Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Gerakan Hak Sipil dalam Membentuk Masyarakat Amerika: Analisis Sejarah dan Dampaknya, 1950-1960 Sinurat, Gabriel Joey Febriand; Lubis, Salsabila; Sibarani, Tesa Romanti; Wisabla, Nelman; Aruan, Friska Fransiska; Charisma, Ilmiyatul Fitri; Manurung, Nadya Katerina; Pakpahan, Gabriel
Polyscopia Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/polyscopia.v1i3.1345

Abstract

This study analyzes the important role of the Civil Rights Movement in shaping United States society through a historical approach and its impact. It explores the movement's long history, from its 19th-century roots to the monumental struggles of the 20th century, revealing how it emerged in response to rampant social, racial, and political injustice. By examining key figures, strategies, and important events, this study traces the evolution of the movement from the anti-slavery era to the Civil Rights Movement of the 1950s and 1960s. Additionally, it examines the movement's impact on American society, highlighting significant transformations in law, policy, and societal perceptions of civil rights and equality. The study also documents the movement's legacy in driving systemic change and shaping views on inclusion, justice, and diversity. In conclusion, the Civil Rights Movement has played a crucial role in shaping modern American society by laying the foundation for progress toward equality, justice, and human rights, with its legacy continuing to influence ongoing struggles for a more just and inclusive society.
Makna Kesulitan Guru Sejarah Dalam Merancang Asesmen Autentik pada Modul Ajar Kurikulum Merdeka: Perspektif Fenomenologi Sinurat, Gabriel Joey Febriand; Tarigan, Gema Persada; Lubis, Rifka Ariani; Rumahorbo, Ruth Debora; Lumbangaol, Tatiah Anisah; Pakpahan, Pretty; Wisabla, Nelman; Silitonga, Eben Ezer; Ryanto, Ammar Zhafran
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7585

Abstract

Perubahan paradigma evaluasi pada Kurikulum Merdeka menempatkan asesmen autentik sebagai komponen inti dalam pembelajaran sejarah, sehingga guru dituntut mampu merancang instrumen yang menilai proses berpikir historis peserta didik secara komprehensif. Artikel ini berupaya menelaah makna kesulitan yang dialami guru sejarah dalam merancang asesmen autentik pada modul ajar melalui pendekatan fenomenologis. Kajian konseptual dilakukan dengan menelaah literatur mengenai kurikulum, pedagogi sejarah, asesmen autentik, serta perspektif fenomenologi untuk mengungkap dinamika subjektif yang dialami guru dalam proses penyusunan penilaian. Analisis menunjukkan bahwa kesulitan guru tidak hanya muncul dari aspek teknis penyusunan instrumen, tetapi juga bersumber dari tekanan profesional, ketidakpastian konsep, dan keterbatasan pendampingan teknis dalam menerapkan Kurikulum Merdeka. Temuan tersebut menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru melalui pelatihan aplikatif, kolaborasi profesional, serta dukungan perangkat asesmen yang praktis agar asesmen autentik dapat diterapkan secara konsisten dan bermakna dalam pembelajaran sejarah.