Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Uji Efektivitas Ekstrak Dan Fraksi Daun Matoa Terhadap Antihipertensi Dan Antihiperkolesterolemia Secara In Vivo Andika, Miming; Febriana, Tita Adhaha; Aini, Latyfa’; Nanda, Nanda; Putra, Fajrian Aulia; Fitriani, Oryza Sativa
JURNAL FARMASI DAN MAKANAN Vol 7 No 1 (2023): Journal of Pharmacy and Science
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/jops.v7i1.4101

Abstract

Hiperkolesterolemia dan hipertensi merupakan penyakit kardiovaskular yang berbahaya. Beberapa faktor resiko bersifat permanen seperti usia, jenis kelamin, genetik dan faktor lainnya dapat dimodifikasi seperti merokok, kurangnya aktivitas fisik, gizi buruk, tekanan darah tinggi, diabetes tipe II, dislipidemia dan obesitas. Aterosklerosis dan hipertensi berpotensi berkembang menjadi penyakit kardiovaskular yang berbahaya seperti infark miokard dan stroke. Bahan alam banyak digunakan sebagai alternatif pengobatan kardiovaskular seperti daun matoa, daun matoa banyak digunakan sebagai oabat diabetes melitus, diare dan disentri. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat efektivitas dan pengaruh lama pemberian ekstrak dan fraksi daun matoa Pometia pinnata J. R Forst & G. Forst terhadap penurunan kolesterolemia dan hipertensi pada hewan uji. Pada penelitian ini menggunakan hewan uji berupa tikus dan burung puyuh. Pengukuran tekanan darah menggunakan instrumen CODA®, dan pengukuran kadar kolesterol meggunakan fotometer klinik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun matoa dapat mempengaruhi kadar kolesterolemia dengan dosis yang efektif 300 mg/kgbb, dan fraksi daun matoa mempengaruhi tekanan darah dengan dosis efektif Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan ekstrak dan fraksi daun matoa dapat menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan tekanan darah pada hewan percobaan serta semakin tinggi dosis yang diberikan maka semakin tinggi juga penurunannya.
Manajemen Pengelolaan Sediaan Farmasi Di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi Arrahman, Alham; Natasya, Nadyta; Putri, Natasya Surya; Izzati, Nur; Febriana, Tita Adhaha; Sitohang, Victriani; Violla Febriani; Karlina, Yeni; Varhanna, Zaviqa; Yolanda, Silvia
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7885

Abstract

Obat merupakan salah satu komponen penting penunjang fungsi rumah sakit yang di harapkan selalu tersedia dalam jenis, jumlah yang cukup dan mutu terjamin. Pada ketersediaan obat di rumah sakit menjadi salah satu indikator mutu utama manajemen rumah sakit yang wajib dikelola secara efektif dan efisien. Penelitian ini berupaya memahami gambaran sistem manajemen logistik perbekalan farmasi seperti perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pengendalian, penghapusan, pencatatan dan pelaporan serta berbagai permasalahan yang terjadi pada setiap tahap pelaksanaan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Umun Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit (IFRS) Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. Selama kegiatan, mahasiswa terlibat langsung dalam berbagai aspek pelayanan kefarmasian, meliputi pengelolaan sediaan farmasi, alat kesehatan, dan bahan medis habis pakai, yang mencakup tahap pemilihan, perencanaan, pengadaan, penerimaan, penyimpanan, distribusi, hingga pengendalian. Hasil penelitian menemukan komponen manajemen logistik telah dilakukan dengan baik dan sesuai standar kefarmasian rumah sakit. Hasil pengamatan selama PKPA di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi, penulis mendapatkan ilmu tentang perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan pendistribusian di rumah sakit, tetapi masih terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan seperti masih ada kardus obat yang terletak di depan gudang dan masih ada beberapa yang tidak ada pelabelan nama baik penyimpanan obat, alkes dan BMHP (Barang Medis Habis Pakai).