Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

China's high-speed rail project as a debt trap? lessons learned from Sri Lanka's bankruptcy situation Dewantara, Bachtiar; Pawar, Avinash; Ramdhany, Muhamad Arief; Fathulliansyah, Noor; Loupias, Henry H.
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2025): Educenter: Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v4i1.1673

Abstract

Speed Rail (KCIC) project, developed under China’s Belt and Road Initiative (BRI). The research addresses the urgency of assessing whether large-scale infrastructure projects financed through bilateral loans risk creating long-term debt dependency, drawing lessons from Sri Lanka’s Hambantota Port case. The objectives are to evaluate the potential of the KCIC to drive economic growth while identifying financial vulnerabilities, and to explore how such insights can contribute to civic education and policy literacy in Indonesia. A qualitative descriptive case study approach is applied, using secondary data from government reports, academic literature, and credible media sources, framed within dependency theory and the debt-trap diplomacy discourse. Findings reveal that although the KCIC has potential benefits for connectivity and investment attraction, significant cost overruns and reliance on long-term foreign loans may expose Indonesia to fiscal risks similar to those experienced by Sri Lanka. Policy recommendations include diversifying financing sources, enhancing project governance, and embedding infrastructure analysis into public policy and strategic leadership education. These measures can strengthen national capacity to negotiate and manage large-scale infrastructure projects, aligning economic development with sustainable sovereignty.
PERAN BOARDING AGENT DALAM PROSES PEMUATAN BATUBARA PADA BULK CARRIER PADA PT. PENASCOP MARITIM INDONESIA CABANG BANJARMASIN Jawahirul, Jawahirul; Nurdin, Moch.; Purnomo, Ery; Silam, Veby Senopati; Fathulliansyah, Noor; Edison, Edision; Sihombing, David Bastian
Pena Jangkar Vol 5 No 2 (2026)
Publisher : Akademi Maritim Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perusahaan pelayaran seperti PT. Penascop Maritim Indonesia Cabang Banjarmasin mengelola dan mendokumentasikan pemuatan batubara di darat dan di atas kapal. PT. Penascop didirikan pada tahun 2013. Mulai beroperasi sebagai layanan keagenan kapal, layanan logistik, layanan bongkar muat, dan manajemen kapal. Berkantor pusat di Jakarta dengan 18 kantor cabang yang tersebar di seluruh Indonesia, PT. Penascop juga memiliki kantor di luar negeri di Bangladesh, Cina, Jepang, Korea, Myanmar, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand dan Vietnam. Disini agen berperan sebagai pihak yang mewakili pemilik kapal dalam mempersiapkan segala sesuatunya agar kegiatan kapal selama di pelabuhan dapat berjalan sesuai rencana. Agen juga harus mempersiapkan fasilitas sebelum kapal tiba dan memastikan kegiatan bongkar muat dapat beroperasi dengan baik sehingga dapat memberikan pelayanan yang lengkap. Metode penelitian ini menggunakan Penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk menggambarkan, melukiskan, menerangkan, menjelaskan dan menjawab secara lebih rinci permasalahan yang akan diteliti dengan memperlajari semaksimal mungkin seorang individu, suatau kelompok atau suatu kejadian. Analisis data adalah proses meneliti dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari wawancara, observasi lapangan dan bahan lainnya, sehingga mudah dipahami dan temuannya dapat dikomunikasikan kepada orang lain. Metode yang digunakan dalam penyusunan makalah ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif Evaluasi rutin terhadap proses perubahan stowage plan dan umpan balik dari pihak terkait diperlukan untuk peningkatan berkelanjutan. Dengan melakukan evaluasi, PT. Penascop Maritim Indonesia Cabang Banjarmasin agar dapat mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan dan membuat penyesuaian yang diperlukan. Serta memahami simpulan-simpulan ini, PT. Penascop Maritim Indonesia Cabang Banjarmasin agar dapat lebih siap dan efisien dalam mengelola perubahan stowage plan, memastikan operasi boarding agent berjalan lancar dan aman.