Angkat, Hokbyan R.S
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

TINJAUAN KEPUASAN PENGGUNA TERHADAP LAYANAN BUS TRANSJAKARTA KORIDOR 12 (TANJUNG PRIOK - PLUIT) Liucius, Yenny Untari; Angkat, Hokbyan R.S; JorgeWilliam, Lie
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 7, Nomor 3, Agustus 2024
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v7i3.30640

Abstract

Bus TransJakarta merupakan komponen penting dalam mobilitas perkotaan berkelanjutan di DKI Jakarta. Penelitian ini bertujuan memahami tingkat kepuasan pengguna terhadap pelayanan Bus TransJakarta koridor 12, yang menghubungkan Tanjung Priok dengan Pluit di Jakarta Utara, sepanjang 23,75 km, melintasi Jakarta Pusat, Barat, dan Utara. Survei dilakukan untuk mengumpulkan data dari pengguna koridor ini. Analisis menggunakan metode IPA (Importance-Performance Analysis) mengungkapkan tingkat kinerja dan harapan penumpang terhadap layanan. Hasil analisis terhadap 9 pernyataan (frekuensi, pintu, tempat duduk, pendingin udara, papan informasi visual dan audio, kebersihan, fasilitas disabilitas, petugas, dan CCTV) menunjukkan bahwa 66,7% (6 pernyataan: frekuensi, pintu, tempat duduk, pendingin udara, fasilitas disabilitas, petugas, dan CCTV) berada di kuadran D, artinya memiliki kinerja baik namun dianggap kurang penting oleh responden. Sebaliknya, 33,3% responden menyatakan bahwa 3 aspek perlu ditingkatkan, yaitu kebersihan, tempat duduk, serta papan informasi visual dan audio. Hasil ini memberikan wawasan penting untuk peningkatan layanan Bus TransJakarta koridor 12 sesuai dengan harapan pengguna.
STUDI KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP BUS SEKOLAH DI KOTA SORONG Sianturi, Lidwina Sri Ayu DR; Sabarofek, Albert Eliezar; Leo, Edison; Angkat, Hokbyan R.S
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 3, Agustus 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i3.34109

Abstract

The free school bus program is a transportation solution that enhances students' accessibility to education, reduces traffic congestion, and improves travel safety. This study aims to analyze the technical feasibility and develop an operational plan for free school buses in Sorong City. The research employs a quantitative descriptive analysis approach through surveys using questionnaires distributed to students and parents. The number of respondents in this study was 159 people who lived in several sub-districts in Sorong City. The collected technical data includes road conditions, route characteristics, passenger capacity, as well as safety and operational efficiency aspects. Operational planning considers factors such as the required number of buses, operational schedules, travel distances, and strategies for service optimization. The results of this study show that the majority of respondents do not have free school buses in their area and feel that this program is very important to support the learning process of students. Quantitative descriptive analysis shows that respondents' agreement with the program is quite diverse regarding routes, fares and service models. Abstrak Program bus sekolah gratis merupakan salah satu solusi transportasi yang dapat meningkatkan aksesibilitas pelajar terhadap pendidikan, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan keselamatan dalam perjalanan ke sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan teknis dan menyusun perencanaan operasional bus sekolah gratis di Kota Sorong. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui kuisioner kepada pelajar dan orang tua. Jumlah responden dalam penelitian ini adalah sebanyak 159 orang yang tinggal di beberapa kelurahan di Kota Sorong. Data teknis yang dikumpulkan meliputi kondisi jalan, karakteristik rute, kapasitas penumpang, serta aspek keselamatan dan efisiensi operasional. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden belum memiliki bus sekolah gratis di daerah nya, dan merasa program ini sanggat penting untuk menunjang proses belajar para siswa. Analisis deskriptif kuantitatif menunjukan bahwa persetujuan responden tentang program ini cukup beragam mengenai rute, tarif dan model layanan.
ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI BERDASARKAN PREFERENSI MAHASISWA UNIVERSITAS TARUMANAGARA Hansel, Deren; Leo, Edison; Angkat, Hokbyan R.S
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.34088

Abstract

Tarumanagara University is an educational institution surrounded by a lot of public transportation services around it, but has a major problem which is traffic congestion around the campus. This condition makes students look for alternative transportation that is more flexible, such as private vehicles or online transportation become the main choice for most students in dealing with congestion. This study aims to recognize the character of the selection of transportation types as well as understand the factors that have an influence on student preferences regarding the selection of transportation modes to campus. This study was conducted by applying a descriptive analysis approach to the choice of transportation modes by students and cross tabulation analysis for variables that influence the choice of transportation modes by Tarumanagara University students. The results showed that the majority of student respondents chose private vehicles (58.7%) compared to public transportation (41.3%). Then aspects of consideration/reasons such as low cost (59.0%), speed (73.0%) and availability (65.5%) are the main aspects of consideration that are dominantly chosen by student respondents. The conclusion of this study explains that the variables of gender category, pocket money, transportation costs, vehicle ownership, distance traveled, and travel time have a significant and reliable influence on the transportation mode preference variable. Abstrak Universitas Tarumanagara merupakan institusi pendidikan yang dikelilingi banyak sekali layanan transportasi publik di sekitarnya, namun memiliki masalah utama yaitu kemacetan lalu lintas di sekitar kampus. Kondisi ini membuat mahasiswa mencari transportasi alternatif yang lebih fleksibel, seperti kendaraan pribadi atau angkutan online menjadi pilihan utama bagi sebagian besar mahasiswa dalam menghadapi kemacetan. Studi ini bertujuan untuk mengenali karakter pemilihan jenis transportasi sekaligus memahami faktor-faktor yang memiliki pengaruh terhadap preferensi mahasiswa terkait pemilihan moda transportasi menuju kampus. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara menerapkan pendekatan analisa deskriptif terhadap pilihan moda transportasi oleh mahasiswa serta analisa tabulasi silang untuk variabel yang memengaruhi pilihan moda transportasi oleh mahasiswa Universitas Tarumanagara. Hasil penelitian menunjukan mayoritas responden mahasiswa memilih kendaraan pribadi (58,7%) dibandingkan dengan kendaraan umum (41,3%). Kemudian aspek pertimbangan/alasan seperti biaya murah (59,0%), kecepatan (73,0%) dan ketersediaan (65,5%) menjadi aspek pertimbangan utama yang dominan dipilih oleh responden mahasiswa. Kesimpulan dari penelitian ini menjelaskan variabel kategori jenis kelamin, uang saku, biaya transportasi, kepemilikan kendaraan, jarak tempuh dan waktu tempuh memiliki pengaruh yang signifikan dan reliabel terhadap variabel preferensi moda transportasi.
EVALUASI SIMPANG APILL KALIBATA – PASAR MINGGU BERDASARKAN PKJI 2023 DAN SIMULASI PTV VISSIM Salsabila, Syeimaa; Sianturi, Lidwina Sri Ayu DR; Angkat, Hokbyan R.S; Najid
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.34116

Abstract

The growth of the number of vehicles in Jakarta continues to increase along with the increasing population and economic activities. This causes significant traffic congestion, especially during peak hours. One of the points experiencing congestion is the Kalibata three-way intersection which connects Pasar Minggu street and Kalibata street. This intersection has a strategic role because it is located near shopping centers, offices, and residential areas, making it a meeting point for various types of vehicles. This study aims to analyze the performance of the Kalibata three-way intersection by evaluating traffic performance parameters based on PKJI 2023. The data used in this study were obtained through a field survey that included data collection on traffic volume, road geometric characteristics, and traffic signal settings. This study uses the ptv vissim simulation software that allows modeling and simulation of existing traffic conditions and testing various improvement scenarios. The recommendations proposed in this study focus on non-physical handling, namely adjusting the timing of traffic signals at each intersection approach. Microsimulation modeling using PTV Vissim software shows results that are consistent with the analytical approach of PKJI, although the resulting delays tend to be lower. The combined approach between the PKJI analytical method and PTV Vissim microsimulation has proven to be complementary in analyzing the overall performance of the intersection. Abstrak Pertumbuhan volume kendaraan di wilayah Jakarta Selatan yang tidak seimbang dengan kapasitas jalan yang tersedia telah menimbulkan permasalahan kemacetan, khususnya di lokasi-lokasi penting seperti Simpang Tiga Kalibata. Simpang ini berfungsi sebagai titik pertemuan antara Jalan Raya Kalibata dan Jalan Raya Pasar Minggu, yang berada di area dengan kepadatan aktivitas, seperti permukiman, area perkantoran, dan fasilitas umum. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kinerja lalu lintas pada simpang tersebut dengan metode analisis berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 serta melalui simulasi mikroskopik menggunakan software PTV Vissim. Data utama diperoleh melalui pengamatan lapangan, sementara data pendukung diambil dari peta jaringan jalan dan informasi penggunaan lahan sekitar simpang. Evaluasi dilakukan terhadap parameter lalu lintas seperti derajat kejenuhan, panjang antrean kendaraan, tundaan rata-rata, dan level of service (LOS). Berdasarkan hasil analisis, simpang ini berada pada tingkat pelayanan F pada kondisi eksisting, baik menurut PKJI maupun hasil simulasi Vissim. Proses validasi model menggunakan metode GEH dan MAPE menunjukkan bahwa hasil simulasi cukup akurat. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan penyesuaian waktu siklus lampu lalu lintas dan pengaturan ulang fase sinyal sebagai alternatif solusi. Implementasi strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan menurunkan tingkat kemacetan yang terjadi.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL MENGGUNAKAN PKJI 2023 DAN MIKROSIMULASI PTV VISSIM PADA SIMPANG EMPAT MUNCUL, SERPONG Greta Theodora, Amanda; Najid; Angkat, Hokbyan R.S; Sianturi, Lidwina Sri Ayu DR
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 4, November 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i4.34357

Abstract

Traffic congestion is a major issue in urban areas, including at Simpang Empat Muncul. Serpong, South Tangerang. Despite the implementation of a one-way system during peak hours, traffic delays persist. This study aims to evaluate the performance of the signalized intersection using the Indonesian Highway Capacity Manual (PKJI) 2023 and compare it with microsimulation modeling using PTV Vissim software. Data were collected through primary and secondary surveys and analyzed using both methods to compare results in terms of queue length, delay, and Level of Service (LOS). The results show significant differences: PKJI tends to produce higher delay values, while Vissim provides lower but more realistic outcomes, supported by accurate validation (GEH < 5.0 and MAPE < 2%). The worst condition occurred on Saturday evening with LOS F, while the one-way system during weekday mornings effectively reduced congestion. These differences are attributed to the deterministic approach of PKJI and the stochastic nature of Vissim. The integration of both methods offers a more comprehensive analysis to support optimal traffic management recommendations. Abstrak Kemacetan lalu lintas menjadi masalah krusial di kawasan perkotaan, termasuk di Simpang Empat Muncul, Serpong, Tangerang Selatan. Meskipun telah diterapkan sistem satu arah pada jam sibuk, kemacetan masih kerap terjadi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja simpang bersinyal menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023 dan membandingkannya dengan pemodelan mikrosimulasi menggunakan perangkat lunak PTV Vissim. Data diperoleh melalui survei primer dan sekunder, kemudian dianalisis dengan kedua metode untuk membandingkan hasil dalam hal panjang antrian, tundaan, dan tingkat pelayanan (LOS). Hasil menunjukkan perbedaan signifikan: PKJI cenderung menghasilkan nilai tundaan lebih tinggi, sedangkan Vissim memberikan hasil lebih rendah namun realistis, dengan validasi akurat (GEH < 5,0 dan MAPE < 2%). Kondisi terburuk terjadi pada Sabtu malam dengan LOS F, sedangkan sistem satu arah pada pagi hari kerja terbukti efektif menurunkan kemacetan. Perbedaan hasil disebabkan oleh pendekatan deterministik (PKJI) dan stokastik (Vissim). Kombinasi keduanya memberikan gambaran yang lebih komprehensif dalam mendukung rekomendasi pengelolaan lalu lintas yang optimal.