Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : EDUPEDIA

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Mengerjakan Soal Teorema Pythagoras Berdasarkan Teori Kastolan di Masa Pademi Covid –19 Eko Aris Setiawan; Dwi Avita Nurhidayah
EDUPEDIA Vol 5, No 2 (2021): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v5i2.776

Abstract

AbstrakPenulisan artikel ini diperoleh dari penelitian yang dibuat dan disusun oleh penulis dengan tujuan untuk mendeskripsikan jenis jenis kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal tes teorema Pythagoras yang terjadi saat dilaksanakan nya pembelajaran daring akibat efek dari pademi covid 19. Dengan objek penelitian siswa Sekolah Menengah Pertama ( SMP ), kelas 12 SMP N 4 Sawoo, kabupaten Ponorogo dengan jumlah 5 orang. Metode pengumpulan data menggunakan tes dengan jumlah tiga soal materi teorema Pythagoras, kemudian dilakukan wawancara kepada siswa untuk mengetahui faktor faktor penyebab kesalahan saat mengerjakan tes tersebut. Kemudian setelah peneliti memperoleh data dari tes dan wawancara kemudian dianalisis untuk mengetahui jenis kesalahannya. Peneliti berfokus pada kesalahan menurut teori kastolan yaitu kesalahan konseptual, kesalahan prosedural dan kesalahan teknik. Hasil nya diperoleh bahwa masih banyak melakukan kesalahan dalam mengerjakan soal tersebut. Meskipun banyak dari mereka yang mengerjakan dengan hasil akhir dalam bentuk yang sederhana tetapi mereka melakukan kesalahan konseptual pada lembar jawabnya dan ini terjadi pada mayoritas siswa diikuti dengan kesalahan prosedural dan teknik. Hal ini merupakan dampak dari pembelajaran yang sebelumnya dilakukan secara tatap muka berubah menjadi pembelajaran online ( pembelajaran daring ) sebagai akibat dari pademi covid 19. Kata kunci : Analisis kesalahan, teorema Pythagoras, teori kastolan.
THE INFLUENCE OF EMOTIONAL QUOTIENT TOWARD STUDENTS INDEPENDENCE LEARNING AND COMPREHENION OF MATHEMATICS CONCEPT Tri Khoirul Jannah Khoirul Jannah; Dwi Avita Nurhidayah
EDUPEDIA Vol 2, No 1 (2018): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.25 KB) | DOI: 10.24269/ed.v2i1.86

Abstract

The purpose of the research to: (1) describe the influence of emotional quotient toward students independence learning, (2) describe the influence of emotional quotient toward students comprehension of mathematics concept of Grade VII students in MTs. Ma'arif Darul Fattah Terpatih Galak Slahung Ponorogo. This research is quantitative researh was using survey method with population is all of student Grade VII in MTs. Ma'arif Darul Fattah with total of all student is 48 students. Then, students were choosed randomly for the sample with total 24 students. The data collection technique in this research are questionnaire and test, whereas the research instrument were using questionnaire of emotional quotient and independence learning also question test about comprehension of mathematics concept. The data analysis technique were using descriptive statistics and inferential statistics with analysis of simple regresion which assisted by computer program SPSS Statistics 17.0 for Windows. The result of this reseach indicates that have an significant influence between emotional quotient toward independence learning. Whereas not have an significant influece between emotional quotient toward comprehension of mathematics. 
ANALISIS BERPIKIR REFLEKTIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN MASALAH MATEMATIKA Yuli Ratnasari; Dwi Avita Nurhidayah
EDUPEDIA Vol 4, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ed.v4i2.551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di Muhammadiyah Boarding School Jetis Ponorogo pada kelas IX A. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah tes soal berpikir reflektif dan pedoman wawancara. Tes yang digunakan sebanyak tiga soal. Semua siswa kelas IX A diberikan tes berpikir reflektif. Setelah diberikan tes, diambil 4 orang siswa yang memiliki kemampuan komunikasi baik berdasarkan rekomendasi guru dan yang memenuhi indikator berpikir reflektif. Untuk selanjutnya empat siswa tersebut menjadi subjek wawancara. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah yaitu reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Dalam penelitian ini peneliti juga menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa: proses berpikir reflektif siswa dalam menyelesaikan masalah matematika adalah cukup reflektif dan reflektif. Siswa yang mempunyai proses berpikir reflektif kategori reflektif, pada masalah yang diberikan dapat memenuhi semua langkah fase dalam indikator berpikir reflektif reacting, comparing, dan contemplating dengan baik. Sedangkan siswa yang mempunyai proses berpikir reflektif kategori cukup reflektif melewati  fase reacting dan comparing saja. Siswa tidak memenuhi fase contemplating karena siswa tidak mampu menentukan maksud dari permasalahan dan tidak dapat menyimpulkan penyelesaian permasalahan. Sebaiknya hasil penelitian ini dijadikan pertimbangan oleh guru untuk mengetahui berpikir reflektif siswa supaya guru lebih mengenali dan memperhatikan berpikir reflektif siswanya saat menyelesaikan masalah matematika karena dapat digunakan sebagai evaluasi hasil belajar siswa.