Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

IMPLEMENTASI PENERAPAN METODE SIX SIGMA PADA PROSES PERAKITAN ELEKTRO MOTOR (STUDI KASUS: PT. TATUNG ELECTRIC INDONESIA) Arief Suardi Nur Chairat
KILAT Vol 4 No 2 (2015): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1252.579 KB) | DOI: 10.33322/kilat.v4i2.440

Abstract

Tatung Electric Indonesia is a peripatetic company in manufacturing industry assembling of electro motor. So that product yielded by PT. Tatung Electric Indonesia can continue to fulfill requirement of customer, company try to improve the quality of its product by minimizing defect which during the time still happened. This defect arising caused by the existence of variation at yielded product and also that happened in the process. Six Sigma represent control technique or method to reach storey or level quality of 3.4 DPMO ( Defects Per Million Opportunities), which applied by Motorola company since year 1986. Applying strategy to be used is Define-Measure-Analyze-Improve-Control (DMAIC). This Method represent recuring step and form a make-up of quality cycle. Calculations show the company is 3.641 sigma level with DPMO 15,830. The sigma levels are on the average level of sigma industries in Indonesia (3-4 sigma). Increased levels of sigma would happen if the company immediately continuous improvement over time. Conclusion of the application of Six Sigma is the DMAIC method in the assembly process of electro motors can analyze and reduce disability that occurs that will increase the quality of products.
Rancang Bangun Gasifier Tanpa Blower Berbahan Bakar Arang Limbah Perkebunan Kelapa Sawit Arief Suardi Nur Chairat; Vendy Antono; Prayudi Prayudi; Roswati Nurhasanah
KILAT Vol 9 No 2 (2020): KILAT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/kilat.v9i2.1049

Abstract

Dikenal sebagai salah satu negara yang memiliki kebun kelapa sawit terluas, terbuka peluang besar bagi Indonesia untuk menggunakan potensi sumber daya energi terbarukan untuk menghasilkan energi listrik, terutama untuk daerah-daerah pedesaan atau kawasan terpencil. Limbah kelapa sawit dapat dimanfaatkan sebagai sumber bahan bakar dalam proses gasifikasi untuk menghasilkan syntetic gas (syngas) yang akan digunakan untuk menghasilkan energi listrik. Proses gasifikasi sangat dipengaruhi oleh reaktor gasifier agar gas yang dihasilkan memiliki nilai kalor tinggi dan bersifat mampu bakar. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat reaktor gasifier tipe updraft tanpa blower sehingga tidak memerlukan energi listrik dalam pengoperasiannya, akan tetapi menggunakan daya hisap mesin. Desain ini sesuai untuk pembangkit listrik skala kecil yang tidak terhubung ke jaringan listrik (off-grid) di daerah pedesaan. Berdasarkan perhitungan, ketersediaan energi biomassa diketahui 2113,8 MJ dan hasil rancang bangun gasifier ini diketahui untuk luas penampang reaktor 375 cm2 dan untuk tinggi 100 cm dengan bahan baku 2.47 kg/jam serta menghasilkan daya output dengan kapasitas 5 kW. Penelitian menggunaan genset gasolin dengan output maksimal 2,5 kW. Pada percobaan terakhir, gasifier dioperasikan selama 3 jam dengan menggunakan beban 1 kW menghabiskan arang sebanyak 6.9 kg. percobaan masih perlu diusahakan untuk daya lebih besar dan penggunaan bahan bakar sesedikit mungkin. Kata kunci: Kelapa sawit, gasifier, listrik Known as one of the countries with the largest oil palm plantations, there is a great opportunity for Indonesia to use the potential of renewable energy resources to produce electricity, especially for rural areas or remote areas. Palm oil waste can be used as a fuel source in the gasification process to produce syntetic gas (syngas) which will be used to produce electricity. The gasification process is strongly influenced by the gasifier reactor so that the gas produced has a high heating value and is capable of combustion. This study aims to design and make an updraft type gasifier reactor without a blower so that it does not require electrical energy in its operation, but uses engine suction power. This design is suitable for small scale power plants that are not connected to the electricity network (off-grid) in rural areas. Based on calculations, the availability of biomass energy is known to be 2113.8 MJ and the results of this gasifier design are known for the reactor cross-sectional area of ​​375 cm2 and for a height of 100 cm with a raw material of 2.47 kg / hour and produce an output power with a capacity of 5 kW. The research uses a gasoline generator with a maximum output of 2.5 kW. In the last experiment, the gasifier was operated for 3 hours using a 1 kW load consuming 6.9 kg of charcoal. trials still need to be tried for more power and as little fuel usage as possible. Keywords: Palm oil, gasifier, electricity
PENGARUH KINERJA DOSEN TERHADAP KEPUASAN MAHASISWA Arief Suardi Nur Chairat; Utami Wahyuningsih
JURNAL POWERPLANT Vol 6 No 2 (2018): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/powerplant.v6i2.422

Abstract

Perhatian kepuasan atau ketidakpuasan konsumen (mahasiswa) semakin besar. Semakin banyak pihak yang menaruh perhatian terhadap hal ini. Salah satu pihak yang banyak berhubungan langsung dengan kepuasan dan ketidakpuasan di perguruan tinggi adalah mahasiswa. Persaingan yang semakin ketat, banyaknya perguruan tinggi yang terlibat dalam pemenuhan kebutuhan dan keinginan mahasiswa menyebabkan setiap perguruan tinggi menempatkan orientasi pada kepuasan mahasiswa sebagai tujuan utama sehingga semakin banyak pihak yang menaruh perhatian terhadap kepuasan dan ketidakpuasan mahasiswa di peguruan tinggi. Adanya sedikit ketidakpuasan mahasiswa terhadap dosen.dengan munculnya 2 skor yang terkecil pada point pertanyaan 3 dan 9 maka, dosen dapat lebih memperbaiki lagi kinerjanya terutama menambah diskusi dalam setiap tatap muka dan memperbaharui bentuk pengajaran agar menambah minat dan semangat belajar mahasiswa dengan keaktifan dosen dan mahasiswa berimbang dalam kuliah, sehingga tercipta nilai maksimal dalam kualitas pelayanan terhadap mahasiswa.
Perancangan Tungku Pengolahan Limbah Plastik Dengan Metode Pemanasan Tidak Langsung Arief Suardi Nur Chairat
JURNAL POWERPLANT Vol 7 No 2 (2019): JURNAL POWER PLANT
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/powerplant.v7i1.549

Abstract

Mitigasi sampah plastik melalui proses daur ulang (recycling) menjadi sangat popular saat ini. Salah satu proses daur ulang yang lebih menjanjikan dan berprospek ke depan adalah dengan mengkonversi sampah plastik menjadi BBM. Langkah mitigasi ini tidak hanya bisa mengatasi persoalan sampah plastik saja, tetapi juga bisa memproduksi bahan bakar untuk kebutuhan energi serta mampu meningkatkan nilai ekonomis sampah plastik. Dalam penelitian ini akan dilaukan perancangan tungku untuk mengolah limbah plastik sebagai bahan bakar alternatif dengan metode cracking dan pirolisis, serta dampaknya terhadap ekonomi masyarakat. Hasil percobaan yang didapat adalah tungku pengolah plastik yang dibuat bisa digunakan untuk mengkonversi sampah plastik menjadi energi thermal untuk membakar bahan baku residu plastik yang bermacam-macam jenisnya sebanyak 20 kg. Dengan bahan baku tersebut bisa menghasilkan thermal selama 10 jam dan selama proses pembakaran masih menghasilkan asap meskipun relatif sedikit. Panas atau thermal yang dihasilkan selama percontohan maksimal 1050°C. Untuk mengoperasikan tungku, sebagai starter panas bisa menggunakan gas LPG. Kata Kunci: tungku, perancangan, plastik, thermal
Sosialisasi Penerapan Listrik Kerakyatan Untuk Mengatasi Masalah Kebutuhan Energi Listrik Di Pedesaan Arief Suardi Nur Chairat; Jasmid Edy; Vendy Antono; Nofirman Nofirman; Michiel Martin Rumondor
Terang Vol 1 No 1 (2018): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (343.912 KB) | DOI: 10.33322/terang.v1i1.39

Abstract

Rokan Hulu is one of the regencies in Riau Province which has an area of ​​about 7747.01 km2 which is divided into 16 (sixteen) districts. One of the problems with the environment is the increase in garbage in the Final Processing Site (TPA) which raises the problem of limited landfill land and the cost of processing waste in the landfill is getting bigger. The waste landfill in Rokan Hulu Regency is located in Tanjung belit Village which has an area of ​​± 2.5 Ha and is 5 km from the residential area. The waste disposed of in this landfill reaches 10-13 (ten to thirteen) tons per day. Until now the collection of sanded waste collection can not be realized effectively due to lack of public awareness of the cleanliness of the environment and on the other hand the location or area of ​​the landfill that is far from Pasir Pengaraian City, and the road or access to the landfill site is still inadequate, besides the limited transportation equipment in the transportation of waste provided by the Environment Agency.
Sosialisasi Pemanfaatan Tenaga Surya Sebagai Sumber Energi Listrik Di Desa Ciherang Pondok, Kabupaten Bogor Arief Suardi Nur Chairat
Terang Vol 2 No 2 (2020): TERANG : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Menerangi Negeri
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/terang.v2i2.403

Abstract

One of the obstacles faced in providing electricity in rural areas is renewable energy sources, especially solar energy, which potentially in all rural areas also require inexpensive costs plus a lack of knowledge about these technologies. With a variety of goodness that exists in solar energy, counseling or socialization must be given about its utilization. Ciherang Pondok Village is located on a plateau in the area of ​​Caringin District, Bogor Regency. The village is located at a strategic point, so it has enough light intensity to utilize solar power as a source of electrical energy. Extension activities are carried out by the lecture method to convey various general information about the use of solar power as a solution to the problem of electrical energy in the countryside. As a result, the knowledge of the local community increases and can apply directly independently how to use solar energy to be used as a source of electrical energy so that the availability of energy and people's access to energy are guaranteed at affordable prices in the long term while paying attention to environmental sustainability.
Sosialisasi dan Pelatihan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) Teknisi Elevator dan Eskalator di PT Pratama Mitra Sejati Jakarta Arief Suardi Nur Chairat; Vendy Antono; Dyah Pratiwi Kusumastuti; Tri Wahyu Oktaviani Putri
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 2, No 3 (2022): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i3.154

Abstract

Occupational health and safety (OHS) in every business is the most important factor in order to create a safe and comfortable atmosphere in the work environment so as to increase performance productivity and achieve the business vision and mission. However, the lack of understanding and awareness in applying OHS to every worker, especially technicians who work with high risk, needs special attention. To overcome this, community service activities were carried out in the form of OHS socialization and training for technicians, especially elevator and escalator technicians. OHS socialization and training for elevator and escalator technicians carried out for 2 days with material on elevator and escalator OHS regulations, elevator and escalator operation and maintenance and rescue procedures aimed at increasing the knowledge of each technician. The results of the socialization and training activities showed an increase in understanding of OHS as seen from changes in technician behavior, especially awareness in maintaining the safety of oneself and others in the work environment by using personal protective equipment and complying with safety rules and signs.
PENGARUH WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KARAKTERISTIK MEKANIK TANAH LEMPUNG Dyah Pratiwi Kusumastuti; Arief Suardi Nur Chairat; Ganda Surahman
JURNAL TEKNOLOGIA Vol 5 No 1 (2022): Jurnal Teknologia
Publisher : Aliansi Perguruan Tinggi Badan Usaha Milik Negara (APERTI BUMN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengujian tanah di laboratorium sangat penting untuk dilakukan, karena data hasil pengujian merupakan gambaran atau kondisi tanah yang akan digunakan dalam perencanaan suatu konstruksi. Namun waktu pengujian tidak selalu dapat dilakukan pada saat atau waktu yang sama dengan pengambilan contoh tanah. Pada penelitian ini ditinjau pengaruh waktu pengujian terhadap nilai parameter kuat geser berdasarkan uji kuat geser langsung dan kuat tekan bebas. Waktu pengujian divariasikan mulai dari 0 hari, 7 hari dan 14 hari dari waktu pengambilan contoh tanah dengan benda uji yang dipadatkan kembali tanpa melihat kondisi penyimpanan contoh tanahnya. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan bahwa parameter kuat geser contoh tanah dipadatkan dipengaruhi oleh waktu pengujian, kadar air dan proses pemadatannya. Dimana pada pengujian kuat geser langsung pada hari ke – 7 dengan kadar air 42,26% didapatkan nilai kohesi 14,94 kN/m2 dibandingkan pengujian 0 hari dengan kadar air 38,44% dengan nilai kohesi mencapai 37,74 kN/m2. Dan pada pengujian kuat tekan bebas pada hari ke – 7 dengan kadar air 51,06% didapatkan nilai cu 28,89 kN/m2 dan qu 57,78 kN/m2 dibandingkan pada pengujian 0 hari dengan kadar air 35,68% didapatkan nilai cu dan qu yang lebih dari 100 kN/m2.
PENGARUH PENAMBAHAN SERBUK ARANG CANGKANG SAWIT TERHADAP KUAT GESER LANGSUNG PADA TANAH LEMPUNG Dyah Pratiwi Kusumastuti; Irma Sepriyanna; Arief Suardi Nur Chairat
Konstruksia Vol 14, No 1 (2022): Jurnal Konstruksia Vol 14 No. 1 Tahun 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jk.14.1.33-39

Abstract

Salah satu jenis tanah berbutir halus adalah tanah lempung yang memiliki sifat kohesi dengan tingkat plastisitas yang rendah sampai dengan tinggi dan daya dukung yang rendah. Tingginya tingkat plastisitas dapat menyebabkan tingginya potensi mengembang tanah lempung. Untuk mengurangi plastisitas dan meningkatkan daya dukung pada tanah lempung  sehingga perlu adanya perbaikan parameternya. Metode perbaikan yang sederhana adalah stabilisasi kimia. Pada penelitian ini digunakan serbuk arang cangkang sawit sebagai bahan stabilisasi tanah lempung. Serbuk arang cangkang sawit yang ditambahkan berdasarkan berat kering tanah bervariasi mulai 5%, 10% dan 15%. Penambahan serbuk arang cangkang sawit tersebut bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap plastisitas dan parameter kuat geser tanah lempung. Hasil pengujian di laboratorium didapatkan tingkat plastisitas tanah lempung menurun seiring dengan penambahan serbuk arang cangkang sawit. Sedangkan untuk parameter kuat geser diketahui bahwa nilai kohesi mencapai nilai optimum dengan variasi penambahan serbuk arang cangkang sawit 10% dengan nilai sebesar 44,04 kPa. Namun hal tersebut tidak berlaku dengan nilai sudut geser dalam yang semakin lama semakin meningkat seiring dengan bertambahnya serbuk arang cangkang sawit. Penambahan serbuk arang cangkang sawit pada tanah lempung dapat menyebabkan hilangnya sifat kohesif dan tanah lempung menjadi lebih berbutir.
PANEN HUJAN SEBAGAI SUMBER AIR ALTERNATIF DI SEKOLAH AS SHOLIHIN, CIPONDOH, TANGERANG Dyah Pratiwi Kusumastuti; Irma Wirantina Kustanrika; Arief Suardi Nur Chairat; Sely Karmila
Abdimas Galuh Vol 4, No 2 (2022): September 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v4i2.7344

Abstract

Air merupakan salah satu kebutuhan utama masyarakat yang tidak tergantikan, dan sumber-sumber air yang sering dimanfaatkan berasal dari air tanah. Penggunaan air tanah yang berlebihan dapat mengakibatkan penurunan permukaan tanah serta penurunan kualitas dan jumlah air tanah yang tersimpan.Beberapa langkah yang telah dilakukan untuk membatasi penggunaan air tanah, salah satunya adalah penggunaan air hujan sebagai sumber daya air alternatif melalui sistem panen hujan. Sekolah As Sholihin, Cipondoh, Kota Tangerang sebagai salah satu sekolah yang masih mengandalkan air tanah sebagai sumber untuk memenuhi kebutuhan akan air bersih. Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat, tim memberikan solusi pemecahan masalah tersebut dengan menerapkan sistem panen hujan sederhana. Air hujan yang tertampung di dalam tandon dapat digunakan sebagai air wudhu dan kebutuhan air di dalam toilet. Selain itu, dengan adanya penerapan sistem panen hujan di lingkungan sekolah dapat memberikan contoh kepada masyarakat di sekitar mengenai pemanfaatan air sebagai sumber daya air alternatif melalui penerapan sistem panen hujan sederhana.