Anak Agung Ngurah Budiadnyana
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

A Pengaruh Latihan Gerak Dasar Manipulatif Untuk Meningkatkan Kebugaran Anak Usia 7-10 Tahun Anak Agung Ngurah Budiadnyana; Anak Agung Ngurah Putra Laksana
Jurnal Yoga dan Kesehatan Vol 7 No 2 (2024)
Publisher : UHN IGB Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/jyk.v7i2.4090

Abstract

Setiap orang tua yang memiliki anak sekolah dasar pasti menginginkan anaknya memiliki kesehatan fisik dan kebugaran dalam tahap tumbuh kembang anak maka dari itu  dengan anak sehat fisik bisa mencapai pendidikan yang maksimal agar siap menghadapi beberapa hal yang tidak diinginkan. Oleh sebab itu, di era digital pada penelitian ini dilakukan dengan cara mengembangkan aspek dan variasi latihan melalui gerak dasar manipulatif untuk meningkatkan kebugaran anak  yang diikuti dengan melibatkan permainan sehingga kesehatan mental anak dengan diiringi menggunakan keterampilan gerak dasar sebagai aktivitasnya. Adapun penelitian ini dilakukan di sekolah Dasar negeri 5 Sukasada Bali dengan total peserta 20 orang. Penelitian ini dilakukan dengan melihat indikator yakni gerak manipulatif, dengan menggunakan tes TKJI serta analisis yang dilakukan dengan menggunakan Uji-t. Uji  signifikan untuk melihat keefektifan model ini adalah uji-t, dan t-hitung adalah = 3,282, dan df = 31 serta nilai sig atau p-value = 0,003 lebih kecil dari 0,05. hasil ini, dapat di simpulkan  menolak H0. Jadi disimpulan penelitian ini menunjukan adanya peningkatan kebugaran setelah dilakukan perlakuan melalui bentuk latihan gerak dasar manipulatif pada kualitas latihan antara kelompok yang tidak di beri treatment dan kelompok eksperimen. Kelompok eksperimen yang lebih efektif dibandingkan dengan anak kelompok kontrol yaitu model pembelajaran yang konvensional untuk anak SD.
HISTORICAL DYNAMICS OF HINDU–MUSLIM RELATIONS IN PRE-COLONIAL BALI : A SOCIO-CULTURAL PERSPECTIVE Erry Hendriawan; Anak Agung Ngurah Budiadnyana
Vidyottama Sanatana: International Journal of Hindu Science and Religious Studies Vol 10 No 1 (2026)
Publisher : UHN I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25078/vidyottama.v10i1.6016

Abstract

This study examines the historical dynamics of Hindu–Muslim relations in pre-colonial Bali, with particular attention to the late medieval and early modern period before sustained Dutch colonial intervention. Moving beyond conversion-centered and conflict-oriented narratives, the article asks how religious coexistence was practiced, regulated, and sustained within everyday social, economic, and political contexts. Employing a qualitative historical approach, the study analyzes indigenous narratives, travel accounts, early external records, and recent scholarly literature through source criticism and contextual interpretation. The findings show that Muslim communities were incorporated into Balinese society through maritime trade, service to local courts, diplomatic mediation, and localized cultural adaptation. Hindu political structures provided institutional space for religious diversity, while customary norms helped regulate interaction across religious boundaries. The phrase pragmatic accommodation is used here not to idealize pre-modern tolerance, but to describe historically situated arrangements in which communities preserved distinct religious identities while sharing markets, political obligations, and social spaces. Economic interdependence, royal pragmatism, and adat-based regulation emerged as the principal mechanisms shaping Hindu-Muslim relations. By foregrounding Bali as an active arena of interreligious engagement, this study contributes to broader historiographical debates on religious pluralism in Southeast Asia and offers historically grounded insights for contemporary discussions of social harmony in Indonesia