Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kecamatan Anduonohu Kota Kendari Mengenai Cara Penggunaan Sediaan Obat Khusus: Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Kecamatan Anduonohu Kota Kendari Mengenai Cara Penggunaan Sediaan Obat Khusus A Sida, Nurramadhani
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Public understanding of the proper use of medications is a crucial foundation for achieving optimal health. However, in reality, many people still do not understand how to properly use specific drug formulations. Therefore, this community service aims to provide comprehensive information on how to use special drug formulations, particularly those frequently used by the public, such as eye drops, ear drops, nasal drops, eye ointments, and suppositories. The service was carried out at the Callista Farma Clinic and Pharmacy, involving 30 community members. The method of delivery was through a lecture using leaflets as media. Pretests and posttests were conducted to assess initial knowledge and the success of the education. The pretest results showed that the majority of participants (86%) fell into the low to moderate category (0-10 correct answers). Only 4 participants (13%) showed a good level of knowledge (11-15 correct answers). This indicates that information about how to use special drug formulations is necessary. Education was directly provided to the community regarding the proper use of medications with special formulations such as eye drops, ear drops, nasal drops, eye ointments, and suppositories, in accordance with the Ministry of Health regulations. The success of the education was measured with the posttest, which showed a sharp increase in the number of participants with high scores (11-15) to 22 people (73%). The increase in posttest scores indicates that the educational activities had a positive impact on the participants' understanding of how to use special drug formulations. Education can enhance the public's knowledge of how to properly use these specific drug formulations.
Mewujudkan Masyarakat Paham Obat Melalui Sosialisasi Dagusibu pada Masyarakat di Kecamatan Anduonohu Kota Kendari: Mewujudkan Masyarakat Paham Obat Melalui Sosialisasi Dagusibu pada Masyarakat di Kecamatan Anduonohu Kota Kendari A Sida, Nurramadhani; Kasmawati, Henny; Abd Rafid
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 2 (2024): Juni 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v1i2.1698

Abstract

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan telah menginisiasi berbagai program untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan obat yang baik dan benar melalui konsep DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang). Salah satu program dan inisiatif yang telah dijalankan yaitu kerja sama dengan apotek dan tenaga farmasi. Pada pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pemberian informasi yang komprehensif tentang cara mendapatkan obat dengan benar, penggunaan yang tepat sesuai anjuran, penyimpanan yang aman, serta metode pembuangan yang sesuai untuk menghindari dampak negatif yang merugikan masyarakat. Pengabdian dilakukan di Klinik dan Apotek Callista Farma dengan melibatkan masyarakat sebanyak 20 orang. Metode penyampaian secara ceramah dengan media leaflet. Pretest dan posttest dilakukan untuk menilai pengetahuan awal dan hasil edukasi. Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman masyarakat baik dengan persen rata-rata pengetahuan mengenai DAGUSIBU sebesar 43.30%, namun masih ada beberapa yang belum mengetahui mengenai DAGUSIBU. Informasi yang diberikan berupa tempat mendapatkan obat yang legal, cara menggunakan obat sesuai bentuk sediaan dan aturan pakai, cara menyimpan sediaan farmasi sesuai dengan aturan dan spesifikasi sediaan, serta cara memusnahkan atau membuang obat di skala rumah tangga. Posttest menunjukkan persentasi pengetahuan mengenai DAGUSIBU meningkat menjadi 99.20%. Edukasi dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai DAGUSIBU. Edukasi serupa dapat dilakukan pada fasilitas kesehatan lainnya.
Peningkatan pemahaman siswa SMAN 05 Kendari Mengenai Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang (DaGuSiBu) Obat : Peningkatan pemahaman siswa SMAN 05 Kendari Mengenai Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang (DaGuSiBu) Obat A Sida, Nurramadhani
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 1 No. 3 (2024): October 2024
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v1i3.2164

Abstract

Penggunaan obat yang tepat dan bijaksana merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, namun masih banyak yang belum sepenuhnya memahami cara memperoleh, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat dengan benar. Oleh karena itu, edukasi mengenai prinsip Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang (DaGuSiBu) dilakukan di SMAN 5 Kendari. Metode penyampaian edukasi secara ceramah dengan media leaflet dan power point. Sasaran edukasi yaitu 30 orang siswa. Pelaksanaan kegiatan yaitu pretest, materi, dan tanya jawab. Hasil menunjukkan pengetahuan siswa sebelum diberikan materi sangat rendah. Materi yang disampaikan meliputi cara mendapatkan obat, penggunaan obat sesuai indikasi dan aturan pakai, obat disimpan pada kotak obat, terlindung dari cahaya dan anak-anak. Obat yang telah rusak, kedaluwarsa dapat dimusnahkan sesuai dengan ketentuan. Kesimpulan sosialisasi mengenai DaGuSiBu memberikan peningkatan pengetahuan siswa/siswi mengenai obat-obatan. Edukasi serupa dapat dilakukan pada sekolah lainnya.
Edukasi DAGUSIBU untuk Meningkatkan Literasi Pengelolaan Obat pada Siswa SMP Negeri 20 Kendari Melalui Gerakan Sadar Pengelolaan Obat Mandi (GESPO-MANDIRI) A Sida, Nurramadhani; Hasnawati; Henny Kasmawati; Sabarudin; Nita Trinovitasari; Rifa'atul Mahmudah; Aswani
Jurnal Transformasi Digital Masyarakat (DIGIMAS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 (2026): DIGIMAS: Jurnal Transformasi Digital Masyarakat
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/digimas.v2i2.60021

Abstract

Rational drug use is an important component in improving public health. However, literacy related to medicine management remains low, particularly among school-aged adolescents who are beginning to develop independence in maintaining their health. Limited understanding of how to obtain, use, store, and dispose of medicines may increase the risk of inappropriate medicine use. Therefore, DAGUSIBU education needs to be introduced early as a promotive and preventive effort. This community service activity aimed to improve the knowledge and understanding of students at SMP Negeri 20 Kendari regarding proper, safe, wise, and rational medicine management in daily life. The activity was conducted as DAGUSIBU education on April 30, 2026, at SMPN 20 Kendari for two hours, involving 25 eighth-grade students. The activity included a pretest, material delivery through a lecture supported by PowerPoint and leaflets, discussion, question-and-answer sessions, and a posttest using a modified instrument. The results showed an increase in students’ knowledge after DAGUSIBU education. The average correct answers increased from 11.5 or 46% in the pretest to 24.6 or 98.4% in the posttest. Improvements occurred in all indicators, particularly in understanding the term DAGUSIBU, official sources for obtaining medicines, storage, dosage, directions for use, and disposal of expired medicines. In conclusion, DAGUSIBU education can improve students’ understanding of proper medicine management.