat vital dalam memastikan proses istinbat (pengambilan kesimpulan hukum) tetap otentik, kontekstual, dan selaras dengan tujuan syariah (maqashid al-syariah) di tengah dinamika zaman. Secara epistemologis, ushul fiqh mengakui dua sumber utama pengetahuan hukum: sumber independen (Al-Qur'an dan Sunnah) dan sumber dependen atau derivatif (ijma', qiyas, istihsan, istishlah, 'urf, dll.). Kerangka ini dipandu oleh logika deduktif dan induktif untuk membedakan penalaran yang benar dari yang menyimpang. Adapun relevansinya dalam penetapan hukum syara' sangat signifikan: Sebagai Metodologi Ijtihad, Menjamin Otentisitas dan Konsistensi, Menjawab Problematika Kontemporer. Epistemologi ilmu ushul fiqh adalah fondasi metodologis yang esensial dalam penetapan hukum syara'. Ia tidak hanya mengatur cara memperoleh pengetahuan hukum, tetapi juga memastikan relevansi dan adaptabilitas hukum Islam untuk kesejahteraan manusia di setiap zaman. Penguatan kajian epistemologi ushul fiqh sangat diperlukan untuk merespons tantangan hukum yang semakin kompleks saat ini.