Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

IMPLEMENTASI APLIKASI SEHAT KAWAT DIABETES MELITUS (SIDIABET) UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN EARLY DIAGNOSIS DI KLINIK LAA TACHZAN Priyanto; Niken Wulan Hasthi Murti; Berlian Kusuma Dewi
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2024): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juli 2024
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v2i2.120

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan bagian dari penyakit sistem endokrin dimana tubuh tidak mampu menghasilkan hormon insulin sesuai dengan kebutuhan sehingga terjadi hiperglikemia. Tujuan pengabdian masyarakat ini yaitu mengajak masyarakat untuk mengetahui tanda dan gejala yang dialami sesuai dengan kategori jenis diabete melitus melalui aplikasi berbasis website SIDIABET. Metode yang digunakan dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah pengenalan aplikasi SIDIABET, cara penggunaan aplikasi, dan edukasi tentang Diabetes melitus. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan di Aula balai pertemuan di Desa Kliwed yang dihadiri oleh 30 peserta. Aplikasi SIDIABET memiliki fitur tentang tanda dan gejala berdasarkan tipe diabetes, komplikasi diabetes, pencegahan dan konsultasi. Kegiatan ini mendukung program pemerintah tentang penatalaksanaan penyakit tidak menular
Simulasi Pertolongan Pertama Sederhana untuk Anak Usia Dini di TK: Mengenal Luka dan Cara Mengatasinya Nurjanah, Suci; Dewi, Berlian Kusuma; Priyanto, Priyanto; Lumban Touruan, Sari Artauli; Hardi, Gilar wisnu; Effendi, Bahctiar; Winani, Winani; Iriani, Restu; Sukoco, Aji; Rahayu, Hemma Siti; Waliulu, Syariefah H; Ardi, Ni Bodra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan anak usia dini dalam mengenal luka ringan serta melakukan pertolongan pertama sederhana melalui metode simulasi. Kegiatan dilaksanakan di dua lokasi mitra, yaitu TK Fattahilah dan TK Sejahtera, dengan jumlah peserta sebanyak 97 anak (65 anak dari TK Fattahilah dan 32 anak dari TK Sejahtera) serta 12 guru pendamping. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi, dan simulasi langsung dengan media edukatif seperti poster, boneka, dan video pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman anak mengenai jenis luka dan cara penanganannya. Di TK Fattahilah, 89% anak mampu mengenali jenis luka ringan dan 84% dapat mempraktikkan langkah pertolongan pertama dengan benar. Di TK Sejahtera, 86% anak mengenali luka dan 80% dapat mempraktikkan dengan benar. Pengetahuan guru juga meningkat dari 66% menjadi 91% setelah pelatihan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesiapan anak dan guru dalam menghadapi situasi luka ringan serta menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini
Psychological effects of People Affected by Leprosy (PAL) and social reintegration strategies Priyanto, Priyanto; Yulianigsih, Nengsih
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol. 36 No. 1 (2026): MEDIA PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jmp2k.v36i1.4160

Abstract

Background: Leprosy is a chronic infectious disease that has an impact not only on the physical but also psychosocial aspects of its survivors. Even though they have been declared medically cured, people affected by leprosy still face stigma and discrimination that hinder social reintegration. This is reflected in the high number of leprosy cases in Indramayu Regency, which reached 3,777 cases in. Objective:  This study aimed to analyze the psychological effects experienced by People Affected by Leprosy (PAL) and its relationship with the social reintegration process in Indramayu Regency. Methods: The research used a quantitative design with a descriptive-analytical survey approach. The sample was determined through purposive sampling technique with a total of 208 PAL respondents who had been declared medically cured and had post-treatment social interaction experience. Data collection was carried out using online and offline questionnaires with the assistance of field cadres and health workers. Data analysis includes descriptive statistics, Chi-Square tests, and Spearman correlation. Results: The results showed that the majority of respondents experienced significant psychological impacts, including shame (90.9%), low self-esteem (95.4%), loss of zest for life (77.3%), fear of social rejection (68.2%), and experiences of discrimination (72.8%). Bivariate analysis showed that shyness, low self-esteem, fear of rejection, and experiences of discrimination were significantly associated with social reintegration (p<0.05), while family support and community acceptance were positively associated with the reintegration process. Conclusion: This research confirms that PAL social reintegration requires community-based multidimensional interventions, strengthening family support, and sustainable public education to reduce stigma and discrimination.