Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PEMILIHAN PROGRAM STUDI DENGAN MINAT MAHASISWA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING DI PERGURUAN TINGGI SWASTA DI JAKARTA Caswito, Ade; Lisdiana, Lisdiana; Hidayat, Taufik; Abdullah, M. Thufail; Qalbi, Nabila Asyifa
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 4 (2025): Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i4.3604

Abstract

Introduction: The mismatch between interests and study program selection remains a challenge at many Private Universities (PTS) in Jakarta. This inaccuracy negatively impacts student enthusiasm for learning, academic achievement, and dropout rates. This study aims to analyze factors influencing the decision to choose a study program (Y), with Student Interest (Z) as an intervening variable. The independent variables used include Facilities and Service Facilities (X1), Education Fees (X2), Marketing Communication (X3), Lecturer Competence (X4), Job Prospects (X5), Self-Motivation (X6), and Family Support (X7)Methods: This study used a quantitative method, distributing questionnaires to 119 students at several private universities in Jakarta, and analyzed the data using multiple regression, classical assumption tests, the Sobel test, and the coefficient of determination (Adjusted R²).Results: The research findings show that Job Prospects (X5), Self-Motivation (X6), and Family Support (X7) impact students’ bias in choosing a study program, while other variables do not have a significant effect. The Sobel test indicates that Student Interest (Z) mediates only the influence of Self-Motivation (X6). The research model is valid with R² = 0.733 and Adjusted R² = 0.713. These findings confirm the importance of motivation, family support, and job prospects in students’ academic decisions.Conclusion and suggestion: Job prospects, self-motivation, and family support significantly influenced the decision to choose a study program, while other factors did not. Student interests did not mediate the effect of self-motivation. Universities need to strengthen career guidance and emphasize job prospects to facilitate informed study decisions. Keywords: Five words, Alphabet
Penguatan Kompetensi Manajemen Keuangan dan Bisnis Siswa SMK melalui Pendekatan Game-Based Learning Caswito, Ade; Prabowo, Eri; Assagaf, Aminullah; Adi, Tri Wahyu; Syauqina, Tara; Octavia, Lia Nur; Chairat, Arief Suardi N
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): Mei 2026 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguatan literasi manajemen keuangan dan bisnis merupakan aspek penting dalam mempersiapkan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan kewirausahaan. Namun, proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional cenderung kurang mampu mendorong keterlibatan aktif siswa serta belum sepenuhnya mengembangkan pemahaman praktis secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa SMKN 5 Kabupaten Tangerang dalam pengelolaan manajemen keuangan dan bisnis melalui penerapan pendekatan game-based learning. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pelatihan interaktif dan kolaboratif dengan memanfaatkan simulasi permainan edukatif yang meliputi perencanaan keuangan, pencatatan transaksi, analisis sederhana laba-rugi, serta pengambilan keputusan bisnis. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan game-based learning mampu meningkatkan motivasi belajar, partisipasi aktif, serta pemahaman siswa terhadap konsep manajemen keuangan dan bisnis secara kontekstual dan aplikatif. Selain itu, kegiatan ini menghasilkan modul pelatihan berbasis game-based learning yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pihak sekolah, serta mendorong peningkatan minat siswa terhadap kewirausahaan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi alternatif model pembelajaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan literasi keuangan dan bisnis siswa SMK serta mendukung kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan bisnis masa kini.