Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Respon Pembaca Pemilik Akun Media Digital Tiktok  terhadap Struktur Novel Jakarta Sebelum Pagi Karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie Nopita Sari; Elyusra; Mahdijaya; Kania Atmaja, Loliek; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/cwayxq59

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon pembaca terhadap novel Jakarta Sebelum Pagi karya Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie yang disampaikan melalui media sosial TikTok. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan resepsi sastra. Data berupa komentar pembaca pada unggahan TikTok yang membahas novel tersebut, yang dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat. Analisis data dilakukan dengan mengelompokkan respon berdasarkan unsur intrinsik novel, meliputi tema, alur, penokohan, latar, sudut pandang, gaya bahasa, dan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon pembaca cenderung positif. Tema dinilai sebagai perpaduan romansa dan misteri yang unik, alur cerita menarik dan mampu membangun rasa penasaran, serta penokohan tokoh utama dianggap kuat dan berbeda. Latar cerita membantu pembaca membayangkan suasana, sementara sudut pandang orang pertama meningkatkan kedekatan emosional. Gaya bahasa pengarang dinilai khas dan menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, pembaca mampu menangkap amanat cerita, seperti pentingnya empati dan penerimaan terhadap pengalaman hidup. Penelitian ini menunjukkan bahwa pembaca berperan aktif dalam memaknai karya sastra, dan unsur intrinsik novel mampu membangun keterlibatan emosional serta menghasilkan beragam interpretasi.   Kata kunci: Novel, Resepsi Sastra, Respon Pembaca, TikTok, Unsur Intrinsik
Pesan-pesan Ekologi dalam Antologi Cerita Anak Berjudul 20 Cerita Kak Awam Karya Awam Prakoso Wihnata, Andre; Elyusra; Yuniati, Ira; Mahdijaya
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/26ehrq93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Antologi cerita anak ini memuat berbagai kisah yang menggambarkan hubungan manusia dengan lingkungan serta pentingnya menjaga kelestarian alam sejak usia dini. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana bentuk pesan-pesan ekologi yang terdapat dalam antologi cerita anak 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso. Penelitian ini menggunakan kritik ekologi sastra dengan jenis penelitian kualitatif dan metode deskriptif analisis. Data dalam penelitian ini berupa kutipan narasi, dialog, dan peristiwa dalam cerita yang mengandung pesan ekologi, sedangkan sumber data penelitian adalah buku 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso yang diterbitkan pada tahun 2019. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, teknik baca, dan teknik catat. Analisis data meliputi tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam antologi cerita anak tersebut ditemukan berbagai bentuk pesan ekologi yang meliputi pelestarian alam, kritik terhadap kerusakan lingkungan, hubungan harmonis antara manusia dan alam, serta nilai moral dan tanggung jawab ekologis manusia terhadap lingkungan. Pesan yang paling dominan adalah ajakan untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui perilaku sehari-hari. Pesan-pesan tersebut disampaikan melalui tokoh, latar, dan peristiwa yang dekat dengan kehidupan anak sehingga mudah dipahami oleh pembaca. Penelitian ini menunjukkan bahwa antologi 20 Cerita Kak Awam karya Awam Prakoso tidak hanya berfungsi sebagai hiburan bagi anak, tetapi juga sebagai media edukatif yang mengandung nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, karya sastra anak ini dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran untuk menanamkan kesadaran ekologis sejak dini kepada anak.   Kata Kunci: Cerita Anak, Pesan Ekologi, Ekokritik Sastra.
Interferensi Bahasa Rejang dalam Karangan Siswa Kelas VII SMP Negeri 20 Bengkulu Tengah Olvi Sulastri; Mahdijaya; Paulina, Yanti; Suyuthi, Hasmi; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kfg2q796

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan faktor penyebab interferensi bahasa Rejang dalam karangan siswa kelas VII SMP Negeri 20 Bengkulu Tengah yang dilatarbelakangi oleh fenomena kedwibahasaan, yaitu penggunaan bahasa Rejang sebagai bahasa ibu dan bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa karangan narasi 15 siswa yang dikumpulkan melalui tes mengarang dan dianalisis menggunakan teknik analisis kesalahan berbahasa pada tataran morfologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi terjadi dalam bentuk penggunaan afiks, reduplikasi, dan pembentukan kata yang dipengaruhi oleh struktur bahasa daerah. Interferensi tersebut disebabkan oleh kebiasaan penggunaan bahasa ibu, rendahnya penguasaan kaidah bahasa Indonesia, lingkungan sosial yang dominan menggunakan bahasa daerah, serta kurangnya kesadaran siswa dalam penggunaan bahasa Indonesia yang tepat. Dampaknya terlihat pada ketidaksesuaian penggunaan bahasa Indonesia sehingga memengaruhi kualitas karangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran bahasa Indonesia yang lebih efektif dan pembiasaan penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar di lingkungan sekolah. Kata Kunci: Bahasa Rejang, Interferensi Bahasa, Karangan Siswa, Morfologi
Diksi pada Pidato Presiden Prabowo Subianto Silvya Prawita; Suyuthi, Hasmi; Mahdijaya; Yuniati, Ira
Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran (KIBASP) Vol. 9 No. 3 (2026): Jurnal KIBASP (Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajaran)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/sexfja90

Abstract

Masalah penelitian ini adalah bagaimana jenis-jenis pada pidato bapak presiden Prabowo Subianto. Tujuan penelitian yaitu jenis-jenis pada pidato bapak presiden Prabowo Subianto. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah jenis-jenis pada pidato bapak presiden Prabowo Subianto, sumber data yang diambil yaitu pidato bapak presiden Prabowo Subianto (Pidato hari sumpah pemuda, hari guru nasional, dan upacara HUT RI-80). Teknik pengumpulan data yaitu 1) membaca teks pidato, 2) membaca ulang, 3) memberi tanda atau nomor kode, dan 4) mengumpulkan jenis-jenis diksi yang ditemukan. Teknik anlisis data yaitu 1) mencri data yang bersamaan, 2) menetapkan jenis-jenis diksi, 3) menganalisi jenis-jenis diksi, 4) mengidentifikasi jenis-jenis diksi, 5) mendeskripsi jenis-jenis diksi, 6) membahas jenis diksi, dan 7) menarik kesimpulan. Hasil dan pembahasan yaitu berdasarkan analisis data ditemukan jenis-jenis diksi pada pidato bapak Presiden Prabowo Subianto yaitu data keseluruhannya yang ditemukan berjumlah 85 data, yang meliputi,  a) makna denotative yang berjumlah 36 data, b) makna konotatif yang berjumlah 10 data, c) diksi konteks nonlinguistic yang berjumlah 30 data, dan d) diksi konteks linguistik yang berjumlah 9 data. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah berdasarkan hasil analisis dan pembahasan yang telah dilakukan, peneliti mengambil kesimpulan bahwa jenis diksi pada pidato bapak Presiden Prabowo Subianto. yaitu: data yang ditemukan secara keseluruhannya berjumlah 85 data, yang meliputi,  a) makna denotative yang berjumlah 36 data, b) makna konotatif yang berjumlah 10 data, c) diksi konteks nonlinguistic yang berjumlah 30 data, dan d) diksi konteks linguistik yang berjumlah 9 data. Kata Kunci: Diksi, Pidato Presiden