Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

The effect of good corporate governance policies on welfare employee Fauzi, Irsal; Barkhowa, Mokhammad Khukaim; Prasadhya, Ignatius Bias Galih
International Journal of Applied Finance and Business Studies Vol. 12 No. 1 (2024): June: Applied Finance and Business Studies
Publisher : Trigin Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/ijafibs.v12i1.271

Abstract

The purpose of this study is to examine the influence of Good Corporate Governance based on Social Welfare Theory. The reason researchers choose Good Corporate Governance which is measured using Fairness, Disclosure/Transparency, Accountability and Responsibility Formulations is because this Formulation is very easy to apply at a practical level, and can more accurately measure the level of welfare received by Crew in the field, compared to other GCG formulations. This type of research is quantitative, with the main data source in the form of questionnaires, which will be analyzed using SEM PLS. Practically the application of GCG principles can help improve the welfare of the crew. The results showed that, Fairness, Transparency, Acoountability and Responsibility have a positive effect on the welfare of the crew. The recommendation in this study is, preferably between the Ministry of Transportation and the Ministry of Transportation, must carry out their functions and duties in accordance with the articles of association and laws and regulations, not dominate each other and throw responsibility on each other. This needs to be done, so that the goals and desires of the Crew in realizing their welfare get support and are well realized through the preparation of appropriate regulations.
Optimalisasi Penggunaan Teknologi Dalam Berbisnis di Desa Dadapayam, Kab. Semarang Mulya, Deva Nita; Astuti, Yashinta Putri Dwi; Tamu Ama, Aldian Umbu; Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Nggili, Ricky Arnold
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 7, No 2 (2024): MEI 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62411/ja.v7i2.2274

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menjadi kunci bagi UMKM dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana pemasaran yang efektif. Sistem informasi yang terstruktur menghadirkan manfaat besar bagi bisnis, mulai dari meningkatkan efisiensi proses hingga memperkuat kerja tim untuk meningkatkan daya saing. E-commerce menjadi solusi bagi tantangan yang dihadapi UMKM, dengan biaya pemasaran terjangkau dan kemampuan untuk mempromosikan produk tanpa infrastruktur fisik yang mahal. Melalui pendampingan dan workshop, pelaku bisnis di Desa Dadapayam, Kabupaten Semarang, diberi pengetahuan dan keterampilan untuk memanfaatkan teknologi secara optimal dalam bisnis mereka, dengan fokus pada media sosial, marketplace, dan website. Tahapan pendampingan mencakup survey, sosialisasi, dan pembuatan desain promosi, dengan tujuan mengatasi kendala utama terkait kurangnya pemahaman dan kesulitan dalam menggunakan media digital untuk promosi dan penjualan. Langkah-langkah strategis telah dirumuskan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya teknologi dalam bisnis dan menyediakan wadah bagi UMKM untuk mempelajari dan menerapkan teknologi tersebut secara efektif.
Strategi Diferensiasi Speciality Goods: Studi Kasus Keramik Naruna Nggili, Ricky Arnold; Prasadhya, Ignatius Bias Galih
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 15 No. 5 (2024): October: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasar keramik merupakan pasar untuk speciality goods, yang memiliki segmentasi pasar berbeda dan spesifik. Keramik Indonesia terkenal hingga mancanegara, namun memiliki persaingan yang kompetitif. Kualitas, fungsi dan harga merupakan indikator penting dalam persaingan pasar keramik. Naruna sebagai salah satu produsen keramik dengan ciri khas yang unik berusaha untuk masuk dan berkompetisi dalam pasar ini. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji strategi diferensiasi produk yang dialkukan Naruna, agar diterima oleh pasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif, dengan observasi dan wawancara mendalam sebagai teknik pengambilan data. Analisis data menggunakan analisis SWOT dan pendekatan design thinking. Produk keramik Naruna yang berkualitas dan unik membuat harganya sangat mahal di pasar, dan tidak menjangkau kelompok menengah ke bawah. Untuk itu perlu dikembangkan kekuatan untuk menekan kelemahan untuk membuat produk keramik yang berkualitas dan unik, tapi dengan harga yang terjangkau. Strategi diferensiasi Naruna dengan melakukan inovasi produk yang berkualitas dengan menekan biaya produksi. Selain itu produk yang memiliki karakteristik khusus ini perlu dikemas dengan packaging yang estetik dan menambah add value pada pelayanan konsumen. Selanjutnya, Naruna juga menggunakan media sosial untuk menjangkau pasar spesifik dalam memperkenalkan produk dan merek yang dimlikinya. Dengan strategi ini, Naruna akan mendekatkan produk dan mereknya pada konsumen, sekaligus menambah nilai keuntungan bagi bisnis yang dijalaninya.
PERLUASAN PEMASARAN UMKM MELALUI DESIGN THINKING, RE-BRANDING, DAN PEMANFAATAN MARKETPLACE DI KECAMATAN WEDI KABUPATEN KLATEN Astuti, Yashinta Putri Dwi; Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Mulya, Deva Nita; Tama, Aldian Umbu Amu
Jurnal Bakti Humaniora Vol. 3 No. 1 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/jbh.v3i1.2429

Abstract

Peran digital marketing terhadap UMKM terlihat dari semakin banyak Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang menggunakan marketplace untuk menjual produk. Berdasarkan survei dari AJII, sekitar 26,58% UMKM di Indonesia memiliki akun di marketplace. Lebih dari sepertiga dari pelaku UMKM tersebut, yaitu sekitar 39,3%, menggunakan Shopee sebagai platform untuk menjual produknya. Persentase ini lebih tinggi daripada penggunaan Tokopedia yang hanya digunakan oleh 24,38% pelaku UMKM (Katadata, 2022). Adapun permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra yaitu kurang pahamnya SDM terhadap teknologi, yang artinya ada keterbatasan kemampuan SDM. Pelaksanaan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membantu UMKM memperluas pemasaran dengan memanfaatkan digital marketing (marketplace). Karena dengan memanfaatkan digital marketing, diharapkan pengrajin kerajinan gerabah di Kabupaten Klaten dapat meningkatkan penghasilannya dan memperluas jangkauan pasar. Metode yang digunakan untuk memperoleh informasi hingga terwujudnya perluasan pasar yaitu dengan menggunakan metode design thinking, sosialisasi dan rebranding. Penerapan design thinking pada kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan beberapa tahap, yaitu emphatize (memahami permasalahan dan apa  yang menjadi kebutuhan UMKM), define (mengumpulkan informasi dari pelaku UMKM dan merumuskan permasalahannya), ideate (membuat ide untuk menyelesaikan permasalahan), prototype (melakukan perancangan), dan test (tahapan menguji coba prototype). Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan pendekatan design thinking, strategi rebranding produk pot gerabah dan penjualan produk di marketplace telah berjalan melalui sosialisasi dan pendampingan kepada SDM. Kata Kunci: pemasaran umkm,design thinking, rebranding, pemanfaatan marketplace
Re-Branding UMKM dengan Pendekatan Bisnis Dan Komunikasi Visual dalam Proses Pembelajaran Menggunakan Project Based Learning (Studi Kasus Maestro Pempek) Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Pratiwi, Nugrahaning Esa; Kaitelapatay, Big Greogory
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): February 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/jp2m.v2i1.225

Abstract

This community service activity aims to provide insight into the concept of digital marketing strategies and visual communication used for product marketing. Service activities are carried out using interview methods and SWOT analysis as well as direct assistance to MSME managers. The results of community service activities produce work through a graphic design approach in the form of changing business names, rebranding logos, Instagram accounts, feed content, catalogs and new packaging designs. Apart from that, this activity can increase the knowledge of MSME players about innovation and digital marketing strategies and is useful in promoting products more widely, so that potential buyers are increasingly interested in buying MSME products
Menjaga Kemerdekaan dengan Memberdayakan Masyarakat Kadirejo Nggili, Ricky Arnold; Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Latuny, Johannes; Pormes , Rivort; Adi, Bintang Prasetyo
Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 3 (2024): Edusight Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Meira Visi Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69726/edujpm.v1i3.50

Abstract

Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat Desa Kadirejo dalam mengelola sumber daya desa, sekaligus membuka peluang menuju pada kemandirian desa. Melalui perayaan hari kemerdekaan ke-79, Politeknik Bhakti Semesta berusaha untuk mendekatkan masyarakat Desa Kadirejo pada dunia digital, sekaligus memberdayakan potensi Desa. Kegiatan diselenggarakan dalam waktu hampir 1 Bulan. Dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini, Adapun permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Kadirejo, berdasarkan hasil observasi yaitu belum adanya sinergitas masyarakat desa dalam bergotong royong mengatasi masalah di desa dan belum adanya pengetahuan penggunaan media digital dalam mengoptimalkan sumber daya desa. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat berdampak baik bagi masyarakat sekitar kadirejo dan terjalin jiwa solidaritas dan kebersamaan antar sesama warga desa. kemudian terkait dengan pelatihan fotografi juga berdampak signifikan, hal ini dapat diketahui adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai Teknik fotografi yang baik yang dapat digunakan nantinya untuk meningkatkan potensi wisata desa Kadirejo.
Aplikasi Whatsapp Sebagai Media Marketing Digital Untuk Mempromosikan dan Meningkatkan Produktifitas Kue Kacang Sari Rasa Prima Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Nggili, Ricky Arnold; Junaldo, Junaldo; Angga, Dedi Rob
Multidisciplinary Journal of Education , Economic and Culture Vol. 2 No. 1 (2024): March 2024
Publisher : Yayasan Pondok Pesantren Sunan Bonang Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61231/mjeec.v2i1.221

Abstract

This research aims to see the application of the Whatapps application in reaching consumers of the Sari Rasa Prima Nut Cake Business, and increasing business profitability. The method used is a qualitative research method, with data collection techniques through in-depth interviews and observation. With data obtained from several sources, it was concluded that the Whatapps (WA) application can be used to build good interpersonal relationships with consumers. There is certainty and accuracy in managing information from consumers. This ensures that trust is always maintained between producers and consumers. However, one of the obstacles faced is that the numbers used in WA are private and limited to use. This research shows that the use of the WA application can increase profits for producers of the Sari Rasa Prima Nut Cake Business, as well as build trust with consumers
Emotional Labour Dalam Pelayanan dan Pengaruhnya Kepada Pelanggan di Kafe Yege Resto Di Salatiga Nggili, Ricky Arnold; Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Hidayah, Dinda Rahma; Hutari, Abdenigara Ahma
Journal of Economics Business Finance and Accounting Vol. 2 No. 1 (2024): Journal of Economics Business Finance and Accounting
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jebfa.v2i1.2349

Abstract

This study aims to analyze the impact of employees’ emotional labour on customer experience at Yege Resto & Cafe in Salatiga. The research is grounded in the significance of employee–customer interactions in the culinary industry, where both verbal and non-verbal service quality play a critical role in determining customer satisfaction and loyalty. A qualitative approach with a descriptive method was employed, using non-participant observation of five employees and several customers over three operational days. Data were collected through observations of employee behavior, customer responses, and feedback regarding service and product quality. The findings reveal that employees who successfully apply deep acting—demonstrating genuine friendliness, empathy, and interpersonal communication—are able to create positive customer experiences, enhancing comfort and trust. In contrast, service interactions perceived as merely formal or lacking in empathy tend to weaken the emotional connection with customers. Additionally, purchasing decisions are influenced not only by service quality but also by factors such as pricing and perceived product value. These findings emphasize that a combination of emotional labour skills and responsive service strategies is essential for building customer satisfaction and loyalty, while also strengthening Yege Resto & Cafe’s brand image amid intense competition in the café industry.
Implementasi Marketing Mix dengan Pendekatan SWOT di UMKM Tradisional: Studi Kasus Gethuk Kethek Satu Rasa Salatiga Prasadhya, Ignatius Bias Galih; Nggili, Ricky Arnold; Prasmana, Yoga Rizqi; Kaitelapatay, Big Greogory
Journal of Economics Business Finance and Accounting Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Economics Business Finance and Accounting
Publisher : Nur Science Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53088/jebfa.v2i2.2367

Abstract

Traditional culinary MSMEs, such as Gethuk Kethek Satu Rasa in Salatiga, play an important role in preserving Javanese culture and supporting the local economy, yet face challenges of competition and limited digital adoption. This study analyzes the application of the 7P marketing mix (Product, Price, Place, Promotion, People, Physical Evidence, Process) to enhance competitiveness and brand visibility. Using a descriptive qualitative approach, data were collected through semi-structured interviews with the owner and employees, supported by document analysis of the 2024 sales report and Instagram posts. The results highlight strengths in authentic cassava-based products (750 boxes/month), competitive pricing (IDR 16,000/box), strategic location attracting 60% of tourists, and customer satisfaction reaching 90%. Weaknesses include weak digital promotion (2–3 Instagram posts/month), fragile packaging, and manual production processes. SWOT analysis reveals opportunities from increasing tourist demand, digital training programs, and e-commerce collaboration, while threats stem from fast-food competition and a 15% rise in raw material prices since 2024. The study proposes strategies such as product diversification, digital marketing enhancement, entry into GoFood/Shopee, eco-friendly packaging, and adoption of packaging technology. These findings provide practical insights for traditional culinary MSMEs to integrate cultural heritage with digital innovation, offering relevance for both practitioners and academics.