Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Meningkatkan Karakter Siswa dan Kearifan Lokal dengan Kurikulum Adaptif Berbasis Teknologi: Studi Kasus di SMP Al-Ikhlas, Astanajapura, Cirebon Anwar, Ahmad Khoiril; Yono; Khumaedi, Akmad; Pramana, Rudi
Jurnal Studi Multidisiplin Qomaruna Vol 3 No 1 (2025): December 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM), Universitas Qomaruddin, Gresik, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62048/qjms.v3i1.112

Abstract

The rapid development of digital technology requires educational institutions to continuously adapt their curricula to remain relevant, while simultaneously preserving education’s fundamental role in character development and the preservation of local cultural values. In practice, however, many schools—including pesantren-based schools—still face challenges in meaningfully integrating technology without weakening character education and local wisdom. This study aims to develop and examine the implementation of a technology-based adaptive curriculum that effectively strengthens students’ character while integrating local wisdom. The research was conducted at SMP Al-Ikhlas, Astanajapura District, Cirebon Regency. This study employed a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis. The findings indicate that a technology-based adaptive curriculum facilitates learning that aligns with students’ individual needs, interests, learning styles, and learning pace. The curriculum also provides opportunities for value-oriented and local wisdom–based projects and enables more holistic student assessment. Furthermore, technology plays a crucial role in providing interactive platforms and rich learning resources to internalize character values and promote local wisdom in a contextual manner. The implications of this study suggest that a technology-based adaptive curriculum offers both theoretical and practical guidance for curriculum developers, teachers, and policymakers in designing and implementing junior secondary education that is more relevant, adaptive, and rooted in noble cultural values.
Analisis pembentukan karakter peserta didik melalui mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di Madrasah Aliyah Ridho, Sayyid Rosyid; Irfani, Fahmi; Yono
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 6 No. 6 (2025)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v6i6.21001

Abstract

This research explores the role of Islamic Cultural History (SKI) in shaping students' character at MAN 2 Bogor. Employing a qualitative phenomenological approach, data were collected through observations, interviews, and documentation. The findings revealed that SKI plays a significant role in forming students' religious, moral, and social characters. Teachers implement reflective methods, character modeling, and value-based storytelling to instill honesty, responsibility, discipline, and nationalism. The study also discovered students’ positive engagement and internalization of Islamic values in their daily behavior. The study contributes to developing effective character education strategies based on Islamic values and offers a reference for further research in Islamic educational settings. Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis peran mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) dalam pembentukan karakter peserta didik di MAN 2 Bogor. Menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran SKI berkontribusi besar dalam membentuk karakter religius, moral, dan sosial siswa. Guru menggunakan metode reflektif, keteladanan, dan narasi berbasis nilai untuk menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan nasionalisme. Siswa juga menunjukkan keterlibatan positif serta menginternalisasikan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan strategi pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam dan menjadi referensi dalam penelitian pendidikan Islam selanjutnya.
Pengaruh metode Mu’allam terhadap motivasi belajar siswa di pondok pesantren Dzikrina, Azkia; Yono
Idarah Tarbawiyah: Journal of Management in Islamic Education Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/itjmie.v7i1.21212

Abstract

Learning motivation is one of the important aspects in achieving educational goals, especially in religious learning such as tahsin Al-Qur'an at Islamic boarding schools. This study aims to analyze the influence of the mu’allam method on learning motivation for Qur’an recitation at the Al-Furqon II As-Salafiyah Islamic Boarding School in Bogor. The research method used is a quantitative approach with a survey type. Data was collected through a questionnaire distributed to 50 students with 20 items. Data analysis was conducted using normality tests, linearity tests, simple linear regression, and significance tests using SPSS 27 for Windows. The results of the study indicate that the mu'allam method does not have a significant influence on the discipline of congregational prayer, with a regression coefficient value of 0.048. The significance test (t) showed a t-value of 0.426 with a significance level of 0.672 > 0.05, indicating no significant relationship between the Mu'allam method and motivation for learning Qur'anic recitation. Additionally, the results of the coefficient of determination (R2) test show that the mu'allam method contributes 0.4% to motivation for learning Qur'anic recitation, while 99.6% is influenced by other factors not studied. Thus, the mu'allam method has not shown a significant contribution to increasing motivation for learning Qur'an recitation at the Al-Furqon II As-Salafiyah Islamic Boarding School in Bogor. Abstrak Motivasi belajar merupakan salah satu aspek penting dalam pencapaian tujuan pendidikan, terutama dalam pembelajaran keagamaan seperti tahsin Al-Qur’an Pondok Pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh metode mu’allam terhadap motivasi belajar tahsin Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Furqon II As-Salafiyah Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan jenis survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket kepada 50 santri dengan jumlah pernyataan sebanyak 20 item. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas, linearitas, regresi linear sederhana, serta uji signifikansi menggunakan SPSS 27 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode mu’allam tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kedisiplinan shalat berjamaah dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,048. Uji signifikansi (t) menunjukkan nilai t-hitung sebesar 0,426 dengan nilai signifikansi 0,672 > 0,05, yang berarti tidak terdapat hubungan yang siginifikan antara metode mu’allam dan motivasi belajar tahsin Al-Qur’an. Selain itu, hasil uji koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa metode mu’allam berkontribusi sebesar 0,4% terhadap motivasi belajar tahsin Al-Qur’an, sementara 99,6% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dengan demikian, metode mu’allam belum menunjukkan kontribusi yang signifikan terhadap peningkatan motivasi belajar tahsin Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al-Furqon II As-Salafiyah Bogor.
Strategi Bimbingan Mudabbir dalam Membentuk Karakter Kemandirian Santri Pondok Pesantren Miftahul-Huda Bogor Tio Putra Gustian; Yono
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v12i1.1664

Abstract

Keberadaan Pondok Pesantren telah memainkan peranan yang besar dalam usaha memperkuat iman, meningkatkan ketakwaan, membina akhlaq yang mulia mengembangkan swadaya masyarakat Indonesia ikut serta dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa melalui pendidikan non-formal dan formal. Disamping itu Pondok Pesantren menjadi tempat menempuh pendidikan yang berbasis nilai-nilai keislaman secara utuh adalah harapan bagi para orangtua yang memiliki kesibukan dalam bekerja sehingga tidak sanggup untuk memperhatikan bagaimana keseharian anak-anaknya dalam segi pendidikan, pergaulan, dan kehidupan bermasyarakat setiap saat terutama ditengah maraknya pergaulan remaja yang semakin mengkhawatirkan dapat merusak masa depan. Bimbingan yang diberikan di Pesantren tidak hanya dari segi pendidikan formal, tetapi juga bimbingan dalam berkelakuan dalam kehidupan sosial, salah satunya bimbingan yang diberikan oleh mudabbir selaku pembimbing yang ditunjuk oleh pihak pondok pesantren untuk menjadi orangtua asuh selama di Pondok Pesantren agar para santri dapat menyesuaikan diri, hidup mandiri, dan menjalankan fungsi sosialnya dengan baik. Tujuan dari penelitian ini 1). Untuk mengetahui bagaimana strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. 2). Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian santri Pondok Pesantren Miftahul Huda Bogor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukan pertama strategi bimbingan mudabbir dalam membentuk karakter kemandirian terlihat mengunakan Pendidikan keteladanan dan pengawasan dalam Tri Pusat Pendidikan dan Konsep 6A mengelola rutinitas kehidupan santri. Kedua faktor-faktor pendukung yaitu: Komintem dan dedikasi mudabbir, kegiatan terstruktur, pendidikan dan pembinaan spiritual. Faktor penghambat strategi pembentukan karakter kemandirian santri yaitu: Latar belakang santri dan orangtua serta resistensi perubahan santri.