Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN HIDROPONIK CABAI METODE DUTCH BUCKET SYSTEM BAGI MASYARAKAT ASLI PAPUA Nurhaya Panga; Adrianus Aprilius; Nina Maksimiliana Ginting; Nurhening Yuni Ekowati; Rosmala Widijastuti; Abdullah Sarijan; Mani Yusuf
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelurahan Kamundu, merupakan wilayah administratif yang terletak di pusat Kabupaten Merauke, Papua. Penduduk di kelurahan ini didominasi oleh orang asli Papua yang sebagian besar termasuk dalam kelompok masyarakat pra sejahterah. Sektor pertanian menjadi salah satu sektor yang berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua, namun hal ini menghadapi sejumlah kendala. Kendala tersebut antara lain kondisi lahan yang sebagian besar termasuk lahan marginal miskin hara dengan iklim yang cenderung kering, serta masih rendahnya pengetahuan masyarakat asli Papua terkait praktik budidaya tanaman. Salah satu metode yang dapat dimanfaatkan untuk mengatasi kendala lahan dan iklim tersebut adalah budidaya tanaman secara hidroponik. Dibutuhkan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai budidaya tanaman secara hidroponik. Mitra dalam kegiatan ini adalah kelompok masyarakat asli Papua di Kelurahan Kamundu Merauke. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat asli Papua di Kelurahan Kamundu mengenai budidaya tanaman khususnya cabai secara hidroponik dengan metode Dutch Bucket System (DBS), dan menyediakan satu unit instalasi hidroponik DBS dengan kapasitas 20 tanaman sebagai wadah pembelajaran masyarakat. Hasil pelaksanaan menunjukkan meningkatnya animo masyarakat asli Papua terhadap kegiatan bercocok tanam secara umum dan hidroponik secara khusus, dan meningkatnya pengetahuan masyarakat mengenai hidroponil metode DBS.
Pengaruh Inokulasi Bacillus subtilis Terhadap Dinamika Pertumbuhan Vegetatif Tanaman Jagung Manis Pada Tanah Salin Dengan Aplikasi Pupuk NPK Dosis Seragam Di Kabupaten Merauke Anwar Anwar; Mani Yusuf; Jefri Sembiring; Nurhening Yuni Ekowati
Jurnal Agrotek Lestari Vol 12, No 1 (2026): April
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jal.v12i1.14824

Abstract

Sweet corn (Zea mays L. var. saccharata) cultivation on saline soils is constrained by osmotic and ionic stress that limits vegetative growth. High salinity disrupts water and nutrient uptake, resulting in reduced plant height, leaf development, stem diameter, and leaf area. The use of plant growth promoting rhizobacteria (PGPR), particularly Bacillus subtilis, combined with uniform NPK fertilization is considered a sustainable approach to improve plant growth under saline conditions. This study aimed to evaluate the effect of Bacillus subtilis inoculation on the vegetative growth of sweet corn grown on saline soil in Merauke Regency. The experiment was arranged in a randomized block design with seven treatments: control (without Bacillus subtilis), Bacillus subtilis at 5, 10, 15, 20, and 25 ml per plant each combined with 10 g NPK per plant, and NPK alone at 10 g per plant. Observed variables included plant height, number of leaves, stem diameter, and leaf area. The results showed that Bacillus subtilis inoculation significantly increased all vegetative growth parameters compared with the control and NPK-only treatment. The application of 10 ml Bacillus subtilis per plant combined with 10 g NPK produced the best vegetative growth response. These findings indicate that Bacillus subtilis improves rhizosphere conditions and nutrient uptake efficiency, thereby enhancing sweet corn adaptability to saline soils. Keywords: Bacillus subtilis, sweet corn, salinity, vegetative growth, NPK fertilizer