Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi melalui Terapi Relaksasi dan Pelatihan Keterampilan sebagai Upaya Pemenuhan Hak Ekonomi di UPT RSBKW Kediri Rahayu, Puri; Muawanah, Risalatul; Lailiyah, Zumrotul
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.2144

Abstract

Pemberdayaan wanita adalah upaya dalam mengembangkan potensi wanita sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga yang mempunyai faktor penghambat dalam kegiatan program keterampilan yang terbagi menjadi dua komponen, ada yang berasal dari dalam (internal) dari luar (eksternal). Hal ini bertujuan untuk (1) mengetahui upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam menangani masalah kesejahteraan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (2) Mengetahui dampak dari upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam menangani masalah kesejahteraan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskripsi kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan, pengumpulan data yang akan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis yang menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi berupa program pemberian pelatihan keterampilan antara lain tata rias rambut, tata rias wajah, tata busana,dan tata boga. Kesejahteraan wanita wajib menjadi agenda penting dalam program pengentasan kemiskinan karena kesejahteraan wanita pada umumnya dapat mencerminkan kesejahteraan keluarga dan dapat menjadi jaminan bagi kesejahteraan wanita rawan sosial ekonomi.
Pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi melalui Terapi Relaksasi dan Pelatihan Keterampilan sebagai Upaya Pemenuhan Hak Ekonomi di UPT RSBKW Kediri Rahayu, Puri; Muawanah, Risalatul; Lailiyah, Zumrotul
Spiritualita Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Prodi Tasawuf dan Psikoterapi Fakultas Usluhuddin dan Dakwah IAIN Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30762/spiritualita.v8i1.2144

Abstract

Pemberdayaan wanita adalah upaya dalam mengembangkan potensi wanita sehingga dapat meningkatkan perekonomian keluarga yang mempunyai faktor penghambat dalam kegiatan program keterampilan yang terbagi menjadi dua komponen, ada yang berasal dari dalam (internal) dari luar (eksternal). Hal ini bertujuan untuk (1) mengetahui upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam menangani masalah kesejahteraan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (2) Mengetahui dampak dari upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam menangani masalah kesejahteraan Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE). Penelitian ini menggunakan metode jenis penelitian deskripsi dengan pendekatan kualitatif. Metode penelitian deskripsi kualitatif yaitu metode penelitian yang digunakan untuk menggambarkan peristiwa yang terjadi di lapangan, pengumpulan data yang akan dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan analisis yang menggunakan tiga komponen yaitu reduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa upaya Dinas Sosial Provinsi Jatim melalui UPT RSBKW Kediri dalam pemberdayaan Wanita Rawan Sosial Ekonomi berupa program pemberian pelatihan keterampilan antara lain tata rias rambut, tata rias wajah, tata busana,dan tata boga. Kesejahteraan wanita wajib menjadi agenda penting dalam program pengentasan kemiskinan karena kesejahteraan wanita pada umumnya dapat mencerminkan kesejahteraan keluarga dan dapat menjadi jaminan bagi kesejahteraan wanita rawan sosial ekonomi.
Pelecehan Seksual begal Payudara, Upaya Kepolisian Resor Langsa Dalam Pencegahan Kejahatan Seksual Begal Payudara,Upaya Kepolisian Resor Langsa Dalam Penanganan Kejahatan Seksual Begal Payudara Rahayu, Puri; Krisna, Liza Agnesta; Aldino, Hanri
Legalita Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Hukum Legalita
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kotabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47637/legalita.v7i2.2017

Abstract

Abstract The rampant phenomenon in Indonesia of sexual harassment, particularly breast groping, has become a serious problem in Langsa City and threatens the safety and comfort of the community. This not only causes victims to feel fear and trauma, but also makes them feel that their dignity and integrity have been violated. This study aims to examine the efforts of the Langsa Police in preventing and handling this crime. The method used is empirical jurisprudence to collect data through interviews and analysis of official documents. The results show that the police have taken various preventive measures, such as routine patrols and legal counseling through the Community Police (Bhabinkamtibmas) in Gampong-Gampong. However, major challenges remain, particularly regarding the public's reluctance to report incidents. Data shows that there are more cases of sexual abuse that go unreported, indicating that current laws are insufficient to protect victims and that efforts to date have not been enough to convince victims to come forward. The importance of this study lies in the need for advice to the police on how to deal with crimes of sexual abuse. This research is expected to provide useful insights to strengthen future prevention and legal handling efforts, considering issues such as social stigma and lack of legal knowledge among the public. Keywords: Police, Prevention, Legal Handling, Breast Mugging
Pengembangan Media Protech Berbasis Model POE Terintegrasi SDGs untuk Melatih Literasi Visual dan Hasil Belajar Kognitif Rahayu, Puri; Mimien Henie Irawati Al Muhdhar; Sofia Ery Rahayu; Sueb; Deny Setiawan; Sitoresmi Prabaningtyas; Wachidatul Linda Yuhanna; Nunik Hidayati
Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu) Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FMIPA, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bioedu.v15n1.p264-275

Abstract

Literasi visual dan hasil belajar kognitif merupakan aspek fundamental yang perlu ditumbuhkan dalam pembelajaran abad ke-21. Pencapaian kedua aspek tersebut membutuhkan dukungan media belajar yang relevan dan representatif, seperti melalui pemanfaatan media audiovisual elektronik yang terpadu dengan basis model yang tepat serta dukungan terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menghasilkan media audiovisual elektronik bernama Protist Electronic Charta (PROTECH) yang dipadukan dengan basis model POE terintegrasi poin SDGs “Clean Water and Sanitation” untuk melatih literasi visual dan hasil belajar kognitif siswa pada materi protista. Metode penelitian ini yaitu Research & Development dengan model pengembangan Lee and Owens yang dibatasi hingga tahap development, tepatnya pada uji kevalidan dan kepraktisan media. Instrumen yang dimanfaatkan untuk menguji kevalidan media yaitu lembar validasi ahli materi, ahli media, dan praktisi pendidikan biologi. Adapun kepraktisan media diuji menggunakan instrumen angket respons siswa melalui tiga tahap uji coba, yaitu uji coba perseorangan, kelompok kecil, dan lapangan. Hasil uji kevalidan dan kepraktisan dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan persentase yang mengacu pada kriteria penilaian tertentu. Hasil uji validitas menunjukkan rerata kevalidan mencapai 97,5%, sedangkan rerata uji kepraktisan mencapai 91,8%. Tingginya kedua rerata tersebut mengindikasikan bahwa media audiovisual PROTECH yang dikembangkan dinilai valid dan praktis untuk melatih literasi visual dan hasil belajar kognitif materi protista peserta didik, sehingga layak untuk diimplementasikan