Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Development of an Internet of Things-based Environmental Information System for Realtime Monitoring of Air Conditions Dewangga, Aru; R. Muh. Amin; Sunarto; Himawan, Widhi; Zaky, Fadhil Achmad; Waskito , Daffa’ Nur
Journal of Geography Science and Education Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/jgse.v6i1.4688

Abstract

This study aims to develop an environmental information system called the Environmental Monitoring System (EENNOS) to monitor air environmental conditions. ENNOS is an Internet of Things (IoT) based system that monitors air environmental conditions in the form of temperature, humidity and carbon dioxide. The research was conducted using the 4D development method which consisted of the Define, Design, Develop, and Disseminate stages. EENNOS was developed using a DHT 22 sensor for DHT 22 temperature and humidity and a carbon dioxide sensor with MQ-135. The controller used is Arduino uno ESP8266 with output sending using the internet to the database and presented on the dashboard and displayed on a 16x2 liquid crystal screen. The output is in the form of dashboard innovations that are registered with copyrights and scientific publications in the form of articles in the Journal of Environmental Sciences.
Analisis Urban Green Space Loss Menggunakan Citra Landsat 8 & 9 pada Tahun 2013 & 2023 di Kota Surakarta Zaky, Fadhil Achmad; Taqwim, Muhammad Hanif Ahsani; Fil’ardiani, Nida Ulhaq
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 6 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Maraknya pembangunan yang seiring dengan peningkatan laju urbanisasi berpotensi menyebabkan peralihan fungsi lahan dan penurunan luas ruang terbuka hijau (RTH) perkotaan. Perubahan dan distribusi RTH perkotaan memerlukan pemantauan dengan teknik penginderaan jauh. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis urban green space loss di Kota Surakarta pada tahun 2013 dan 2023. Metode pada penelitian ini adalah perolehan data dari citra Landsat 9 OLI-2 dan landsat 8 OLI, kemudian gambar diproses pada ArcMap 10.6 dengan persiapan data, klasifikasi gambar, penilaian akurasi, dan deteksi perubahan. Hasil penelitian adalah klasifikasi peta tutupan lahan Kota Surakarta pada tahun 2013 dengan nilai Kappa sebesar 84,7% dan pada tahun 2023 mencapai nilai Kappa sebesar 89,6%%. Kota Surakarta kehilangan ruang terbuka hijau sebesar 210,66 ha (4%). Hilangnya ruang terbuka hijau di Kota Surakarta disebabkan oleh berbagai faktor, seperti laju pertumbuhan penduduk, urbanisasi, dan penggunaan lahan secara masif, dan peralihan lahan RTH menjadi lahan terbangun.
UPAYA ADAPTASI DAN MITIGASI PERUBAHAN IKLIM DALAM PROGRAM HIBAH MBKM UNTUK MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN SUMBER Zaky, Fadhil Achmad; Al-Dzahabi, Muhammad Adib; Taqwim, Muhammad Hanif Ahsani; Fil'ardiani, Nida Ulhaq; Agustin, Yonanda Surya
Ekosains Vol 16, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim yang terjadi di muka bumi mengancam kehidupan manusia dan kerusakan ekosistem. Dalam menghadapi perubahan iklim diperlukan upaya adaptasi dan mitigasi yang sejalan dengan komitmen pada Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) ke-13. Pelaksanaan program hibah MBKM membangun desa bertujuan untuk melakukan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis pembangunan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta dalam rentang Bulan Agustus hingga Desember 2023. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui atau menggambarkan kenyataan dari kejadian yang diteliti sehingga memudahkan peneliti untuk mendapatkan data yang objektif. Adapun hasil yang didapatkan dari pelaksanaan program ini adalah peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Kegiatan yang dilakukan pada program ini adalah pemasangan instrumen pemantauan kualitas udara EENNOS, pemasangan perangkap sampah di sungai, pemberian bibit ikan nila, edukasi lingkungan kepada anak-anak, pemanfaatan limbah kulit buah menjadi eco enzym, pembuatan lilin dari minyak jelantah, pembuatan taman bumi hijau, dan vertical garden. Dukungan dan partisipasi dari masyarakat dan stakeholder Kelurahan Sumber dapat mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Sumber. Beberapa saran untuk keberjalanan kegiatan kedepannya adalah kerja sama yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat, peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan sosialisasi dan edukasi, serta keberlanjutan kelembagaan masyarakat. Program ini diharapkan dapat merawat partisipasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran dalam adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Kelurahan Sumber.
ANALISIS KARAKTERISTIK SAMPAH YANG TERJEBAK PADA PERANGKAP SAMPAH DI ANAK SUNGAI GAJAH PUTIH RW 07, SUMBER, SURAKARTA Zaky, Fadhil Achmad
Ekosains VOL 17 (02) 2025
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan salah satu hasil kegiatan manusia yang tidak di gunakan kembali. Sampah dapat menyumbat saluran yang akan memengaruhi arah aliran air dikarenakan kemampuan sungai yang ada di pemuikman warga tidak dapat menampung intensitas air yang tinggi. Selain itu, adanya laju pertumbuhan penduduk yang sangat besar dan pesatnya pembangunan di Kelurahan Sumber memnyebabkan tingginya sampah yang dihasilkan. Anak Sungai  gajah putih yang berada diantara di RW 08 dan rw 07 mengalami pencemaran sampah yang akibat kegiatan manusia di sekitar lingkunganya. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui Karakteristik sampah yang terjebak pada Holding Trash for Suistainability  (HOTRALITY)  di Anak Sungai gajah putih Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Surakarta. Penelitian ini dilakukan dengan metode kuantitatif deskriptif volume sampah, observasi, dokumentasi, wawancara dan peta lokasi sebagai penunjang kejadian di lapangan. Dari penelitian ini dihasilkan bahwa terdapat sampah yang terperangkap sebesar 127,2m dengan komposisi sampah organik 77,5m3 dan anorganik 49,7m3 didalam komposisi sampah organik di dominasi  lumut dan sisanya daun, ranting dan beberapa bangkai Binatang seperti 1 ayam, 3 tikus, dan 4 ikan yang mencemari bau udara Ketika musim panas dan angin berhembus pada sampah  anorganik organik di terdapat botol plastik, wadah makanan, pembalut, dan styrofoam.
PENERAPAN SDGS DALAM PROGRAM HIBAH MBKM UNTUK MEWUJUDKAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DI KELURAHAN SUMBER Agustin, Yonanda Surya; Zaky, Fadhil Achmad; Al-Dzahabi, Muhammad Adib; Ahsani Taqwim, Muhammad Hanif; Fil'ardiani4, Nida Ulhaq
Ekosains Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPerubahan iklim yang terjadi di bumi mengancam kehidupan manusia dan merusak ekosistem. Menghadapi perubahan iklim memerlukan upaya adaptasi dan mitigasi yang sejalan dengan komitmen Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Penyelenggaraan program hibah pembangunan desa MBKM bertujuan untuk melakukan upaya adaptasi dan mitigasi berbasis pembangunan berkelanjutan. Program ini dilaksanakan di Desa Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta pada bulan Agustus hingga Desember 2023. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui atau menggambarkan realitas peristiwa yang diteliti, sehingga memudahkan peneliti memperoleh data yang obyektif. Hasil yang diperoleh dari pelaksanaan program ini adalah pemasangan Hotrality yang memerangkap sampah di Sungai Gajah Putih mencapai target 6,3 pada indikator 6.3.2 (b). Kegiatan pengolahan limbah menjadi eco enzim dan pengolahan limbah minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi mencapai indikator 11.6.1(a) dan indikator 11.6.1(b). Kegiatan Taman Bumi Hijau, pendistribusian ikan nila, dan pemasangan ENNOS mencapai target 11.7 pada indikator 11.7.1(a). Sedangkan kegiatan Teras Lingkungan mencapai indikator 12.8.1(a) dan indikator 13.3.1(a). Dukungan dan partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan di Desa Sumber dapat mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan di Desa Sumber. Beberapa saran untuk keberlangsungan kegiatan ke depan adalah kerjasama yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat, peningkatan kualitas dan kuantitas kegiatan sosialisasi dan edukasi, serta keberlanjutan kelembagaan masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjaga partisipasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Desa Sumber.Kata kunci:  Adaptasi, Keberlanjutan, Mitigasi, MBKM, SDGs AbstractClimate change that occurs on earth threatens human life and damages ecosystems. Facing climate change requires adaptation and mitigation efforts that are in line with commitments to the Sustainable Development Goals (SDGs). The implementation of the MBKM village development grant program aims to carry out adaptation and mitigation efforts based on sustainable development. This program was implemented in Sumber Village, Banjarsari District, Surakarta City between August and December 2023. The method used is a qualitative method with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation. Data is analyzed descriptively to find out or describe the reality of the events being studied, making it easier for researchers to obtain objective data. The results obtained from the implementation of this program are that the installation of Hotrality which traps waste in the White Gajah River reaches target 6.3 in indicator 6.3.2 (b). The activities of processing waste into eco enzymes and processing used cooking oil waste into aromatherapy candles reach indicator 11.6.1(a) and indicator 11.6.1(b). Green Earth Park activities, distribution of tilapia fish, and installation of EENNOS achieved target 11.7 in indicator 11.7.1(a). Meanwhile, Environmental Terrace activities achieved indicator 12.8.1(a) and indicator 13.3.1(a). Support and participation from the community and stakeholders in Sumber Village can support the achievement of sustainable development in Sumber Village. Some suggestions for the continuity of activities in the future are better cooperation between the government and the community, increasing the quality and quantity of socialization and education activities, as well as the sustainability of community institutions. This program is expected to maintain community participation and increase awareness in realizing sustainable development in Sumber Village.Keywords: Adaptation, Sustainability, Mitigation, MBKM, SDGs
Analisis Temperature Humidity Index (THI) secara Time-Series Menggunakan Sistem Monitoring berbasis Internet of Things (IoT) di Kelurahan Sumber, Banjarsari, Surakarta Zaky, Fadhil Achmad; Fajar Herbowo, Ardia Candra; Abrari, Faisya Haqqin; Ally, Haydar; Adib Al-Dzahabi, Muhammad; Ahsani Taqwim, Muhammad Hanif; Ibriza, Naila Maulida; Fil'ardiani, Nida Ulhaq; Surya Agustin, Yonanda; Daniswara, Agnar Pradipa
Ekosains Vol 16, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakTemperature Humidity Index (THI) merupakan indeks yang digunakan untuk mengukur kenyamanan udara. THI yang tinggi dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan bahkan gangguan kesehatan. Pemantauan THI secara berkala perlu dilakukan untuk mengetahui kondisi udara dan mengambil tindakan yang diperlukan. Dalam penelitian ini, dilakukan analisis THI secara time-series menggunakan sistem monitoring berbasis IoT di Kelurahan Sumber, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Sistem monitoring terdiri dari sensor suhu dan kelembaban udara yang dipasang di beberapa titik di Kelurahan Sumber. Data sensor kemudian dikirim ke cloud untuk diolah dan dianalisis. Hasil analisis menunjukkan bahwa THI di Kelurahan Sumber memiliki pola yang bervariasi sepanjang hari, THI tertinggi terjadi pada hari Minggu pada tanggal 15 Oktober 2023 dengan rata-rata 31,9℃. THI terendah terjadi pada hari Rabu pada tanggal 25 Oktober 2023 dengan rata-rata 29,2℃. Hasilnya menunjukkan variasi suhu dan kelembaban dengan THI dalam rentang 29–31℃. Kondisi ini menggambarkan bahwa sebagian besar waktu tergolong dalam kategori sebagian nyaman atau tidak nyaman.Sehingga penelitian ini menunjukkan bahwa sistem monitoring berbasis IoT dapat digunakan untuk pemantauan THI secara time-series. Hasil analisis THI dapat digunakan untuk mengetahui kondisi udara dan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menjaga kenyamanan dan kesehatan masyarakat yaitu dengan peningkatan vegetasi untuk mengurangi pemanasan langsung dan menyerap polutan udara, beralih ke transportasi ramah lingkungan, dengan pengelolaan sampah efisien: dapat mempengaruhi suhu mikro lingkungan, serta efisiensi energi fosil. Namun, perlu diingat selain dari partisipasi masyarakat harus ada tindakan bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga, dan masyarakat, untuk menurunkan THI dan meningkatkan kenyamanan lingkungan di Kelurahan Sumber. Kata kunci: THI, IoT, time-series, Kelurahan Sumber, monitoring udara, tingkat kenyamanan ABSTRACTTemperature Humidity Index (THI) is an index used to measure air comfort. This high can cause discomfort and even health problems. Therefore, regular THI monitoring needs to be carried out to determine air conditions and take necessary action. In this research, time-series THI analysis was carried out using an IoT-based monitoring system in Sumber Village, Surakarta City, Central Java. The monitoring system consists of temperature and humidity sensors installed at several points in Sumber Village. The sensor data is then sent to the cloud to be processed and explained. The analysis results show that the THI in Sumber Subdistrict has a varying pattern throughout the day, the highest THI occurred on Sunday, October 15 2023 with an average of 31.9℃. The lowest THI occurred on Wednesday 25 October 2023 with an average of 29.2℃. The results show variations in temperature and humidity with THI in the range 29– 31℃. This condition illustrates that most of the time is classified as partially comfortable or uncomfortable. So this research shows that an IoT-based monitoring system can be used to monitor THI in a time-series manner. The results of the THI analysis can be used to determine air conditions and take necessary actions to maintain public comfort and health, namely by increasing vegetation to reduce direct heating and absorbing air pollutants, switching to environmentally friendly transportation, with efficient waste management: can influence the temperature of the micro environment, as well as fossil energy efficiency. However, it should be remembered that apart from community participation, there must be joint action from various parties, including the government, institutions and the community, to reduce THI and increase environmental comfort in Sumber Village.Keywords: THI, IoT, time-series, Sumber sub-district, air monitoring, comfort level
Pengembangan Sistem Penyiraman Tanaman Otomatis Berbasis Arduino dan Indeks Kenyamanan Untuk Vertical Garden di RT 03 RW 07 Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta Zaky, Fadhil Achmad
ENVIRO: Journal of Tropical Environmental Research Vol 27, No 2 (2025): September
Publisher : Center for Environmental Research, LPPM, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/enviro.v27i2.102681

Abstract

The decline of green spaces in urban areas due to land conversion has prompted the need for innovative solutions such as vertical gardens. However, maintenance faces obstacles, including limited access to water and community participation. This research aims to develop an IoT-based automatic watering system for vertical gardens in RT 03 RW 07 Sumber Village, Surakarta, by utilizing the ESP32 Dev Kit V4 microcontroller, DHT22 (temperature/humidity) sensor, and capacitive soil moisture sensor. The system is designed to automatically activate the water pump when soil moisture is <50%, monitored in real-time via 4G LTE module. Research methods include observation, interviews, experiments, and quantitative data analysis (descriptive statistics, comparative, and validity/reliability tests). The trial results showed that the system operated effectively with an average soil moisture of 73-74.6%, but implementation faced challenges such as instability of electricity/internet infrastructure (45% of respondents doubted its reliability) and economic participation fee preference (55% chose Rp25,000). Analysis of respondents' perceptions (N=20) revealed the need for technical education and strengthening of fail-safe features to increase adoption. This study concludes that IoT-based watering systems have potential as a sustainable solution for urban vertical gardens, with recommendations for supporting infrastructure optimization and affordable community participation models.