Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Translanguaging sebagai Strategi Inovatif dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Teori, Implementasi, dan Tantangan Lestari, Andi Sakinah Ayu; Anwar, Widya Pertiwi; Sibali, Alwi; Misnawati, Misnawati; Musa, Nur Ainun
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i1 (Special Issues).181

Abstract

Translanguaging merupakan pendekatan inovatif dalam pengajaran bahasa Inggris yang memungkinkan peserta didik menggunakan seluruh repertoar linguistik mereka secara fleksibel untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan berbahasa di negara Indonesia yang kaya akan keberagaman bahasa. Berbeda dengan pendekatan monolingual yang membatasi penggunaan bahasa pertama dalam pembelajaran, translanguaging memanfaatkan bahasa ibu sebagai alat berpikir, refleksi, dan komunikasi. Artikel ini membahas konsep, teori, dan implementasi translanguaging, membandingkannya dengan pendekatan pembelajaran bahasa lainnya, serta mengeksplorasi penerapannya dalam teknologi dan pembelajaran digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa translanguagingmeningkatkan pemahaman akademik, kepercayaan diri, dan keterlibatan siswa. Namun, penerapannya terkendala oleh sistem pendidikan yang cenderung monolingual. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pendidikan yang fleksibel, pelatihan guru, dan pengembangan sumber daya pembelajaran berbasis translanguaging untuk mengoptimalkan manfaatnya dalam pengajaran bahasa Inggris di Indonesia.
Tinjauan Literatur Intercultural Communicative Competence (ICC) dalam Pendidikan Bahasa Inggris Maritim Sibali, Alwi; Misnawati, Misnawati; Anwar, Widya Pertiwi; Musa, Nur Ainun; Astri, Zul
Journal of Indonesian Scholars for Social Research Vol. 5 No. 1 Special Issues (2025): Innovation and Social Transformation for Golden Indonesia 2045
Publisher : Cendekiawan Indonesia Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59065/jissr.v5i1 (Special Issues).182

Abstract

Tinjauan ini meneliti peran krusial Intercultural Communicative Competence (ICC) dalam pendidikan Maritime English (MarE) di tengah industri maritim yang semakin terglobalisasi. Kemampuan komunikasi yang efektif serta pemahaman budaya menjadi aspek fundamental bagi keberhasilan operasional dan keselamatan di laut. Kajian ini menganalisis berbagai pendekatan dalam mengintegrasikan ICC ke dalam kurikulum MarE dengan mengacu pada kerangka teoretis seperti Tyler's Curriculum Development Theory dan Multiliteracies Framework. Selain itu, metodologi pedagogis seperti experiential learning, project-based learning, dan technology-enhanced learning dieksplorasi untuk menekankan efektivitasnya dalam meningkatkan kesadaran budaya serta kemampuan adaptasi di kalangan profesional maritim. Tinjauan ini juga mengidentifikasi kesenjangan penelitian, termasuk kurangnya fokus terhadap persepsi dosen dan mahasiswa terkait ICC serta eksplorasi yang masih terbatas mengenai tantangan multibahasa dalam pendidikan maritim. Untuk mengatasi kesenjangan ini, arah penelitian masa depan diusulkan guna meningkatkan efektivitas pelatihan ICC. Kajian ini memberikan wawasan yang berharga bagi pendidik maritim, pembuat kebijakan, serta pengembang kurikulum dalam memperkuat kompetensi antarbudaya di industri maritim, dengan menekankan pentingnya penyelarasan pendidikan MarE dengan kebutuhan industri dan standar internasional.
Research Gap on Oral Corrective Feedback in Second Language Acquisition Theory - Affective Filter Analysis: A Conceptual Framework Ramdani, Amaliah; Musa, Nur Ainun; Nurchalis, Nur Fadillah; Dahlan, Suratman
Journal of Language Learning and Assessment Volume 2, Number 1, June 2024
Publisher : Naifaderu Cipta Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71194/jlla.v2i1.110

Abstract

Purpose Oral corrective feedback, despite its historical precedence, continues to captivate researchers' interest, driving ongoing discourse within the scholarly community. The existing body of research on this subject displays a degree of controversy, with divergent perspectives regarding its efficacy. While proponents endorse its utilization, opposing voices question its impact. This study seeks to identify research gaps within the last decade to provide a comprehensive understanding of the current state of oral corrective feedback literature.  Methodology Employing content analysis, data are extracted from pertinent documents, shedding light on the existing landscape.  Results/Findings This study suggests that while oral corrective feedback is widely used and debated in language learning, there is insufficient research addressing its potential drawbacks. It calls for further studies to fill this gap and ensure that oral corrective feedback practices effectively benefit language learners. Implications This study emphasizes the importance of future research in refining practices and ensuring positive outcomes in language education.