Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis pembentukan karakter peserta didik melalui mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Ridho, Sayyid Rosyid; Irfani, Fahmi; Yono
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21001

Abstract

This research explores the role of Islamic Cultural History (SKI) in shaping students' character at MAN 2 Bogor. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings revealed that SKI plays a significant role in forming students' religious, moral, and social characters. Teachers implement reflective methods, character modeling, and value-based storytelling to instill honesty, responsibility, discipline, and nationalism. The study also discovered students’ positive engagement and internalization of Islamic values in their daily behavior. The study contributes to developing effective character education strategies based on Islamic values and offers a reference for further research in Islamic educational settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Bogor. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran SKI berkontribusi besar dalam membentuk karakter religius, moral, dan sosial siswa. Guru menggunakan metode reflektif, keteladanan, dan narasi berbasis nilai untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan nasionalisme. Siswa juga menunjukkan keterlibatan positif serta menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan menjadi referensi dalam penelitian pendidikan Islam selanjutnya.
Pengaruh metode Mu’allam terhadap motivasi belajar siswa di pondok pesantren Dzikrina, Azkia; Yono
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i1.21212

Abstract

Learning motivation is one of the important aspects in achieving educational goals, especially in religious learning such as tahsin Al-Qur'an at Islamic boarding schools. This study aims to analyze the influence of the mu’allam method on learning motivation for Qur’an recitation at the Al-Furqon II As-Salafiyah Islamic Boarding School in Bogor. The research method used is a quantitative approach with a survey type. Data was collected through a questionnaire distributed to 50 students with 20 items. Data analysis was conducted using normality tests, linearity tests, simple linear regression, and significance tests using SPSS 27 for Windows. The results of the study indicate that the mu'allam method does not have a significant influence on the discipline of congregational prayer, with a regression coefficient value of 0.048. The significance test (t) showed a t-value of 0.426 with a significance level of 0.672 > 0.05, indicating no significant relationship between the Mu'allam method and motivation for learning Qur'anic recitation. Additionally, the results of the coefficient of determination (R2) test show that the mu'allam method contributes 0.4% to motivation for learning Qur'anic recitation, while 99.6% is influenced by other factors not studied. Thus, the mu'allam method has not shown a significant contribution to increasing motivation for learning Qur'an recitation at the Al-Furqon II As-Salafiyah Islamic Boarding School in Bogor. Abstrak Motivasi belajar merupakan salah satu aspek penting dalam pencapaian tujuan pendidikan, terutama dalam pembelajaran keagamaan seperti tahsin Al-Qur’an Pondok Pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode mu’allam terhadap motivasi belajar tahsin Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Furqon II As-Salafiyah Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 50 santri dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 item. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, regresi linear sederhana, serta uji signifikansi menggunakan SPSS 27 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mu’allam tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kedisiplinan shalat berjamaah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,048. Uji signifikansi (t) menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,426 dengan nilai signifikansi 0,672 > 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang siginifikan antara metode mu’allam dan motivasi belajar tahsin Al-Qur’an. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa metode mu’allam berkontribusi sebesar 0,4% terhadap motivasi belajar tahsin Al-Qur’an, sementara 99,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, metode mu’allam belum menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar tahsin Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Furqon II As-Salafiyah Bogor.
Strategi Bimbingan Mudabbir dalam Membentuk Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Miftahul-Huda Bogor Tio Putra Gustian; Yono
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1664

Abstract

Keberadaan Pondok Pesantren telah memainkan peranan yang besar dalam usaha memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, membina akhlaq yang mulia mengembangkan swadaya masyarakat Indonesia ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa melalui pendidikan non-formal dan formal. Disamping itu Pondok Pesantren menjadi tempat menempuh pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman secara utuh adalah harapan bagi para orangtua yang memiliki kesibukan dalam bekerja sehingga tidak sanggup untuk memperhatikan bagaimana keseharian anak-anaknya dalam segi pendidikan, pergaulan, dan kehidupan bermasyarakat setiap saat terutama ditengah maraknya pergaulan remaja yang semakin mengkhawatirkan dapat merusak masa depan. Bimbingan yang diberikan di Pesantren tidak hanya dari segi pendidikan formal, tetapi juga bimbingan dalam berkelakuan dalam kehidupan sosial, salah satunya bimbingan yang diberikan oleh mudabbir selaku pembimbing yang ditunjuk oleh pihak pondok pesantren untuk menjadi orangtua asuh selama di Pondok Pesantren agar para santri dapat menyesuaikan diri, hidup mandiri, dan menjalankan fungsi sosialnya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini 1). Untuk mengetahui bagaimana strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. 2). Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan pertama strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian terlihat mengunakan Pendidikan keteladanan dan pengawasan dalam Tri Pusat Pendidikan dan Konsep 6A mengelola rutinitas kehidupan santri. Kedua faktor-faktor pendukung yaitu: Komintem dan dedikasi mudabbir, kegiatan terstruktur, pendidikan dan pembinaan spiritual. Faktor penghambat strategi pembentukan karakter kemandirian santri yaitu: Latar belakang santri dan orangtua serta resistensi perubahan santri.
Implementasi Metode Iqra’ dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik Kelas X-1, X-2, X-3 Di SMA Negeri 4 Kota Bogor Arifal Fajri Pramusita; Indry Nirma Yunizul Pesha; Yono
Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol. 7 No. 5 (2025): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/reslaj.v7i5.6943

Abstract

Reading the Qur'an requires an interesting method. The background of this research is the phenomenon in the field that many students in class X-1, X-2, X-3 of SMA Negeri 4 Bogor City have not been able to read the Qur'an properly and correctly according to the applicable rules of tajwid science. Therefore, there is a method that can improve the ability to read the Qur'an, namely the Iqra' method. The main focus of this study is the implementation of the Iqra' method in class X-1, X-2, X-3 of SMA Negeri 4 Bogor City with the aim of knowing the implementation of the Iqra' Method in class X-1, X-2, X-3, to Understand the Ability to Read the Qur'an of Class X-1, X-2, X-3 Students at SMA NEGERI 4 can be improved with the Implementation of the Iqra' Method, to Explore the supporting factors and inhibiting factors of Students X-1, X-2, X-3 of SMA Negeri 4 Bogor City in reading the Qur'an. This study uses a descriptive qualitative approach through interview, observation and documentation data collection techniques. By using data reduction analysis, data presentation and conclusions. The results of the study indicate that the implementation of the Iqra' method in class X-1, X-2, X-3 at SMA NEGERI 4 KOTA BOGOR runs with 5 stages: opening, apperception, practice, evaluation and closing. The process of learning the Qur'an is carried out by implementing the Iqra' Method and is heard directly by the teacher. The session lasts for 60 minutes every Monday, Tuesday and Wednesday after school. Based on the results of the study at SMA Negeri 4 Kota Bogor, it shows an increase in the ability to read the Qur'an in class X students. In class X-1 consisting of 35 students (6 non-Muslims), 9 participants experienced an increase in makhraj, tajwid, and an increase in iqra' from 6 to juz 1, and 15 fluent participants also experienced an increase. However, 5 participants did not make progress. In class X-2 with 34 students (5 non-Muslims), 16 participants experienced an increase in makhraj, tajwid, and the increase in iqra' 1-5 to iqra' 6. While 12 participants were fluent in showing an increase in the implementation of tajwid and 1 student did not experience any change. In class X-3 consisting of 35 students (6 non-Muslims), 13 participants experienced an increase in makhraj and tajwid, and 14 participants were fluent in going up from iqra' 6 to juz 1, while 2 participants did not experience any progress. The increase in the ability to read the Qur'an has gone through the process of learning tajwid and makhrajul huruf with the practice of the Iqra' method. The success of the Iqra' method is supported by facilities, adequate learning resources, teacher support, student learning motivation, and supported by external motivation from parents. The obstacle to the Iqra' method in reading the Qur'an is the lack of motivation to learn to read the Qur'an from students.